A Perfect Marriage Part 6


Image

 A perfect Marriage Part 6

Judul     : A Perfect Marriage

Author   : Choi Runnisa

Cast       : Super Junior Kyuhyun

Choi Sooyoung

DBSK Changmin

Other Cast: Kim Taeyeon

Genre    : Romance, Comedy,  Galau (?)

 

Anyeong-anyeong readers. Ketemu lagi nih, gak terasa udah sampe part 6. Kali ini dengan bangga author mempersembahkan A Perfect Marriage Part 6, *Prok prok prok! Bangga? Yeah, author paling bangga dah sama part yang ini, gak tau kenapa author paling suka aja part ini sampe author baca berulang-ulang, padahal mungkin menurut readers part ini biasa aja. Makanya di baca dan pahami kenapa author bisa suka banget sama part ini. Yah walaupun pada akhirnya mungkin gak sesuai sama yang diharapin tapi author mohon suka gak suka tetep di komen dan di like ya.

 

 

Banyak Readers yang nanyain, kenapa Kyu Oppa di sini gak terlalu Evil? Atau Kyuppa kok tersiksa banget di sini? Yupps, itu karena author kasian sama Soo Eonnie, yang selalu aja menderita karena keevilan Kyuppa, sekarang author balik aja Kyuppa yang menderita karena keevilan Soo, di sini author lebih menampilkan sisi kegentelan dan keromantisan seorang Kyuhyun, sebenernya Author juga gak tega sih buat Kyuppa tersiksa, tapi yaaah demi kelancaran scenario, sekali-sekali gak apa-apa lah ya. tapi itulah yang membuat FF ini bebeda dari FF yang lain, dan kalau mau liat keevilan Kyu yang benar-benar total, silahkan baca aja Love In 7 Years *Yaah promosi lagi. Tapi tenang aja mulai part ini kondisi berangsur-angsur berubah kok. Makanya di baca sampe abis ya, kalau gak di baca sampe habis author jamin bakal rugi dah.

Kalau di KSI Enternya kurang, di sini malah kebanyakan, gaka apa-apa ya, Oh iya biasanya aku Publishnya lebih cepat di sini dari pada di KSI,  rajin-rajin aja buka blog ini, Hehehe

 

Yaudah Happy Reading aja semoga suka ya 🙂

Sooyoung Pov

 

“Aku mohon kali ini kau turutilah permintaanku, jangan temui dia” pintanya, entah kenapa aku menangkap sesuatu yang benar-benar serius di matanya, Aah Choi Sooyoung abaikan saja dia, yang terpenting kau bisa menemui Changmin, kapan lagi kau punya kesempatan untuk menemui Changmin?

“Kau ini kenapa sih? Aku ingin sekali bertemu idolaku, kapan lagi aku bisa bertemu dia, setelah ini, belum tentu aku bisa menemuinya lagi, kau seorang idol jadi kau tidak tau sama sekali bagaimana perasaan seorang fans bisa bertemu dengan idolanya” mendengar perkataanku pegangan tangannya pun merenggang hingga membiarkan aku pergi. Namun buru-buru ia melangkah lebih dulu di hadapanku.

“YA!! Shim Changmin, kenapa kau kemari? Kan sudah kubilang jangan datang ke apartemenku” ucapnya kepada Changmin setelah sampai di hadapannya.

“aku sudah terlanjur di apartemenmu, aku mau bilang tapi kau sudah menutup telepon duluan, Eoh, Choi Sooyoung!” sapanya tersenyum lebar setelah melihat kemunculanku di belakang Kyuhyun.

“A,,,Anyeong Changmin-ssi, senang bisa bertemu denganmu lagi” ucapku sesopan mungkin, jujur saja aku masih saja grogi bertemu Changmin.

 

Kyuhyun Pov

“A…Anyeong Changmin-ssi, senang bisa bertemu denganmu lagi” sapa Sooyoung kepada Changmin, kenapa gadis ini mendadak jadi begitu sopan di hadapan Changmin? Dia bahkan tidak pernah berlaku seperti itu di hadapanku.

“Sama, aku juga senang sekali bisa bertemu dengan gadis misterius sepertimu, kau tau aku sampai menanyakan namamu pada resepsionist, dan beruntung aku bisa bertemu denganmu di sini, sepertinya kita memang berjodoh bisa bertemu lagi”

“Jinjja? aahh. Aku benar-benar tersanjung mendengarnya. Kau tau aku sebenarnya adalah fans beratmu”

“aku tidak menyangka kalau aku punya fans secantik kau, hahaha” Aisssh, mereka benar-benar menyebalkan!! Seperti dunia milik mereka berdua dan tak sadar aku sedang berada di antara mereka, mereka anggap aku ini apa? hantu?

“Yyaa, Shim Changmin! Kau ini ingin menemuiku atau menemui Sooyoung? Bukankah kau ingin menemuiku karena ada hal penting yang ingin kau bicarakan?!”

“Eoh, mianhe Kyu, aku sampai lupa, aku terlalu senang bertemu dengan sepupumu yang cantik ini, hahaha” Sooyoung yang di puji seperti itu jelas langsung tersipu malu. Dasar playboy! dia selalu saja pintar mengambil hati wanita.

“Sebenarnya apa yang ingin kau bicarakan?” aku mulai tidak sabar.

“Apakah kita akan terus-terusan bicara di sini? Kau tidak mempersilahkan aku masuk ke apartemenmu?”

“tentu saja Changmin-ssi, ayo silahkan masuk” sahut Sooyoung antusias sambil membukakan pintu apartemen kami, padahal baru saja aku ingin mengajak Changmin  mengobrol di luar saja, tapi gadis ini semangat sekali mempersilahkan Changmin masuk, kamipun akhirnya masuk ke apartemen.

“Changmin-ssi, kau mau minum apa?” Tanya Sooyoung.

“Eem, jus jeruk saja” dengan sigap Sooyoung langsung masuk dapur dan tak lama kemudian ia sudah muncul dengan jus jeruk pesanan Changmin. Ku lihat dia hanya membawa 1 gelas saja

“kau membuatnya untuk Changmin saja? Untukku mana?” protesku

“Ambil saja sendiri, kau kan bukan tamu!” ucapnya ketus, kembali lagi aku harus sabar menghadapi perlakuannya

“Kalian tinggal bersama?” Tanya Changmin kemudian, sekilas aku dan Sooyoung saling menatap, isyarat mendiskusikan apa yang harus kami katakan.

“kebetulan Sooyoung ini sepupuku dari Busan, dia tidak punya tempat tinggal di sini, jadi kusuruh saja dia tinggal di sini”

“Oooh begitu?”

“Lalu apa sebenarnya tujuanmu ke sini?” Changmin pun akhirnya menyampaikan sesuatu yang katanya penting itu padaku, rupanya ia ingin membicarakan proyek SME yang baru, selama kami berdiskusi, ku lihat Sooyoung yang ikut duduk di sofa terus-terusan memandangi Changmin, sambil menopang dagu. issh, gadis ini… apa istimewanya Changmin? Aku rasa aku lebih enak di pandang dari pada Changmin.

“Sooyoung-ssi, kenapa kau terus-terusan memandangiku seperti itu? Aku kan jadi geer” ucap Changmin setelah kami usai berdiskusi

“hahaha, aku masih tidak menyangka aku bisa bertemu seorang Max DBSK sedekat ini, impianku benar-benar terwujud”

“ kalau begitu mulai sekarang kau bisa sering-sering melihatku dekat seperti ini”

“Jinjja? Aku benar-benar beruntung! Taeyeon pasti akan iri setengah mati padaku jika ia tau aku bertemu denganmu”

“Taeyeon? Siapa itu?

“Dia sahabatku, dia juga seorang Cassiopeia, lain kali akan ku kenalkan dia padamu, dia pasti senang sekali bertemu denganmu. oh iya bolehkah aku berphoto denganmu?”

“Tentu saja boleh” dengan cepat Sooyoung langsung saja mengambil kamera dari dalam kamarnya dan mulai berphoto dengan Changmin

“Kyuhyunaa” panggil Sooyoung, akhirnya ia menyadari juga keberadaanku.

“bisakah kau memoto kami?” pintanya, mau tidak mau aku turuti saja permintaannya walaupun dalam hati aku cukup kesal, ini sebuah penghinaan bagiku, biasanya orang yang akan minta poto bersamaku, ini malah aku yang disuruh mengambil poto, dan pose mereka apa-apaan? Changmin merangkul Sooyoung, mereka lebih terlihat seperti sepasang kekasih ketimbang fans dan idoalnya.

“Yyaa, Shim Changmin!! Diskusi sudah berakhir bukankah kau bilang setelah ini kau ada Shooting?” tanyaku kemudian

“Kau mengusirku ya?” ya tepat sekali Shim Changmin, keberadaanmu disini membuatku merasa seperti hantu di apartemenku sendiri

“tidak, aku hanya mengingatkanmu, jangan sampai kau terlambat”

“Baiklah kalau begitu aku pergi dulu, Sooyoung-ssi aku pergi dulu ya, lain kali kita ketemu lagi dengan waktu yang lebih lama” ucap Changmin sambil mengerlingkan matanya nakal ke arah Sooyoung, Sooyoungpun tersenyum malu-malu dan mengangguk pasti, aku menatap Changmin dengan tatapan mengusir, sebelum menghilang di balik pintu, Changmin masih sempat-sempatnya memberikan isyarat menelepon kepada Sooyoung, apakah mereka akan sering telepon-teleponan? Aissh, ini tidak bisa di biarkan.

***

 

 

Sooyoung Pov

“Jinjja? Kau benar-benar mengobrol dengan Changmin DBSK?” Taeyeon begitu antusias mendengar ceritaku tentang pertemuanku dengan Changmin, saat ini kami sedang makan di kantin kampus.

“Hmmm, kau pasti iri padaku, lihat  aku juga berpoto bersamanya” kataku sambil dengan bangga memamerkan potoku bersama Changmin.

“Woaaah, apakah ini asli? Kau tidak mengeditnya kan?”

“Enak saja, ini asli tauk. Lihat dia lebih tampan dari aslinya kan? Dan tau tidak? Ini yang mengambil gambarnya adalah Kyuhyun, kapan lagi aku berpoto bersama artis dan dipoto oleh artis hahaha”

“Dan satu lagi dia bilang aku cantik, jarang-jarang kan seorang idol memuji kecantikan fansnya, hehehe”

“Ini benar-benar tidak adil. Kenapa kau begitu beruntung? Kau menikah dengan Super Junior Kyuhyun dan sekarang kau bisa bertemu sedekat ini dengan Changmin DBSK, bagaimana denganku?”

“Kau tenang saja, kapan-kapan aku pertemukan kau dengan Changmin”

“Jinjja? Kalau begitu suruh Changmin Oppa membawa Yunho Oppa juga!!”

“tenang saja, semua itu akan terwujud jika aku sudah akrab dengannya”

“Lalu bagaimana dengan Kyuhyun Oppa? Apa dia tidak marah saat kau menyuruhnya mengambil gambarmu dengan Changmin Oppa? Bukankah itu suatu penghinaan besar bagi seorang idol? Biasanya kan orang yang akan berebut berpoto dengannya, sekarang malah kau menyuruhnya mengambil poto dengan pria lain”

“Aku tidak peduli dengan dia. Yang penting aku bisa puas bertemu dengan Changmin DBSK. Lagipula aku belum puas menghukumnya atas kesalahan yang dia perbuat”

“Yyaa, Choi Sooyoung! kenapa sekarang kau begitu kejam? biar bagaimanapun dia itu kan suamimu, kalian sudah dua bulan lebih menikah. apa kau akan terus-terusan membencinya? Itu tidak baik”

“Aiissh, kau ini kenapa sekarang menceramahiku? Kau seperti Appaku lama-lama”

“sebagai sahabat yang baik, aku hanya ingin mengingatkanmu”

“Aaah, sudah jangan di bahas lagi, kau menghancurkan selera makanku saja” kataku lalu kemudian melanjutkan makanku yang tadi tertunda karena mengobrol. Sedikit banyak aku jadi terpengaruh oleh kata-kata Taeyeon, apa benar aku terlalu kejam pada Kyuhyun? Aaargh, tapi bagaimana aku mau berbuat baik padanya? sekali saja aku kasih hati padanya dia langsung menyalahgunakan kebaikanku, bersikap sinis padanya memang sikap yang paling tepat.

“Sooyoungie, hari ini kan kita tidak ada jam kerja, bolehkah aku main ke apartemenmu sepulang kuliah nanti? Aku kan belum pernah melihat apartemenmu”

“Tapi, itu…”

“Ayolah izinkan aku melihat apartemenmu yang mewah itu, siapa tau aku bisa bertemu Kyuhyun di sana, hehehe”

“Issh, Bilang saja kau ingin bertemu Kyuhyun. Paling-paling dia tidak ada, dia itu jarang

sekali pulang”

“Benarkah? sayang sekali…! Tapi tak apalah, yang penting aku bisa melihat apartemenmu. Bolehkan aku ke sana?”

“Issh, dasar! Baiklah,, tapi jangan  berbuat rusuh di apartemenku ya”

“Arra arra”

………….

 

 

Apartemen Kyuyoung

“Woaaah Sooyoungie, kau benar-benar Cinderella. Dari rumah yang sederhana kini tinggal di apartemen semewah ini” Ucap Taeyeon kagum sambil matanya jelalatan meneliti setiap sudut apartemenku.

“yaa, berhentilah bersikap kampungan seperti itu, duduklah, aku akan ambilkan minum. Kau mau minum apa?”

“Soft drink saja” aku kemudian ke dapur mengambil sebotol kola dan dua buah gelas beserta Snack untukku dan Taeyeon.

“Woaaah Sooyoungie, ini apa? alat karaoke?” Taeyeon yang tadinya duduk di ruang tamu, kini tiba-tiba sudah berada di ruang tengah mengamati seperangkat peralatan Karaoke milik Kyuhyun.

“Yyaa, kau ini benar-benar tidak sopan. Belum di persilahkan sudah main nyelonong saja” kataku sambil menaruh kola dan snack yang ku bawa di atas meja

“Kau ini, pada sahabat sendiri saja seperti itu, untuk apa aku bersikap sopan di apartemen sahabatku sendiri? Woaaah, kasetnya banyak sekali bagus-bagus lagi”

“Bukan begitu Taeng, itu bukan milikku, semua itu milik Kyuhyun, mana boleh menyentuh barang orang lain sembarangan”

“Tidak apa-apa, Kyuhyun kan bukan orang lain, ingat dia itu suamimu, SUAMIMU. Miliknya ya milikmu juga”

“Ck, kau ini. Maka dari itu aku ragu mengajakmu ke sini. Kau kan sudah janji tidak akan berbuat rusuh” Taeyeon tidak mendengarkan kata-kataku dia malah sibuk memilah-milah tumpukan kaset.

“Sooyoungie, bagaimana kalau kita karaokean? Kita kan sudah lama tidak karaokean, mumpung gratis”

“Yyaa, sudah ku bilang itu milik Kyuhyun, yya Kim Taeyeon!!” terlambat, kini ia sudah memutar salah satu VCD dan mulai mencolok microfon dan bersiap bernyanyi. Gadis ini benar-benar kabiasaan menganggap semua milik orang lain adalah milik pribadi.

Dengan semangat sambil menari-nari Iapun kini mulai menyayikan sebuah lagu berjudul The Boys milik SNSD. Aku Cuma pasrah melihat tingkahnya. Sejenak music berhenti.

“Sooyoungie, lagu favoritmu Complete! , sekarang giliranmu bernyanyi!” kata Taeyeon sambil menyerahkan mike padaku, untuk sesaat aku ragu namun karena terus-terusan di paksa Taeyeon, entah setan apa yang merasukiku, aku jadi ikut-ikutan tertarik ingin bernyanyi, yaa aku sudah lama sekali tidak bernyanyi, biasanya setelah gajian aku dan Taeyeon akan pergi ke tempat Karaoke demi manyalurkan bakat terpendam kami ini. Karena suara music yang cukup nyaring, samar-samar ku dengar suara bell berbunyi namun Karena terlalu asik bernyanyi aku tak menghiraukannya. Taeyeon dengan sigap berlari ke arah pintu.

“Eoh Sooyoungie!!” Teriak Taeyeon setelah membuka pintu, Taeyeon muncul lagi dengan wajah girang, lalu di belakangnya menyusul seorang pria, dan pria itu tidak lain adalah Kyuhyun. Aku yang tadinya semangat bernyanyi langsung berhenti menyanyi, lalu mem-pause video clip tersebut, haduuh aku jadi tidak enak telah memakai barangnya tanpa izin, kenapa aku jadi ketularan Taeyeon begini?

“Miann, Kyuhyun-ssi. Aku sendiri yang menyalakan alat karaokemu, maaf karena sudah menggunakannya tanpa izin” ucap Taeyeon kepada Kyuhyun

“Ahh tidak apa-apa kau dan Sooyoung boleh menggunakannya sepuasnya, kau Taeyeon temannya Sooyoung bukan?”

“Kau masih ingat namaku?” Taeyeon jadi tersipu malu

“Tentu saja, kau kan temannya Sooyoung. Teman Sooyoung adalah temanku juga”

“Jeongmal? Jadi aku boleh sering-sering datang kesini?”

“Tentu saja boleh…”

“Kyuhyun-ssi aku boleh minta nomor teleponmu?” Taeyeon  mulai beraksi lebih jauh lagi

“Boleh,,, sini HP mu biar aku yang catat sendiri” dengan cepat Taeyeon langsung memberikan HP nya kepada Kyuhyun, aiiish apa-apaan ini? Taeyeon benar-benar penghianat! bukankah dia mengaku sebagai Cassiopeia sejati? kenapa dia sekarang malah bertingkah seperti Fans berat Kyuhyun? Mereka bahkan sekarang bertukar nomor HP, Kyuhyun juga kenapa dia mau-mau saja memberikan nomor HP nya? Dasar pria hidung belang!! dan mereka benar-benar menganggap aku tidak ada sekarang.

“Satu lagi, aku boleh berpoto denganmu?” Tanya Taeyeon lagi kepada Kyuhyun

“Boleh” jawab Kyuhyun singkat

“Sooyoungie, bisakah kau memoto kami? tolong yaaa” pinta Taeyeon

“Tidak mau!!” jawabku ketus

“Ayolah Soo, aku kan juga ingin sepertimu bisa berpoto bersama artis”

“Isssh” seringaiku kesal, dengan terpaksa aku mengambil hp milik Taeyeon dan memoto mereka. Kenapa aku merasa keadaan jadi berbalik begini? Bukankah kemarin Kyuhyun yang mengambil potoku bersama Changmin kenapa sekarang giliranku yang mengambil poto Kyuhyun dengan Taeyeon, rasanya menyebalkan dan merasa tidak dianggap, beginikah yang dirasakan Kyuhyun saat aku asik sendiri bersama Changmin kemarin? Dan perasaan apa ini? Kenapa tiba-tiba saja aku merasa ingin menangis? Issh menyebalkan sekali…

 

 

Kyuhyun Pov

“Woaah Kyuhyun-ssi, kau terlihat tampan saat di poto! Terima kasih yaa!!, besok akan aku pamerkan dengan teman-teman di kampus” ucap Taeyeon setelah Sooyoung memberikan HP Nya. Kulihat Sooyoung duduk dengan wajah cemberut, ada apa lagi dengan dia? Apakah aku melakukan kesalahan lagi?

“Kyuhyun-ssi mumpung VCD nya masih menyala, bagaimana kalau kau menyanyikan sebuah lagu untuk kami?” pinta Taeyeon lagi

“Mmm, bagaimana ya? baiklah…” kataku sambil berdiri dan memilah vcd yang akan aku nyanyikan

“Mau request lagu apa?”

“Isnt She Lovely saja, aku suka sekali Kyuhyun-ssi menyanyikan lagu itu” ucap Taeyeon antusias

“Sooyoungie, kau mau lagu apa?”

“Terserah!” Jawabnya ketus, ada apa lagi dengan gadis ini? Aku memang harus lebih sabar menghadapinya. Sesuai dengan permintaan Taeyeon akupun menyanyikan Lagu Isnt She Lovely, saat menyanyi seperti biasa aku dapat melihat bagaimana gadis-gadis akan melongo terpesona mendengar suaraku, dan dapat kulihat kedua gadis di hadapanku melongo kagum memandangiku menyanyi, Sooyoung dari tadi cemberut kini kulihat tersenyum tipis mendengarkan aku bernyanyi, rupanya hatinya luluh juga dengan suaraku. Aku menatapnya sambil tersenyum, yaa sesuai dengan judul lagunya, aku bermaksud menujukan lagu itu untuknya agar ia tak cemberut lagi. ia yang sepertinya sadar, wajahnya langsung berubah cemberut kembali sambil mengalihkan pandangnnya dariku.

Satu lagu selesai, kebetulan lagu yang terputar berikutnya, adalah lagu way back into love yang biasa ku nyanyikan saat duet dengan Seohyun. Ku hampiri Sooyoung kemudian

“Sooyoungie, maukah kau berduet denganku?” tanyaku padanya, namun ia malah memalingkan wajahnya enggan

“Aku sedang tidak ingin bernyanyi” jawabnya singkat.

“Sudahlah  Kyuhyun-ssi, dia sedang tidak mood, bagaimana kalau duet denganku saja? Begini-begini aku juga bisa menyanyi looh” karena Sooyoung menolak ajakanku, akupun menyanyi dengan Taeyeon saja. Benar saja apa yang di katakan Taeyeon suaranya memang cukup bagus, sayang sekali tidak di eksplor, ditengah  nyanyianku aku dapat melihat wajah Sooyoung makin suntuk saja. Aku pun langsung mematikan  music.

“Yaaah, kenapa dimatikan Kyuhyun-ssi?” Tanya Taeyeon kecewa.

“Aku lelah bernyanyi dan juga lapar bagaimana kalau kita bertiga makan di luar?”

“Makan? setujuuu!! Kajja!!” Taeyeon antusias

“Aku malas keluar!” ucap Sooyoung singkat.

“Ayolah Soo kita makan di luar. kapan lagi aku bisa makan malam dengan seorang idol?” pinta Taeyeon memelas, sambil menarik tangan Sooyoung, dengan wajah terpaksa akhirnya Sooyoungpun menuruti pemintaan Taeyeon.

Saat masuk mobil aku di kagetkan dengan Taeyeon yang tiba-tiba duduk di sampingku, sedangkan dengan wajah malasnya Sooyoung malah duduk di belakang. Tapi aku tidak mungkin melarang Taeyeon duduk di sampingku, biar bagaimanapun dia adalah sahabatnya Sooyoung, dan aku teringat kata-kata Sooyoung, tentang bagaimana perasaan seorang fans yang bertemu dengan idolanya, mungkin saat bertemu denganku Taeyeon sedang merasakan hal yang sama seperti yang di rasakan Sooyoung saat bertemu Changmin, jadi aku juga harus menyenangkan hati seorang Fans bukan?. Lagipula walaupun dia istriku, Sooyoung juga tidak mungkin cemburu kan? Dia kan tidak pernah menganggap aku suaminya.

 

Restaurant

Aku mengajak Sooyoung dan Taeyeon ke sebuah restorant di daerah gangnam, yang merupakan restoran langgananku, restorannya cukup sepi dan cukup aman bagiku dari jangkauan fans ataupun paparazzi jadi tidak perlu repot-repot menyamar.

Saat bejalan menuju restoran, lagi-lagi aku di kejutkan dengan Taeyeon yang tiba-tiba menggandeng tanganku, dan lagi-lagi Sooyoung hanya berjalan lambat di belakang kami, beberapa kali aku menoleh ke belakang dan dapat ku lihat Sooyoung memasang tampang ditekuk, entah kenapa aku jadi merasa tidak enak padanya, tapi sekali lagi aku tidak mungkin menolak Taeyeon.

Selama makan, kuperhatikan Sooyoung tampak tidak bersemangat seperti biasanya, padahal aku sudah sengaja berkorban agar dia tidak marah lagi dengan memesan makanan yang didominasi oleh sayuran untuk ku makan sendiri.

“Woaah, makanan ini benar-benar enak,” ungkap Taeyeon namun tak ku hiraukan karena aku sedang sibuk memperhatikan tingkah Sooyoung.

“Kyuhyun-ssi, kau Vegetarian ya? kenapa hanya makan sayur saja?” Tanya Taeyeon keheranan melihat makananku.

“tidak, hanya saja seseorang selalu memaksaku makan sayur, jadi lama-lama aku jadi terbiasa makan sayur” jawabku, ku lihat sekilas Sooyoung memandangku kemudian beralih ke makanannya lagi.

“Jinjja? Orang itu benar-benar hebat, padahal yang aku lihat dari fakta-faktamu di internet kau membenci sayur”

“Hahaha, dia memang benar-benar hebat hingga membuat aku mati kutu di hadapannya” sindirku

“waah, ternyata sang Evil maknae bisa terkalahkan juga haha. ngomong-ngomong ini pertama kali aku makan-makanan semahal ini bersama seorang idol besar, hari ini aku benar-benar beruntung!!”

“Jinjja? Kalau begitu aku akan sering-sering mentraktirmu” setelah mengucapkan itu, tiba-tiba aku mendengar Sooyoung menghampaskan garpu dan pisaunya. Ada apa sebenarnya dengan dia? kenapa dia sepertinya tidak suka kedekatanku dengan Taeyeon sahabatnya? apakah perkiraanku ini salah?

“Kau kenapa Soo?” Tanya Taeyeon,

“Aku sedang tidak enak badan, aku mau pulang saja” katanya

“tapi kan makananmu belum habis” kata Taeyeon lagi

“Aku mau pulang” ucapnya sambil berdiri dari tempat duduknya lalu dengan cepet ia berjalan ke luar restorant, aku dan Taeyeon terpaksa bergegas mengikutinya.

JJJJ

Terlebih dahulu aku mengantar Taeyeon sampai ke rumahnya, selama dalam perjalanan kami terus saja diam, Sooyoung yang duduk disampingku hanya memfokuskan pandangannya ke depan tanpa terlihat ada minat untuk bicara. Sesampainya di depan gedung apartemen, buru-buru Sooyoung langsung saja turun tanpa memperdulikan aku, akupun hanya bisa menyusulnya dari belakang, sesampainya di dalam apartemen pas di depan pintu kamarnya, aku langsung menahannya saat ia akan membuka pintu kamarnya,

“Kau ini kenapa sih?” tanyaku

“lepaskan! aku mau masuk!”

“Kenapa kau langsung pergi?”

“Sudah kubilang aku tidak enak badan” katanya sambil berusaha memutar kenop pintu kamarnya namun segera kutahan.

“Apakah sekarang kau cemburu?”

“Apa??”

“Kenapa kau tampak tidak senang aku dekat dengan Taeyeon? Apa kau cemburu?”

“Cish, konyol!! Untuk apa aku merasa cemburu dengan kalian, apa kau pikir aku menyukaimu? Tidak sama sekali, dan tidak akan pernah!!” setelah mengucapkan itu buru-buru Sooyoung masuk ke dalam kamar dan menutupnya di hadapanku. Sesaat kemudian dari dalam kamar aku kembali mendengar suara isakan, ada apa sebenarnya dengan dia? Kenapa dia malah menangis lagi? Gadis ini suka sekali menangis karena hal-hal sepele dan tidak jelas, membuat orang merasa serba salah di buatnya. Tapi kali ini aku biarkan saja dia seperti itu, hanya dia sajalah yang tau apa yang membuatnya menangis seperti itu.

 

Sooyoung Pov

 

Omo! Kenapa aku lagi-lagi menangis? Sejak menikah dengan Kyuhyun, aku jadi sering sekali menangis karena sesuatu yang tidak jelas. Dan kali ini semakin tidak jelas, apa sebenarnya yang aku tangisi? Bahkan diriku sendiri juga tidak tau penyebabnya, Apakah benar yang di katakan Kyuhyun, aku cemburu karena dia dekat denganTaeyeon? Ataukah karena aku sudah mengerti betapa menderitanya Kyuhyun selama ini karena perlakuan kasarku? Cemburu? Entah kenapa tadi saat melihat kedekatan mereka aku benar-benar tidak tahan lagi, dan kuputuskan untuk cepat-cepat pulang, tapi Itu tidak mungkin, aku tidak mungkin cemburu melihat kedekatannya dengan Taeyeon, mungkin ini karena aku benar-benar sudah menyadari perbuatanku yang begitu kasar selama ini terhadap Kyuhyun, aku terlalu merasa bersalah dan berdosa padanya, yaa pasti karena itu.

Hingga tengah malam aku belum bisa juga tidur, Aku terus berpikir, selama ini betapa tidak adilnya aku kepada Kyuhyun, selama ini aku selalu menanamkan kebencian dalam hatiku kepada Kyuhyun sejak awal pernikahan kami atas kesalahannya yang membuat kami terpaksa harus menikah, meskipun selama ini aku tidak pernah bisa benar-benar membencinya. Apalagi melihat sikapnya yang sama sekali jauh dari perkiraanku selama ini. Kyuhyun yang dulu aku anggap sombong, Kyuhyun yang dulu aku anggap Evil seperti julukannya, dan semua hal-hal buruk tentang dia. Tapi semua itu salah setelah aku mengenalnya, dia bahkan selalu saja mengalah kepadaku, dia selalu saja terima dengan permintaanku yang macam-macam, dia bahkan selalu perhatian dan mengkhawatirkan aku, arrrgh aku benar-benar merasa jadi orang paling jahat sekarang. Lalu kenapa aku masih saja bersikap sinis padanya? Sepertinya sudah saatnya aku memaafkannya, Yeah mulai sekarang, aku akan membuang jauh-jauh kebencianku ini, mulai sekarang aku akan mencoba menjadi istri yang baik bagi Kyuhyun, yeah besok pagi aku akan minta maaf padanya.

***

 

Kyuhyun Pov

Aku bangun pagi-pagi sekali untuk packing dan beres-beres karena pagi ini aku harus berangkat ke Taiwan. Dua hari yang lalu, mendadak manajer memberitahu kami bahwa keberangkatan kami ke Taiwan untuk promo album terbaru Suju M, di majukan dua minggu lebih awal dari jadwal semula, dan hari ini adalah hari keberangkatan kami dan rencananya selama sebulan aku akan berada di  Taiwan untuk itu.

Aku belum memberitahukan hal ini kepada Sooyoung, karena belum ada waktu yang tepat untuk memberitahukannya, rencananya tadi malam aku ingin memberitahukannya namun tidak bisa karena dia kembali mengambek. Setelah beres-beres selesai, akupun memutuskan mendatangi kamar Sooyoung untuk berpamitan padanya.

Tok Tok! “Sooyoungie!” Panggilku setelah mengetuk pintu kamarnya, namun tak ada suara, ku ketuk pintu sekali lagi lalu memanggilnya, namun tetap tak ada jawaban, mungkin dia masih tidur. ku putar kenop pintu kamarnya dan ternyata tidak di kunci, kini kudapati di atas tempat tidurnya ia masih tertidur pulas sambil memeluk guling. Pelan-pelan aku berjalan mendekatinya. Tampaknya dia tidur pulas sekali, mungkin semalaman dia tidak tidur karena menangis. Aku lalu berjongkok agar bisa mensejajari posisinya.

Untuk beberapa saat ku tatap wajah polosnya yang sedang tertidur pulas. “Kau cantik sekali dengan wajah damai seperti ini Soo” ucapku padanya walaupun ia tak mungkin mendengarnya. “Sooyoungie, kenapa kau suka sekali menangis dan membuat suamimu ini merasa seperti pria tak berguna?” lanjutku lagi namun ia masih pulas. “Mianhe Soo, aku pergi tanpa minta izin dan perpamitan langsung terlebih dahulu, kau tau kita tidak akan bertemu selama sebulan? jujur saja ini begitu berat bagiku. apakah kau akan rindu padaku Soo? kau tidak perlu tanyakan bagaimana aku, karena tidak peduli kau akan merindukanku atau tidak, aku tetap akan sangat-sangat merindukanmu” ucapku sambil tersenyum lembut walau ku tau dia tak mungkin melihatnya.

Ku beranikan diriku membelai setiap inchi wajahnya, mulai dari keningnya yang indah dan sangat kusukai, berlanjut ke matanya yang bulat dan selalu saja menangis dan memancarkan kemarahan padaku, hidungnya dan bibirnya yang mungil, terakhir ku belai kedua pipi chubbynya. Arrrgh, Tuhan aku pasti akan sangat merindukan wajah ini, kenapa pergi sebulan merasa 100 tahun tak akan melihatnya? Terakhir kali, sebagai tanda perpisahan,  ku kecup lembut keningnya cukup lama dan akhirnya melepasnya, sebelum ia terbangun ‘Kau jaga diri baik-baik ya Chagi’ ucapku terakhir kali.

Aku tidak tega membangunkannya, jam 9 jadwal penerbangan kami, sudah tidak sempat lagi untuk menunggu sampai Sooyoung bangun, akhirnya ku putuskan untuk menulis surat  saja. Setelah melipat surat itu dan menaruhnya di meja kecil di samping tempat tidur Sooyoung, akupun memutuskan untuk meninggalkan kamar Sooyoung dan bersiap untuk berangkat.

 

Sooyoung Pov

 

Hoaaaamh, badanku pegal sekali setelah bangun tidur, mungkin aku terlalu lama tidur. Jam berapa sekarang? Ku lirik jam beker di atas meja kecil di samping tempat tidurku dan aku terlonjak kaget melihat jarum jam yang sudah menunjukkan jam 9 pagi, jam 9 ini kan aku ada kuliah, Eottokke? Aku terlambat, sudah tidak mungkin lagi aku mengejar mata kuliah ini, sudahlah aku pasrah saja, padahal sebagai langkah awal menjadi istri yang baik, aku berniat akan bangun pagi untuk memasakkan sarapan yang enak untuk Kyuhyun, tapi semuanya berantakan karena aku bangun kesiangan, ngomong-ngomong Kyuhyun masih di sini atau sudah pergi ya?. Lalu tanpa sengaja aku mendapati sesuatu di samping jam beker, sebuah surat? Surat apa ini?

Segera ku raih surat itu dan dan kubuka lipatannya, ada sebuah tulisan di dalamnya, akupun mulai membacanya. Deg! Hatiku langsung tersentak saat selesai membaca surat dari Kyuhyun yang di tujukannya untukku itu. Dia pergi? Taiwan? Sebulan? Kenapa lama sekali? Bahkan dia belum berpamitan padaku. kenapa dada ini begitu sakit mengingat aku tidak akan bisa bertemu dengannya selama sebulan? Kesedihanku bertambah mengingat semalam bukannya aku berbaik hati padanya, aku malah marah-marah tidak jelas padanya,  Tanpa bisa ku tahan lagi, air mataku benar-benar keluar begitu saja. Andwe! Kyuhyun tidak boleh pergi begitu saja! aku bahkan belum memberinya izin untuk pergi. Aku harus bertemu dengannya, dia harus berpamitan padaku secara langsung. Yaa, aku harus segera menyusulnya ke bandara, harus.

 

Bandara Incheon

 

Setibanya di bandara, dengan tergesa-gesa aku berjalan menelusuri setiap sudut bandara mencari sosok Kyuhyun, namun tak kunjung ku temui  sosoknya, aku sudah tak memperdulikan tatapan orang-orang yang memperhatikan penampilanku yang cukup awut-awutan, tanpa membersihkan diriku aku memang langsung ke sini.

Akupun memutuskan bertanya kepada bagian pelayanan bandara. Dan aku harus menerima kenyataan bahwa tenyata pesawat yang di tumpangi Kyuhyun, sudah lepas landas 15 menit yang lalu, kakiku langsung lemas mengetahui itu. Yah mulai hari ini hingga satu bulan ke depan aku tidak akan bisa lagi melihat Kyuhyun, aku hanya bisa bersandar di kursi bandara sambil menangis sejadi-jadinya. Omo! Kenapa rasanya begitu sakit… dadaku serasa begitu sesak. Kepergian Kyuhyun menyadarkan aku satu hal, bahwa seseorang akan terasa sangat berharga, saat ia tak ada dalam jangkauanmu lagi.

TBC

 

Alhamdulillah, selesai juga dah part ini. Miann kalau kurang memuaskan. Tapi tolonglah, suka gak suka koment dan like aja lah ya, kalau gak suka ya pura-pura suka aja *idih maksa, senenginlah hati author sekali-sekali yang udah bikin fan fict ini, dengan keringat, darah dan air mata, kkkk Lebay amat ah.

 

Segala sesuatuanya kan emang butuh peningkatan, jadi author naikin lagi nih ya kuota komentnya jadi minimal 100, kalau masih 90 an, Author pikir-pikir dulu deh, tergantung isi komen-komennya lebih panjangan apa gak. Readers gak mau kan gak liat next part nya lagi? Soalnya di part-part berikutnya bakal banyak romantic momentnya loh, terus karena ini udah part 6, part NC nya juga semakin dekat, jiaaah Readers yadong langsung tergiur.

 

Sampe di sini dulu ya, Annyeong…..

Advertisements

16 thoughts on “A Perfect Marriage Part 6

  1. aaaaahhhh
    andweeeeee

    knp kisah cinta kyuyoung bgitu rumitnya!!
    aaahh kyu d sana jgn selingkuh ya..
    ak ad firasat jgn” tae suka ma kyu..?

    aaaahhh andweee
    author harus kyuyoung ya!!~

    auhtor klw mw bkin nc kasih ke aku y.. ak srg coment loh^^
    gomawo for ffmu^^

  2. hwaaa disini part6 nya udh keluar, untung aku mampir kesini :>
    penasaran bgt kenapa soo gak dibikin ketemu aja sama kyu. kan penasaran jadinya gimana sikap soo ke kyu.
    part selanjutnya ditunggu 🙂

    • Gomawoo, udah rcl. part 7 8 nya udah publish. tapi part 8 belum ada di KSI masih di blog ini aja. kalo udah publish di KSI RCL juga ya. biar aku tw brapa banyak yang udah baca FF ku. Gomawoo

  3. wahhhhh makin seru ne,,,,
    penasaran bgt gmn kelanjutannya,,,
    akhirnya soo unni nyadar jg qlo da sk ma kyu oppa,,,

    wah kyu oppa lama bgt prgnya…
    mpe sebulan lg….

    fighting author,,,
    smoga makin semangat bwt ff ne,,,

    • part 7 8 nya udah aku publish loh. part 8 nya baru ke publish di blog ini, kalo di KSI belom. tapi kalo bisa komen yang di KSI juga ya, biar aku tau berapa banyak yang udah baca ff in. Gomawoo

  4. i love this story ,
    aku bru tau ada situs gini dan pas bca cerita ini ak langsung ketagihan (≥∇≤)
    gak sabar nunggu next part ny ッ

  5. Hhf, knp bru skrang kau mnydri prsaanmu choi sooyoung?? Tp smoga d next partx kyuyoung mkin romantis neh. . .

    • Reader APM yang baru ya? part 1-4 author publish di KSI, waktu itu author blom punya blog ini, jadi kalau mau baca silahkn seach judulnya di KSI aja. Gomawoo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s