A Perfect Marriage Part 5


Image


Judul     : A Perfect Marriage

Author   : Choi Runnisa

Cast      :  Super Junior Kyuhyun

Choi Sooyoung

DBSK Changmin

Sooyoung’s Familiy

Genre    : Romance, Comedy,  Galau (?)

 

 

Part ini Sebenarnya panjang buangeeet, saking panjangnya Author mutusin bagi dua part, kalau gak di bagi mungkin kalau di bukuin udah setebel novel Harry Potter *Jiaaah gak segitunya, jadi mohon maaf ada beberapa yang ada di teaser gak ada di part ini, dan adanya di part 6. Readers mungkin akan sangat terganggu dengan TBC yang datang di saat yang tidak tepat, Sebenernya author bisa aja posting langsung dua-duanya secara bersamaan, tapi author mau liat dulu sejauh mana antusiasme para reader yang pengen part ini tetep di lanjutin. Author juga pengen para sider buat cepet-cepet deh bertaubat. Kalau banyak yang pengen di lanjutin insha Allah postingnya akan sesegera mungkin.

 

Yaudah sekian dulu Cuap-cuap Author. Happy Reading aja, semoga suka ya!!

 

 

A Perfect Marriage

 

Sooyoung POV

Soojin Eonnie bisa seperti seorang peramal saja, Kenapa dia tiba-tiba bisa menanyakan itu? tentu saja aku tidak pernah melakukan ‘itu’ dengan Kyuhyun, kami kan sudah sepakat dan aku tidak akan pernah sudi. Tapi Appa akan marah besar jika aku tidak melakukan tugasku sebagai seorang istri yang baik, itu sudah menjadi pesannya sejak awal, sebagai keluarga yang memegang teguh ajaran agama, tentu ini menjadi masalah besar bagi keluarga kami, sama halnya melakukan hubungan sex di luar nikah, maka tidak berhubungan suami istri setelah menikahpun pasti akan menjadi masalah besar. Aiish, kenapa juga aku harus bersikap histeris tadi? Eottokaji? Aku harus jawab apa?

“I..Itu, kami….”

“Nah kan Eomma, tidak salah lagi, itu sudah pasti, dia tidak pernah tidur bersama suaminya”

“Soojin!! jangan cepat mengambil kesimpulan seperti itu, Sooyoung itu tidak benar kan?” Tanya Eomma, namun aku masih diam bingung harus menjawab apa

“Sooyoung cepat jawab pertanyaan dari Eommamu, apakah yang dikatakan Eonnimu itu benar?” kali ini Appa angkat bicara, entah kenapa kalau sudah Appa yang bicara, aku sama sekali tidak ada keberanian untuk membantah apa lagi berbohong, mungkin itu aura pastur Appa. Hmmh, kenapa aku merasa kejadian naas dua bulan lalu terulang lagi? Aku kembali di interogasi oleh keluargaku sendiri karena Kyuhyun, huaaah! Dia benar-benar petaka bagiku!

“Miann Appa… sebenarnya aku belum siap…”

“Nah kan Eomma, apa ku bilang? Sooyoung benar-benar keterlaluan!! Waktu belum menikah malah melakukannya, sekarang setelah Sudah dikasi kebebasan melakukan malah tidak di lakukan, Makanya aku tidak mau menikah cepat-cepat, karena begini inilah akibatnya, Ck ck ck”

“Sooyoung, jawab Appa, apa selama dua bulan ini kau tidak pernah melakukan kewajibanmu sebagai isteri? Selama ini kau menyuruh Kyuhyun tidur di lantai?” kini wajah Appa tampak menyeramkan.

“Bukan begitu Appa… aku belum bisa melakukannya, lagipula Kyuhyun punya kamar sendiri, jadi dia tidak pernah tidur di lantai”

“Tapi tetap saja kau tidak memenuhi kewajibanmu sebagai seorang istri, apa kau tau bagaimana perasaan Kyuhyun sebagai seorang lelaki?” perasaan sebagai laki-laki apa maksud Appa?

“Mianhamida Aboji, Omonim, Noona, semua ini salahku, Sooyoung tidak salah apa-apa” Ucap Kyuhyun tiba-tiba.

“Apa maksudmu? Bukannya Sooyoung yang tidak mau melayanimu?”

“Tidak Aboji, semua ini salahku. Sejak awal akulah yang tidak punya waktu untuk melakukannya, selama ini aku selalu saja sibuk, hingga tidak punya waktu untuk Sooyoung” Mwo? Apa yang baru saja dia katakan?. Kenapa dia menyalahkan dirinya sendiri? Bukankah sejak awal akulah yang membuat aturannya? Apakah sekarang dia sok sok an ingin melindungiku?

“Sudah kuduga itu semua memang salahmu, heeeh! itulah susahnya jika menikah dengan seorang artis. Makanya aku tidak akan jatuh cinta kepada seorang artis” Soojin Eonni berkicau lagi, Eonniku yang satu ini memang kompor, dia selalu bisa menyulut amarah orang, dan selalu saja bersikap sinis terhadap orang lain aku rasa sampai sekarang dia belum menikah Karena sifatnya itu.

“Jadi selama ini kau tak menjaga putriku dengan baik? Cish, Omonim benar-benar kecewa padamu!” Eomma jadi ikut-kutan mengomeli Kyuhyun

“sudahlah kalian lebih baik diam!” bentak Appa, seperti kerbau yang di cocok hidungnya Eomma dan Soojin Eonnie langsung berhenti mengoceh

“Kyuhyuna, aboji mengerti posisimu, sebagai seorang artis, kau pasti sibuk sekali” Apa? Appa tidak marah kepada Kyuhyun?

“kau masih  muda, masih banyak hal yang perlu kau pelajari, Lain kali Aboji perlu bicara empat mata denganmu sebagai laki-laki” ucap Appa sambil menepuk bahu Kyuhyun pelan. Ada apa dengan Appa? Kenapa dia tidak marah kepada Kyuhyun? Dia bahkan bisa mengerti keadaan Kyuhyun? Apa Appa lupa, apa yang sudah di lakukan pria itu kepada putrinya?

“Sooyoung, biar bagaimanapun Kyuhyun ini tetap suamimu, kau tidak boleh menyuruhnya tidur di lantai, bagaimana kalau dia sakit? Pokoknya Kyuhyun tidak boleh tidur di lantai, dia harus tidur denganmu!”

“Tapi Appa… aku…”

“Tidak ada tapi-tapian, pokonya kalau sampai Appa tau kalian masih tidur terpisah Appa akan menghukum kalian!!”

“Ayo kita keluar, kita biarkan mereka berdua saja” kata Appa kepada Eomma dan Soojin Eonni.

“tapi Appa….” Soojin Eonni masih tidak terima dengan sikap Appa

“Sudahlah Appa bilang keluar!!” bentak Appa dan sontak semuanya keluar kamar

“Sooyoung, kalau sampai Appa tau kau menyuruh suamimu tidur di lantai kalian akan kena hukuman” ucap Appa terakhir kalinya lalu meninggalkan aku berdua saja dengan Kyuhyun.

“Sooyoungie, mianhe soal kejadian tadi, aku benar-benar tidak sengaja” ucap Kyuhyun selang beberapa saat setelah semua orang keluar.

Sesaat aku menatapnya kesal

“Kau jaga jarak satu meter dariku ya!” perintahku lalu segera menutup seluruh tubuhku hingga kepala dengan selimut tebal. Sungguh saat ini aku tidak ingin menampakkan tubuhku di hadapan Kyuhyun, biar bagaimanapun aku malu sekali mengingat kejadian tadi.

Sooyoung Pov End

Pagi Harinya

 

Author POV

Hari menjelang siang, kedua orang yang tidur dalam satu ranjang itu belum juga bangun, tanpa mereka sadari posisi mereka yang tadinya tidur berjauhan kini tidur dalam satu selimut, dan saling berpelukan satu sama lain, entah bagaimana prosesnya hingga mereka bisa tidur sambil berpelukan seperti itu, yang jelas Kyuhyun yang semalam merasa kedinginan tanpa selimut tanpa sadar masuk ke dalam selimut Sooyoung. dan lebih parahnya lagi, Sooyoung yang tidur dalam pelukan Kyuhyun hanya mengenakan handuk yang masih ia pakai sejak semalam, yeah akibat insiden semalam  ia sampai lupa mengganti handuk tersebut dengan baju tidur.

Sementara itu Tuan Choi dan Nyonya Choi mendatangi kamar mereka bermaksud ingin melihat apakah mereka sudah bangun atau belum dan mengajak sarapan bersama, pelan-pelan Nyonya Choi membuka pintu kamar dan menjulurkan kepalanya ke dalam kamar Sooyoung. “Omo omo Omo!” Seru  Nyonya Choi setelah melihat posisi pasangan suami istri baru itu, mereka memang tampak terkesan habis melakukan ‘itu’, ia segera menutup pintu kamar sebelum suaminya melihatnya.

“Ada apa Yeobo? Apa mereka membuat masalah lagi?”

“Woaah, Yeoboya… ternyata mereka benar-benar menuruti perintahmu, sebaiknya kita tinggalkan mereka saja, mungkin mereka kelelahan karena sudah bekerja keras semalam” Ucap Eomma Sooyoung sambil tersenyum puas kepada suaminya

“Jeongmal, mereka sudah melakukannya? Baguslah kalau begitu. Mudah-mudahan dengan begini hubungan mereka bisa lebih dekat dan kita bisa cepat-cepat punya cucu, kkkk” Ucap Tuan Choi kegirangan sambil melakukan tost dengan istrinya, mereka lama-lama bertingkah seperti anak kecil saja,

“Eomma, Appa, apa yang kalian lakukan di depan kamar Sooyoung, dan kenapa bertingkah seperti anak kecil seperti itu sih?” Teriak Soojin yang baru keluar dari kamarnya dan melihat tingkah kedua orang tuanya.

“Sssh, pelankan suaramu nanti mereka bangun” bisik Nyonya Choi sambil menjauhkan posisinya dari kamar Sooyoung dan di ikuti oleh suaminya.

“Kalau begitu ayo kita ke bawah sarapan , aku sudah lapar” mereka pun segera ke bawah dan sarapan bersama.

Kedua orang itu masih juga berada dalam posisi yang sama, hembusan angin dari jendela membelai lembut wajah keduanya. Sooyoung pun mulai terjaga dari tidurnya. Sesaat Sooyoung memandang orang yang sedang tidur sangat intens di hadapannya. Untuk beberapa saat Sooyoung merasa sedang melihat seorang malaikat.

“dia tampan sekali, Apakah aku sekarang di surga?” gumamnya dalam hati sambil tersenyum kecil, belum lama Sooyoung memandanginya seperti itu, Kyuhyunpun mulai membuka matanya, dengan nyawa yang masih setengah karena baru bangun tidur, Kyuhyun hanya tersenyum lembut kepada gadis yang sedang berada dalam pelukannya itu, “Kau sudah bangun?” tanyanya lembut kepada Sooyoung, masih dengan tingkat kesadaran yang sama, Sooyoung pun tersenyum dan mengangguk pelan, namun pada detik berikutnya perlahan-lahan kesadarannya mulai terkumpul, penglihatannya mulai jelas, dan tiba-tiba matanya membulat ketika ia menyadari, pria tampan yang sedang memeluknya itu adalah suaminya, Cho Kyuhyun.

“YA!!” Pekiknya sambil, memberontak dalam pelukan Kyuhyun hingga terlepas lalu sekuat tenaga ia mendorong tubuh suaminya itu hingga terguling dari tempat tidur dan jatuh ke lantai.

“Aww, Appo!!” adu Kyuhyun sambil memegangi pantatnya yang sakit akibat terhampas ke lantai

“Sooyoungie, kau kenapa mendorongku?” tanyanya lagi, sepertinya kesadarannya sudah terkumpul seratus persen hingga ia sudah lupa apa yang barusan ia lakukan.

“Yyaa! beraninya kau tidur di tempat tidurku!” bentak Sooyoung sambil menatap Kyuhyun tajam

“Aku hanya menuruti permintaan Appamu, kau mau kita berdua di hukum? Lagi pula bukankah semalam kau sendiri yang mengizinkan aku tidur di tempat tidurmu?”

“Lalu kenapa kau memelukku Haah? Apa yang sudah kau lakukan padaku saat aku sedang tidur? kau mengambil kesempatan ya saat aku sedang tidur?!!”

“I…itu…aku.. juga tidak ingat apa-apa” Kyuhyun berpikir sesaat

“Yyaa!!!” Pekik Sooyoung tidak tahan lagi sambil melemparkan bantal bertubi-tubi di atas tempat tidur ke arah Kyuhyun

Sooyoung benar-benar tidak tahan lagi, Ini yang namanya de javu, dua bulan yang lalu tanpa Sooyoung sadari tiba-tiba setelah ia bangun di pagi hari, ia menemukan seorang pria yang tidak ia kenal, tidur di sampingnya, dan sekarangpun dengan pria yang sama adegan itu kembali terjadi, cukup sudah kesabaran Sooyoung, setelah secara tidak sengaja ia melihat Kyuhyun memeloroti celananya dan melihat …nya, kemudian Kyuhyun melihat seluruh bagian tubuhnya bahkan menyentuhnya, dan sekarang pria itu tidur bersamanya. Apa-apaan ini? Secara tidak langsung mereka hampir seperti pasangan suami istri sungguhan.

“Aku tidak melakukan apa-apa padamu, Jeongmal…!”

“Aaah Bohong! Kau pasti bohong…! Hiks” sambil melemparkan bantal terakhir ke arah Kyuhyun lalu mengamuk sejadi-jadinya, beruntung kamar Sooyoung berada di lantai dua sedangkan keluarganya sedang sarapan di bawah hingga mereka tidak mendengar suara rengekan Sooyoung seperti semalam. Sooyoung masih terus-terusan menangis sambil mengamuk di atas tempat tidur.

“Sooyoungie!!” panggil Kyuhyun melihat sesuatu yang tidak beres pada Sooyoung, tapi Sooyoung tidak perduli, ia malah makin mengamuk dan merengek makin kencang saja.

“Soo… i.. itu..”

“Huaaahhh, aarrgh!”

“Sooyoungie, itu handukmu!!” seru Kyuhyun, sambil menunjuk bagian dada Sooyoung, sesaat Sooyoung menghentikan aksi mengamuknya sambil memandangi tubuhnya. Dan betapa terkejutnya Sooyoung mendapati tubuhnya masih hanya mengenakan handuk yang ia pakai semalam, ia teringat karena peristiwa semalam, ia sampai lupa mengganti handuk dengan pakaian tidur, jadilah ia masih mengenakan handuk yang hanya menutupi dada hingga pahanya, dan parahnya lagi Kyuhyun menegurnya karena handuk itu hampir terlepas dari dada nya , dan memperlihatkan sebagian dadanya.

“Aaaaaaah!!” teriak Sooyoung frustasi, yang di sesalkan Sooyoung kenapa lagi-lagi Kyuhyun harus melihatnya?? Cepat-cepat Sooyoung membungkus tubuhnya dengan selimut kemudian berlari kecil ke arah kamar mandi.

JJJJ

Di dalam kamar mandi, Sooyoung kembali menangis sambil memeluk kakinya di bawah Shower *Soo lagi galau berat ceritanya kkkk, di biarkannya aliran air dari Shower mengguyur kepalanya terus menerus.

“Tuhaaan, bagaimana ini? dia sudah melihat seluruh tubuhku bahkan menyentuhnya, aku tidak suci lagi, aku ternoda Tuhaaan, Arrrgh” lirihnya lalu merai sabun cairnya dan menggosokkan kasar sabun mandi ke tubuhnya. Ia bahkan lupa bahwa yang melihat dan menyentuh tubuhnya adalah suaminya sendiri.

Sudah setengah jam di kamar mandi dan belum keluar juga, gadis itu masih saja terus menangis tanpa henti, Kyuhyun yang dari luar mendengar  jadi khawatir akan keadaan Sooyoung.

“Sooyoungie,,, Gwenchana?” Tanya Kyuhyun setelah mengetuk pintu kamar mandi.

“Huaaaah. Tuhan, kenapa aku mendengar suara orang itu lagi? Suara orang yang sudah menodaiku” seru Sooyoung dari dalam dan tentu saja di dengar oleh Kyuhyun. Apa menodainya? Astaga! Aku kan tidak sengaja melihat dan menyentuhnya, Biar bagaimanapun aku ini kan suaminya, Aku jadi merasa menikahi seorang gadis di bawah umur, sedikit-sedikit ia menangis, membuat orang merasa serba salah saja. Dia seperti remaja yang habis di perkosa oleh pria tua., baru melihat dan menyentuh tubuhnya saja sudah menangis seperti itu? Bagaimana kalau aku melakukan ‘itu’ padanya? Aku rasa dia akan menangis tujuh hari tujuh malam, Aigoo, kenapa sulit sekali menaklukkan hati gadis ini? Batin Kyuhyun.

***

 

Sooyoung Pov

“Huaaaah, Eottokke? aku mau mati saja, semua yang aku miliki sudah ia renggut, sirna sudah impianku menikah dengan Bratt Pitt atau Changmin DBSK, aaaah”

Jika ingat kejadian semalam, lalu di tambah lagi dengan kejadian tadi pagi aku benar-benar frustasi, kenapa semua terjadi secara berturut-turut? Semalam setelah kejadian itu, aku tertidur pulas sekali, hingga aku tidak sadar Kyuhyun tidur di tempat tidur yang sama denganku, dan parahnya lagi, entah bagaimana prosesnya aku sampai tertidur dalam pelukannya.

Arrrgh, jangan-jangan dia sudah berbuat macam-macam padaku semalam saat aku tertidur, tapi yang aku dengar saat melakukan ‘itu’ pertama kali, akan berdarah dan terasa sakit, kalau benar Kyuhyun melakukannya, kenapa aku tidak merasakan sakit di daerah selangkanganku? Dan lagi aku tidak menemukan ada darah di atas tempat tidurku, berarti Kyuhyun benar-benar tidak melakukannya, Syukurlaaaah!!

Tapi senyumku langsung menghilang saat mengingat Kyuhyun sudah benar-benar melihat tubuhku, SEMUANYA tidak ada lagi yang tersembunyi, apa yang akan ia pikirkan tentang aku sekarang? Bagaimana jika ia bertemu aku lagi dia akan membayangkan tubuhku tanpa busana? Aiiish Eottokke? Aku mau gila membayangkannya, rasanya aku tak ingin lagi menampakkan batang hidungku di hadapannya.

Bagaimana ya caranya agar dia tidak membayangkan tubuhku saat bertemu denganku, apakah aku harus menutup seluruh tubuhku? Aaah, untuk sementara waktu  aku akan memakai pakaian tertutup di hadapannya sampai ia lupa pernah melihat tubuhku.

***

Kyuhyun Pov

Karena Sooyoung terlalu lama di kamar mandi, aku akhirnya memutuskan untuk menumpang mandi di kamar Soojin Noona saja, aku beralasan aku buru-buru dan Sooyoung masih berada dalam kamar mandi, dan beruntung Soojin Noona mau menerima alasanku itu.

Usai mandi dan berpakaian rapi, aku mendapati Sooyoungpun sudah siap untuk pulang ke apartemen kami, tapi ada yang aneh dengan penampilannya, ini kan musim panas, kenapa dia memakai kostum musim dingin seperti itu? Ia mengenakan mantel tebal lengkap dengan syalnya,  syalnmya itu bahkan menutupi sebagian wajahnya, . Ada apa lagi dengan dia? Namun aku biarkan saja tanpa menegurnya, aku takut menegurnya akan menyinggung perasaannya lagi.

Sooyoung Pov

“Kyuhyunaa, Sooyoungie kalian sudah bangun? ayo kita sarapan bersama” ucap Eomma saat melihat aku dan Kyuhyun muncul. Akupun duduk di kursi meja makan yang telah di sediakan di samping Kyuhyun.

“Omo! Sooyoungie, kenapa kau mengenakan pakaian tebal seperti itu? Ini kan musim panas?” Tanya Soojin Eonnie, aku harus mencari alasan yang tepat, kalau tidak Soojin Eonnie akan menebak-nebak lagi apa yang terjadi, dan biasanya tebakannya selalu saja benar.

“Aku sedang tidak enak badan, sepertinya agak demam” Bohongku

“Kau demam? Apa merasa mual? Pusing?” Tanya Eomma panic

“sedikit Eomma” kataku sambil minum segelas air putih yang tersedia di atas meja

“Sooyoungie,,, jangan-jangan kau hamil!!!”

“Uhuk uhuk uhuk!” spontan aku terbatuk mendengar tebakan Eomma yang tidak masuk akal itu

“Gwenchana Chagi?” Tanya Kyuhyun padaku

“Yeobo, kau ini ada-ada saja, mana mungkin Sooyoung bisa secepat itu hamil dalam waktu semalam, iyakan Kyu, hahaha?” ucap Appa sambil melirik Kyuhyun nakal,

“Apa?” kini giliran Kyuhyun yang kebingungan.

“Aaah, kalian tidak usah malu seperti itu, toh kami juga sudah pernah mengalami masa-masa itu, iya kan Yeobo?” idih! Kenapa Appa jadi genit seperti ini? Dan apa maksud Appa? Semalam apa? kami bahkan tidak melakukan apa-apa, memang kami tidur satu ranjang dan tidak sengaja berpelukan, tapi itu tak akan membuatku hamil kan? Eomma dan Appa makin lama makin tidak jelas saja, apakah karena mereka sudah frustasi, karena terlalu ingin punya cucu?. Aku dan Kyuhyun hanya bisa melongo kebingungan sedangkan Soojin Eonni yang belum menikah hanya bisa memasang tampang gelinya.

“kalian ini bicara apa sih? Bisakah tidak membicarakan hal-hal seperti itu di depanku?” protes Soojin Eonni,

“Makanya cepatlah menikah, biar kau juga  bisa mengerti apa yang kami bicarakan? Kau tidak iri melihat Kyuhyun dan Sooyoung yang sudah menikmati indahnya menikah?” Eomma memulai lagi

“Cish, iri apa? aku sama sekali tidak iri dengan pernikahan mereka yang seperti anak kecil itu, sudahlah! Aku mau berangkat kerja saja, aku bosan disuruh menikah terus” Soojin Eonni menyudahi sarapannya

“Kalau begitu kami juga pamit Omonim, Aboji, nanti siang aku harus Shooting” Ucap Kyuhyun.

“Noona, kau ikut dengan kami saja, aku bisa mengantar Noona ke tempat kerja Noona” kata Kyuhyun lagi

“Baiklah” jawab Soojin Eonnie

“Eomma, Appa, aku pamit pulang ya, lain waktu aku pasti ke sini lagi” ucapku setelah menyudahi sarapanku

 

Kyuhyun Pov

“Chakkamman Kyuhyunaa, ada sesuatu yang akan kuberikan padamu” ucap Aboji kemudian, ia lalu beranjak ke kamar dan sesaat kemudian datang dengan membawa sebuah botol. Kejutan apa lagi yang akan di berikan Ayah mertuaku ini kepada kami?

“Kyuhyunaa, kau minumlah ini Aboji yakin kau akan lebih kuat sepuluh kali lipat”

“Apa?” aku masih tidak mengerti maksud mertuaku itu. Aboji lalu melambai padaku memintaku untuk mendekatkan telingaku, ia bermaksud untuk membisikiku sesuatu

“Ini obat turun temurun di keluarga kami, kau minumlah sebelum melakukan ‘itu’, Aboji yakin, Sooyoung pasti akan ketagihan, kau tau setelah minum ini, tidak sampai seminggu Eomma Sooyoung langsung hamil, hahaha”

“Apa?”  tanyaku kaget sambil menjauhkan telingaku

“Ahh, sudahlah. Kau tidak usah malu. yang penting lakukan saja apa yang Aboji ajarkan, hahaha”

“Nneee” jawabku ragu, Sooyoung hanya menatap kami kebingungan, pasti dia sedang bertanya-tanya apa yang barusan kami bicarakan, beruntung Aboji hanya membisikiku, kalau sampai Sooyoung tau apa yang kami bicarakan ia pasti tidak akan mau pulang ke apartemen bersamaku.

Di Mobil

 

Kyuhyun Pov

 

Dalam perjalanan, Sooyoung yang duduk di sampingku yang menyetir mobil hanya diam seribu bahasa, ia sibuk memandangi pemandangan luar jendela mobil, dan hanya sibuk menyetir, sedangkan dari kaca dapat kulihat Soojin Noona yang duduk di belakang menatap kami curiga.

“Aiish, benar-benar membosankan di mobil ini, kenapa sepi sekali?” perkataan Soojin Noona itu belum juga mencairkan suasana di antara kami, aku dan Sooyoung masih saja terdiam

“Yyaa! Kalian ini apa benar-benar suami istri atau bukan sih?”

“Apa?” Tanya Sooyoung membuka suaranya

“Kalian lebih tampak seperti dua orang asing ketimbang suami istri, Eomma dan Appa saja yang tidak melihat itu” lanjutnya

“Eonnie…kami….”

“tidak usah berbohong padaku lagi, aku tau kalian tidak pernah melakukan hubungan suami istri kan?”

“Eonnie”

“Yaa! Cho Kyuhyun, kau tidak mau bilang pada Sooyoung apa yang di berikan Appa padamu tadi?”

“Apa?,,, itu…” seperti biasa rupanya Soojin Noona selalu tau.

“Aaah, sudahlah aku tidak perduli. Tenang saja, aku tidak akan bicara macam-macam di depan Eomma dan Appa, Ya Cho Kyuhyun! Kalau kau sampai melakukan itu sedangkan adikku tidak mau, awas kau ya!! aku tidak akan membiarkanmu hidup!!” ancam Soojin Noona, Sooyoung masih tampak kebingungan menanggapi omongan Eonnienya itu.

“berhenti di sini saja, kantorku sudah ada di depan” aku segera menepikan dan memberhetikan mobilku.

“Aku turun dulu, ingat jangan coba-coba minum ramuan itu, kalau tidak mau celaka. Dan kau Sooyoung berhati-hatilah kepada pria ini, setiap saat dia bisa saja menerkammu seperti serigala” ucap Soojin Noona kemudian turun dari mobil

“Eonnie, apa maksudmu?” Tanya Sooyoung, namun tak di hiraukan oleh Soojin Noona.

Setelah mengantar Soojin Noona, kamipun meneruskan perjalanan kami menuju apartemen, dalam perjalanan sejenak kami masih terdiam wajahnya benar-benar Frustasi, mungkin ia sendang memikirkan perkataan Eonninya tadi, dengan takut-takut ia menoleh ke arahku sebentar dan ketika aku menoleh padanya, buru-buru ia mengalihkan pandangannya dariku, tampak sekali wajahnya benar-benar ketakutan sekarang, mungkin dia sudah paham maksud Eonninya tadi. Sekarang ia menatapku seakan-akan menatap seorang penjahat.

Gadis ini… selama ini fans-fansku yang rata-rata adalah gadis-gadis selalu memperlakukan aku seperti seorang malaikat, tapi dia malah memandangku seperti memandangku seperti memandang seorang penjahat.

Pada detik berikutnya handphoneku yang berada di sampingku berbunyi tanda panggilan masuk, sepintas pandangannya beralih ke hand phone ku dengan tatapan heran.

“Yoboseo…” ucapku setelah menempelkan headset ke telingaku.

“Eoh, Changmina wae geure?” mendengar nama changmin di sebut kulihat gadis di sampingku itu tiba-tiba menoleh ke arahku. Ck, baru mendengar nama Changmin saja radarnya langsung berfungsi.

“Kau di mana?” Tanya Changmin dari seberang sana

“Aku sedang di jalan menuju apartemen wae?”

“Ada hal yang ingin ku bicarakan padamu, aku ke apartemenmu saja ya”

“Jangan…jangan… kita ketemu nanti malam saja di kafe bagaimana?”

“Tapi aku sudah…”

“sudah dulu ya” telepon langsung ku tutup sebelum Changmin menyelesaikan kalimatnya, hal apa lagi yang mau di bicarakan bocah itu padaku? Apa sebegitu pentingnya hingga ia mau datang ke apartemenku? Gadis yang duduk di sebelahku masih saja memperhatikanku dengan raut penasaran, tadi  wajahnya di tekuk sekarang langsung berbinar-binar

“Chogi,,, Kau menemukan di mana handphonemu?” tanyanya tiba-tiba, seketika itu juga sikapnya yang jutek menjadi melunak, kali ini suaranya terdengar lebih sopan, kenapa mendadak jadi tidak marah-marah lagi? Gadis ini benar-benar aneh.

“HP ku selama ini ada padaku”

“Tapi kemarin aku membawanya ke kantormu dan handphone mu itu terjatuh, aku baru akan menggantinya karena menghilangkannya”

“Bukankah kau yang memberikannya pada Changmin?”

“Ccchangmin? changmin DBSK yang memberikannya padamu?” aissh, sepertinya aku melakukan kesalahan sudah menyebut-nyebut nama Changmin di hadapan Sooyoung, matanya langsung tampak berbinar-binar mendengar namanya Changmin.

“Nee” jawabku terpaksa, ia berpikir sejenak entah apa yang sedang ia pikirkan lalu mendadak ia tampak tersenyum-senyum sendiri, sepertinya ia tak lagi menyadari keberadaanku dan sibuk dengan khayalannya,

“Sooyoungie” panggilku

“Mwo?”

“Kau menyukai Changmin?”

“Apa?,,, ya tentu saja aku menyukainya, bahkan sangat menyukainya, aku adalah fans beratnya sejak SMA”.

“Benarkah?”

“Tentu saja, tapi sayang sekali, Waktu aku bertemu dengannya di apartemen aku mengaku sebagai pembantumu”

“Apa pembantu? Kenapa kau mengaku pembantu?”

“Habis aku bingung harus mengaku sebagai siapamu, waktu itu penampilanku sangat berantakan, tidak mungkin aku mengaku saudara apalagi istrimu, aku benar-benar menyesal selalu menghindarinya, padahal dulu bertemu dengannya adalah impianku” kasihan juga Sooyoung, di depan idoalnya ia harus mengaku-ngaku sebagai pembantu karena aku.

“Kau tidak perlu khawatir, aku sudah bilang padanya kau sepupuku”

“Jeongmalyo? berarti aku boleh dekat dengannya? Aku tidak perlu lagi mengaku sebagai pembantumu?” ia langsung tampak antusias, Aku hanya diam tidak tau harus berkata apa. sejujurnya aku tidak rela dia dekat dengan Changmin, tapi di sisi lain aku tidak tega padanya, dia begitu memimpi-mimpikan Changmin.

Kyuhyun Pov End

Apartemen

 

Sooyoung POV

Sesampainya kami di depan apartemen, aku di kagetkan dengan kehadiran seorang pria yang tampak berdiri di depan apartemen kami, Changmin? Buru-buru ku rapikan rambutku dengan jari, tentu saja aku tidak mau lagi tampak jelek di hadapan Changmin. Sebelum Changmin melihat kami, tiba-tiba saja Kyuhyun menarik tanganku, dan menjauh dari Changmin agar tidak terlihat olehnya.

“YA! Kenapa kau menarik tanganku seperti ini?”

“Kau sembunyilah dulu. Jangan sampai Changmin melihatmu”

“Memangnya kenapa? Bukankah kau sudah bilang padanya aku ini sepupumu? Jadi tidak masalah kan aku bertemu dengannya?” kataku lagi sambil melangkahkan kaki lagi namun segera tertahan oleh Kyuhyun

“Aku mohon kali ini kau turutilah permintaanku, jangan temui dia”

 

TBC

Seperti aturan sebelumnya, Author tetapin kuota komennya minimal 80 Komen, kalau kurang dari itu, mohon maaf kemungkinan besar, part berikutnya gak bakal author publish, kalaupun author publish bakal author protect dan yang bakal dapat passwordnya Cuma yang komen dari prolognya sampai part ini. See You in part 6 minggu depan. Peace Love n RCL

Advertisements

6 thoughts on “A Perfect Marriage Part 5

  1. Annyeong annyeong

    wuahh bner, dsni enterx pas, jd PeWe bcax, gomawo author mussschh :* *author muntah*
    knp dbkin 2 part, hrsx digabung aja, bgi.q ini msh pndk. ini pndk atw mngkn cz q yg keasyikan bca hehehe 😛 😀

    sekian gomawo

    • sabar… sabar… ikutin aja terus FF ini karena part selanjutnya bakal lebih seru. Oh iya part 6nya udah ku post nih, RCL yaa 🙂

  2. “Aku mohon kali ini kau turutilah permintaanku, jangan temui dia” eeiittdaahh… Kenapa kyu? Mulai suka Ÿªaãª? Hehehee.. Ramuannya ntar di coba ya kyu! Di tunggu lohh..#plakk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s