A Perfect Marriage Part 7


Judul     : A Perfect Marriage
Author   : Choi Runnisa
Cast       : Super Junior Kyuhyun
                 Choi Sooyoung
                 DBSK Changmin
                 Other Cast: Kim Taeyeon,SNSD Seohyun
Genre    : Romance, Comedy,  Galau (?)
 
 
Curhat dikit ya ders, sebenernya Author rada sedih ngeliat koment-koment di part 6 kemarin yang gak sebanyak part 5 nya. Padahal author berharap lebih sama part 6. Semangat author buat ngelanjutin fan fict ini jadi agak kendor, tapi berkat readers baik hati yang tetap setia dan dermawan udah pada mau RCL hingga mencapai target, author jadi punya semangat lagi buat ngelanjutin dan buat FF ini lebih baik semaksimal mungkin. Author berharap di part ini lebih banyak lagi RCL Amiin… dan buat para Siders, gak ada kata lain selain “Bertaubatlah” .
 
Happy Reading aja,,, Semoga suka ya!!!
 
Author Pov
 
To Kyuhyun:
Yya!! Cho Kyuhyun, Kenapa pergi tidak bilang bilang?
“Aiish, ini terlalu kasar” Delete
To Kyuhyun:
 
Jaga dirimu baik-baik ya di sana, jangan lupa makan dan minum vitamin, dan  jangan terlalu lelah.
 
“Ani ani ani, ini terlalu kentara”. Delete
 
To Kyuhyun:
 
 
Cepat kembali L
‘Aiiish, apa-apaan ini? di mana harga dirimu Choi Sooyoung?’ Delete
“Arrgh, Eottokke? apa yang harus kukatakan?” gerutu Sooyoung saat ia sedang duduk di salah satu meja pelanggan yang kosong tempat kerjanya, dari tadi restoran siap saji tempat ia bekerja itu sedang sepi pelanggan, jadilah seharian Sooyoung hanya sibuk mengutak-atik hand phone miliknya, dengan malas ia letakkan handphonenya itu di atas meja, lalu di lipatnya kedua tangannya di atas meja untuk menopang dagunya. Yaa, setelah menunggu cukup lama telepon dari Kyuhyun yang tak kunjung meneleponnya, ia pun berinisiatif untuk mengirimkan pesan padanya duluan, tapi Sooyoung dilanda kebingungan memilih kata-kata yang tepat, sebagai pesan singkat untuk di kirimkan kepada suaminya, Kyuhyun yang baru beberapa jam lalu berangkat ke Taiwan.
 “Aaah, untuk apa aku harus mengirimkan pesan singkat padanya? Toh dia juga pergi tanpa bilang-bilang padaku, setidaknya dia meneleponku, tapi sampai sekarang dia bahkan belum menghubungiku sama sekali”  Ia berbicara pada dirinya sendiri
“dia sudah sampai atau belum ya? kenapa sampai sekarang belum menghubungiku juga?”
“aissh, Yyaa Choi Sooyoung! kau ini kenapa sih? Merasa bersalah ya merasa bersalah, tapi kenapa sepanjang hari di otakmu hanya diisi oleh bayangan Cho Kyuhyun?” Omelnya kepada dirinya sendiri
“Yyaa! kau sedang apa dari tadi sibuk bicara sendiri? itu ada pelanggan, giliranmu melayani mereka” Ucap Taeyeon yang tiba-tiba muncul di hadapan Sooyoung, mendengar perkataan sahabatnya itu Sooyoung hanya bisa mengangkat kepalanya malas
.
“Itu,,, sudah dilayani oleh Jisung” ucap Sooyoung tanpa semangat lalu meletakkan kembali kepalanya di atas meja sambil menatap kosong Handphonenya. Melihat prilaku yang tidak biasa dari sahabatnya itu Taeyeon akhirnya menarik kursi dan duduk di hadapan Sooyoung.
“Marhaebwa, ada apa denganmu seharian ini?” Tanya Taeyeon
“tidak apa-apa, aku hanya sedang tidak mood saja”
“Lantas kenapa dari tadi kau hanya menatapi handphone mu sambil menggerutu tidak jelas seperti itu? Apa kau sedang ada masalah dengan Kyuhyun Oppa?”
“Sudah ku bilang tidak ada apa-apa”
“Aigoo, terserah kau sajalah kalau tidak mau cerita. Oh ya, Soo ah, Ngomong-ngomong soal Kyuhyun Oppa, apa kabar dia? Apakah dia tidak menitip salam padaku? hehehe”
“Cish, Oppa? Sejak kapan kau memanggilnya Oppa? Lagipula kau jangan mimpi, tentu saja tidak dan tidak akan pernah!!” Sooyoung langsung mengangkat kepalanya dan meninggikan suaranya
“Issh, marah-marah lagi. Arra arra, aku tau Nyonya Cho sedang marah, takut suaminya yang tampan itu aku rebut, Hahaha”
“Yyaa! Siapa yang marah? aku hanya mau membuka matamu lebar-lebar, Kyuhyun tidak mungkin menyukaimu karena dia sudah punya…” Sooyoung malu untuk meneruskan ucapannya.
“Hayoo punya apa? punya istri maksudmu? Yaa, mau bagaimana lagi? istrinya saja tidak peduli padanya, sayang kan mahluk sesempurna itu di sia-siakan? Yaah, aku sih mau-mau saja menggantikan peran istrinya”
“Yyaa, kim Taeyeon!! Kau ini bisa tidak berhenti menjadi orang menyebalkan?. Lagi pula asal kau tau saja, selama sebulan ini kau tidak akan bisa bertemu dengan Kyuhyun lagi, karena dia sedang di Taiwan untuk waktu satu bulan”
“Yaah, aku sudah tau, semalam kami mengobrol di telepon cukup lama dan Kyuhyun Oppa bercerita akan berangkat ke Taiwan, aku bahkan menitip oleh-oleh padanya, hehehe”
“Apa?? jadi kau sudah tau, dia sendiri yang memberitahukannya padamu?”
“Eoh”
“Issh, Cho Kyuhyun menyebalkan! dengan Taeyeon dia bisa memberitahunya secara langsung sedangkan padaku tidak, dia anggap aku ini apa?” Gerutu Sooyoung pelan namun masih terdengar jelas oleh Taeyeon. Taeyeon mengamati prilaku sahabatnya itu dan menangkap aura cemburu di wajahnya.
“Hahaha, sekarang aku tau…”
“Tau apa? kau tidak usah sok tau” Tanya Sooyoung tak sabar
“Tau kalau penyebab seharian ini kau tidak bersemangat dan uring-uringan seperti ini karena ditinggal Kyuhyun selama 1 bulan, dan dia sama sekali tidak berpamitan padamu kan? Hahaha!”
“Yyaa! Kim Taeyeon!”
“Kau jangan salah paham, semalam Kyuhyun Oppa bilang padaku kalau kau mengambek lagi dan mengunci diri di kamar, padahal sebenarnya dia ingin berpamitan padamu, makanya jangan terlalu kejam padanya, kau sendiri kan yang akhirnya menyesal?” Sooyoung langsung merengut mendengar itu, rasa bersalahnya semakin bertambah.
“Tenanglah Soo ah, kau tidak perlu khawatir, aku bisa mengerti perasaanmu, aku tidak mungkin merebut suamimu itu. lagi pula seperti yang kau katakan, Kyuhyun Oppa tidak mungkin tertarik padaku”
“baguslah kalau kau sadari itu”
“Yah, karena Kyuhyun Oppa yang tampan itu begitu bodoh hingga mencintai gadis kejam sepertimu”
“Apa maksudmu?”
“dari cara dia menatapmu aku dapat melihat bahwa Kyuhyun Oppa begitu mencintai istrinya, walaupun istrinya ini begitu ppabo”
“Apa kau bilang? Yyaa!” Sooyoung meninju pelan lengan Taeyeon, karena perkataan Taeyeon itu, wajahnya mendadak langsung bersemu merah.
“Chieee, wajahmu memerah seperti kepiting rebus Sooyongie.. Tapi kau jangan senang dulu, lihat ini” Taeyeon lalu menunjukkan sebuah majalah kepada Sooyoung, pada Cover majalah itu tampak jelas model dari majalah itu adalah seorang Pria dan seorang Gadis yang tampak serasi dengan berpose mesra, Sooyoung mengenal baik sosok Pria di majalah itu, dia adalah suaminya sendiri Cho Kyuhyun, dan si gadis adalah salah satu member dari Girl band ternama di korea selatan yaitu Seo Juhyun.
“Dialah sainganmu yang sesungguhnya” Lanjut Taeyeon lagi
“Apa??”
“Kau pernah dengar Seokyu Couple? Yah Seohyun dan Kyuhyun, karena sama-sama magnae dan punya banyak kesamaan Mereka menjadi salah satu pasangan yang punya banyak penggemar, dan SME sangat memanfaatkan hubungan mereka itu”
mendengar penjelasan  Taeyeon, Sooyoung hanya bisa menatap nanar gambar suaminya tampak begitu mesra merangkul Seohyun. Ya harus Sooyoung akui kedua maknae itu memang tampak serasi dan memiliki banyak kesamaan, yang satu tampan dan yang satunya cantik, tidak salah jika manajemen mereka memasangkan mereka jadi sebuah couple. Nama Seokyu Couple memang tidak asing di telinganya, bahkan jauh sebelum ia menikah dengan Kyuhyun, tapi kenapa kali ini perasaannya jadi tidak menentu seperti ini?  Sooyoung lalu meletakkan majalah itu lalu bangkit dari kursinya.
“untuk apa kau menunjukkannya padaku? aku tidak peduli, itu bukan urusanku” katanya lalu berpindah ke meja kosong lainnya.
“Issh, gadis ini gengsian sekali! pada sahabatnya sendiri saja tidak mau jujur kalau sebenarnya dia cemburu, kkkk” gerutu Taeyeon.
“Yaa! Aku dengar sekarang kebetulan SNSD sedang di Taiwan, mungkin saja mereka sedang bertemu sekarang” teriak Taeyeon lagi, Sooyoung hanya pura-pura tidak peduli namun dalam hatinya terjadi sebuah pergolakan.
Sooyoung Pov
Ya Tuhan ada apa dengan hatiku? kenapa tiba-tiba aku ingin menangis memikirkan Seokyu Couple itu? Kata Taeyeon tadi SNSD juga ada di Taiwan sekarang. Mungkinkah sekarang mereka bertemu? Jangan-jangan sampai sekarang Kyuhyun belum meneleponku karena dia sibuk dengan pasangan duetnya itu? Cish, kenapa juga aku harus peduli? bukankah dalam pernikahan kami memang berselingkuh itu di halalkan? dia bahkan lebih memilih memberitahukan Taeyeon soal kepergiannya, sedangkan padaku tidak, mereka juga telepon-teleponan lagi, aissh menyebalkan!
 “Yyaa Cho Kyuhyun menyebalkan! Aku benci kau! Kau memang tidak pantas mendapatkan perlakuan manis dariku!!” Ucapku sambil memandangi gambar Kyuhyun yang kini menjadi wallpaper Handphoneku, Yeah tadi iseng-iseng aku browsing poto-poto Kyuhyun di internet dan ku download salah satu gambarnya, aisssh kalau begini aku seperti fansanya saja, apa aku ganti saja ya wallpaperku? Bukankah akan lebih menarik dilihat jika aku memasang poto bratt pitt atau DBSK?. Aniyo, untuk sementara waktu sekali-sekali biarkan poto Kyuhyun yang menghiasi layar Handphoneku.
Pada detik berikutnya handphoneku yang dari tadi ku genggam berbunyi tanda panggilan masuk, kupandangi layar handphone ku yang tertera di sana nomor tak di kenal, mungkinkah ini dari Kyuhyun? Ya ini pasti dari Kyuhyun, bersiaplah Cho Kyuhyun, telingamu akan panas karena aku benar-benar akan mengomelimu!!
“Yyaa, Cho Kyuhyun!! Ppabo! Kenapa baru menelepon sekarang? Kau sudah bosan hidup ya?” bentakku kepada si penelepon yang ku yakini Kyuhyun.
“Yoboseo” ucap seseorang dari seberang sana setelah aku berhenti mengomelinya, tapi suaranya berbeda, ini suara seorang pria tapi bukan suara Kyuhyun.
“Yy…yoboseo”
“Ini benar Choi Sooyoung?” Tanya suara yang semakin lama terdengar tak asing di telingaku itu.
“Nne,,, Nuguseo?”
“Sooyoung-ssi ini Changmin DBSK”
“Nugu? Cc Changmin DBSK?”
“Nee”
“Changmin? Ya! Gojimal! Kalau kau bisa mengaku sebagai Changmin DBSK maka aku juga bisa mengaku sebagai member Yoona SNSD, Aku sedang tidak mood meladeni orang tidak jelas” Klik setelah puas membentak orang itu, lalu buru-buru ku matikan saja teleponnya, kenapa di saat-saat seperti ini masih ada saja orang iseng? namun Handphoneku kembali berbunyi dan dengan nomor yang sama yang barusan menelepon. Dengan malas terpaksa ku angkat lagi panggilan itu.
“Apa lagi Changmin palsu?”
“Ini benar-benar Changmin DBSK Sooyoung-ssi, masa kau tidak mengenali suara idolamu sendiri sih? Mengakunya fans berat?” mendengar kata-katanya itu aku berpikir sejenak, apa benar yang menelepon ini Changmin DBSK? Ya suaranya memang mirip sih….
“Cc…Changmin. Ini benar-benar Changmin DBSK?” tanyaku melembutkan suaraku.
“Kau masih tidak percaya? Aku tau, kau sedang duduk di sebuah meja mengenakan T-Shirt merah dan topi merah kan?”
“Bagaimana kau tau?”
“Coba kau menoleh ke sebelah kananmu” dengan cepat aku menoleh ke sebelah kananku, yang ku dapati seorang pria mengenakan topi putih sedang duduk sendiri di salah satu meja sambil menelepon, untuk beberapa saat ku amati pria itu sebelum akhirnya dia membuka topinya dan memperlihatkan wajahnya yang menunjukkan dengan jelas kalau dia memang benar-benar Changmin DBSK, ia kini tersenyum lebar padaku. Buru-buru ku matikan handphoneku dan berlari ke arahnya lalu menarik kursi dan duduk di hadapannya.
“Changmin-ssi, ternyata ini benar-benar kau, hehehe, miann tadi sudah meragukanmu”
“Tidak apa-apa, dari tadi ku perhatikan kau memang sepertinya sedang tidak mood, dan kerjaanmu hanya mengutak atik handponemu sambil bicara sendiri. Aigoo! di tempat kerja mana boleh seperti itu? Itu namanya makan gaji buta”
“Jadi dari tadi kau memperhatikanku? Sejak kapan kau duduk di sini dan memperhatikanku?”
“Sejak kau bicara sendiri dengan handphone mu”
“Jinjja? Aisssh memalukan!”  aku tertunduk malu di hadapan Changmin
“Hahaha, tidak apa-apa, kau tampak lucu bertingkah seperti itu, aku senang melihatnya, ngomong-ngomong, kenapa kau tadi mengira aku ini Kyuhyun? Apakah kau sedang ada masalah dengannya?”
“Hah? I…itu…”  Omonganku segera terputus ketika tiba-tiba Taeyeon muncul menghampiri kami.
“Yyaa! Choi Sooyoung! bukannya melayani pelanggan malah asik-asik mengobrol! Minggir! Biar aku yang layani pelanggan ini! Kau bersih-bersih saja sana! Eoh… MmmmMax?” Taeyeon tiba-tiba menarik tanganku menjauhi Changmin.
“Itu benar-benar Max? atau penglihatanku saja?” Tanya Taeyeon
“Menurutmu?” tanyaku balik
“Jadi dia benar-benar….” Tanpa menunggu Taeyeon menyelesaikan kalimatnya, buru-buru aku kembali menemui Changmin. Dan Taeyeon tidak mau kalah dengan mengikuti aku.
“Anyeong Haseyo Changmin-ssi, selamat datang di restoran kami XXX, Oh iya perkenalkan aku Taeyeon, sahabatnya Sooyoung” ucap Taeyeon dengan suara yang dibuat seramah mungkin, sambil mengulurkan tangannya ke Changmin kemudian disambut ramah oleh Changmin.
“Anyeong Taeyeon-ssi. Jadi kau yang bernama Taeyeon? Sooyoung sempat menceritakan tentangmu padaku, kau juga seorang Cassiopeia bukan?”
“Jinjja? Hehehe tentu saja aku ini seorang Cassiopeia, Oh iya Changmin-ssi, boleh aku minta tanda tanganmu?”
“Boleh” Jawab Changmin singkat, dengan sigap Taeyeon langsung mengambil pulpen dan buku catatan dan langsung di tanda tangani oleh Changmin
“Oh iya, satu lagi bolehkah aku berpoto denganmu?”
 “Baiklah” ucap Changmin lagi, langsung saja Taeyeon merogoh kantongnya dan mengambil handpone miliknya dan berpoto bersama Changmin
“Terimakasih banyak Changmin-ssi, Silahkan memesan apa saja, gratis untuk Changmin-ssi”
“Ghamsha hamnida, miann tapi aku ke sini tidak untuk makan, tapi mau mengajak Sooyoung-ssi jalan-jalan”
“Eoh? Jalan-jalan?” aku terkejut mendengar pernyataan Changmin, benarkah dia ingin mengajakku jalan-jalan? Huaaah! Asiiik ! aku mau sekali!!
“Nee, mulai sekarang aku akan sering mengajakmu jalan-jalan. Bukankah sekarang kita adalah teman?”
“Tapi…. Aku masih harus bekerja sampai sore ini”
“Tenang saja, aku sudah minta izin kepada manajer untuk mengizinkanmu bolos kerja hari ini”
“Jinjja?!  kalau begitu baiklah” seruku tersenyum lebar
“Yaa! Sooyoungie kau mau berkencan dengan pria lain? Kau kan sudah…. Mmphphph” segera ku bekap mulut Taeyeon agar tidak bicara lagi, rupanya dia ingin membocorkan rahasia pernikahanku dengan Kyuhyun
“Kau sudah punya pacar Soo?” Tanya Changmin dengan raut wajah yang tiba-tiba mendung.
“A… Aniyayoo! Itu tidak benar, aku bahkan belum pernah pacaran, hehehe”
“Aaah syukurlah kalau begitu” Changmin kembali Cerah
“Yaa! Gojimal! lalu mau kau apakan Kyu…..aaau” lagi-lagi Taeyeon batal melanjutkan kalimatnya karena diam-diam aku mencubit lengannya
“Tidak usah dengarkan dia, dia hanya iri padaku karena bisa dekat dengan Changmin-ssi, kita pergi saja kajja!” ucapku sambil cepat-cepat menarik tangan Changmin dan meninggalkan restoran sebelum Taeyeon berkicau lebih jauh lagi.
****
Terlebih dahulu Changmin mengantarku ke apartemen untuk mengganti pakaian. Setelah itu, Changmin mengajakku sebuah tempat hiburan dan bersenang-senang. Aah ternyata pergi bersama Changmin DBSK sangat menyenangkan, dan cukup membantuku melupakan Kyuhyun ppabo itu untuk beberapa saat, ternyata Changmin seseorang yang sangat humoris dan sangat nyambung di ajak mengobrolkan banyak hal, seperti yang sudah menjadi rahasia umum, ternyata Changmin memang benar-benar seorang Shiksin, sama sepertiku, tidak heran dengan cepat akupun bisa langsung akrab dengan Changmin, sekarang hubungan kami tidak hanya sekedar seorang fans dan idolanya, tapi lebih seperti seorang sahabat, bahkan Changmin memintaku memanggilnya Oppa, dan tentu saja dengan senang hatiku aku menurutinya.
Acara jalan-jalan kami di akhiri dengan makan malam bersama. Changmin berjanji akan sering-sering mengajakku jalan-jalan jika ia tidak sibuk.
Sekitar jam 9 malam Changmin mengantarkan aku pulang ke apartemenku. Sebenarnya aku malas pulang ke apartemen dan kembali sendirian dan kesepian, tapi mau tidur di mana lagi? aku juga malas pulang ke rumah orang tuaku.
Setelah masuk ke dalam kamar, langsung saja kurebahkan tubuhku di tempat tidur. Huuft, kenapa rasanya kesepian sekali di apartemen ini? Bukannya aku sudah sering di tinggal Kyuhyun ke luar kota untuk beberapa hari? Lagipula apa bedanya dia di sini atau tidak? Toh aku juga jarang berkomunikasi dengannya? Tapi Kenapa sekarang rasanya berbeda? serasa ada yang hilang dalam diriku.
 “Kyuhyunaa? Kapan pulang?” lirihku sambil memandangi gambar Kyuhyun di layar handphoneku. Choi Sooyoung!! berhentilah memikirkan namja ppabo itu!!
Drrtdrrrtdrttt, handphoneku bergetar tanda pesan masuk segera ku buka pesan masuk itu.
From: Changmin Oppa
 
 Have  a sweet dream Cantik. Jangan lupa mimpikan aku ya ;D
 
Aku tersenyum-senyum sendiri membaca SMS itu, heemmh kenapa aku jadi merasa kegeeran seperti ini?. Pada detik berikutnya Handphoneku kembali berdering tanda panggilan masuk. Mataku membulat ketika ku lihat di layar handphone yang muncul nama Kyuhyun. Apakah kali benar-benar dia yang menelepon? Arrrgh, aku harus bagaimana?
Kyuhyun Pov
 
 
Sesampainya di Taipei aku langsung di sibukkan dengan berbagai kegiatan mulai dari jamuan makan siang dan Jumpa Fans, lalu malam harinya harus menghadiri jamuan makan malam lagi, jadilah seharian ini aku tidak ada waktu untuk istirahat, otomatis juga tidak punya waktu untuk menelepon Sooyoung, walau hanya sekedar menyampaikan kepadanya aku sudah sampai atau belum, padahal dari tadi aku sudah ingin sekali menelepon Sooyoung.
 Setelah semuanya berakhir dan akhirnya aku diberikan waktu untuk istirahat, kesempatan  itupun tidak kusia-siakan, segera kuraih Handphoneku yang seharian ini menganggur dan tergeletak di tempat tidurku, sejenak aku tersenyum-senyum sendiri memandangi wallpaper di Handponeku, di sana terpampang poto istriku, poto ini diam-diam kuambil saat ia sedang tertidur pulas menjelang kepergianku. Seharian ini aku tak mendengarkan suaranya, entah kenapa kepergianku kali ini agak berbeda dengan kepergianku ke luar negeri sebelum-sebelumnya, bedanya saat ini aku malah ingin sekali cepat-cepat pulang, yeah aku merindukan wajah gadis jutek yang sudah berstatus menjadi istriku itu. dia sedang apa ya sekarang? Apa dia sudah tidur? Yeah, aku memang harus meneleponnya, segera saja kutekan layar handponeku dan menelepon Sooyoung.
……..
Panggilanku di angkat namun tak ada suara yang terdengar.
“Yoboseyo” Ucapku,… samar-samar terdengar suara isakan dari seberang sana. Apakah itu suaranya Sooyoung atau hanya pendengaranku saja ya?
“Yoboseo” Ucapku sekali lagi
“Yyaa! Kenapa baru menelepon sekarang?” bentaknya, suaranya begitu melengking hingga aku harus menjauhkan handphone dari telingaku. Namun dapat kudengar suaranya sedikit bergetar
“Miann Soo, seharian ini aku sibuk sekali jadi baru bisa menelepon sekarang”
“Lalu kenapa kau pergi tidak bilang-bilang heeeh?” bentaknya lagi, dan kini getaran suaranya semakin terdengar jelas.
“Bukannya aku sudah menulis surat untukmu apa kau sudah baca?”
“Iya, sudah. Dan itu benar-benar menyebalkan! Apa kau tau betapa terkejutnya aku saat bangun di pagi hari dan membaca surat seperti itu? Kau ingin membuatku jantungan dengan surat semacam itu?”
“Miann Soo, aku tidak bermaksud seperti itu, ”
“Aku tidak butuh surat, tapi aku mau kau berpamitan langsung padaku, Hiks Hiks” kini tangisannya semakin jelas, membuatku semakin Khawatir.
“Sooyoungie, apa kau sedang menangis? Jebbal jangan menangis lagi”
“siapa yang menangis? Aku sama sekali tidak menangis? Kau pikir aku ini anak kecil apa yang suka menangis?”
“Tapi aku mendengar suara isakanmu”
“Nee, aku memang menangis, aku menangis karena terlalu kesal padamu! Puas? Hiks hiks”
“Miann Soo, Jebbal berhentilah menangis”
“Tidak perlu kau suruh pun aku akan berhenti menangis”
“Sooyoungie” Panggilku lembut
“Apa lagi??” tanyanya ketus dengan sisa tangisnya
“Bogoshippoyo, Sooyoungie. Neomu bogoshippo…” untuk beberapa saat dia terdiam. Lalu lagi-lagi samar-samar terdengar suara isakan.
“Cepat pulang” walau berupa bisikan tapi aku masih bisa mendengar dengan kata-kata itu dari seberang sana.
“Apa??” tanyaku memastikan.
“sudahlah aku lelah, aku ingin tidur” Tut tut tut, rupanya Sooyoung sudah mematikan teleponnya, padahal aku masih ingin mendengar suaranya. Tapi kenapa lagi-lagi dia menangis? Apa benar itu karena dia terlalu kesal padaku? atau karena ada hal lain? Rindu padaku misalnya? semoga saja karena itu. Aku belum puas bicara dengannya, Aaah aku SMS saja.
To My Lovely Anae:
Selamat tidur ya. kumohon jangan menangis lagi J
Tidak ada balasan, mungkin dia sudah benar-benar tidur. aku juga harus tidur sekarang, besok aku harus menghadiri berbagai Show.
Author Pov
 
From Kyuhyun:
 
Selamat tidur ya. kumohon jangan menangis lagi J
 
Tanpa berniat untuk membalasnya Sooyoung hanya tersenyum tipis membaca SMS dari suaminya itu, walaupun lagi-lagi ia menangis, tapi Sooyoung akhirnya lega setelah mendengar suara Kyuhyun,  malam ini iapun bisa tidur dengan nyenyak tanpa harus di hantui bayang-bayang Kyuhyun.
Keesokan Harinya
Saat bangun di pagi hari, Kyuhyun langsung saja mengecek HP nya berharap SMS nya semalam dibalas oleh Sooyoung, namun dia harus sedikit kecewa, karena ternyata tidak ada jawaban. Tapi Kyuhyun tak juga menyerah, lagi-lagi ia mengirimkan pesan kepada Sooyoung.
 To My Lovely Anae:
Selamat pagi, Sooyoungie J.
Sekarang aku mau berangkat ke lokasi Shooting video clip, doa’akan semoga lancar ya. JJ
SEND
Sejam, dua jam tak ada jawaban. Saat ini Kyuhyun bersama anggota Suju M yang lain serta manajer sedang mengadakan rapat, namun Kyuhyun malah sibuk sendiri dengan handponenya. Meskipun lagi-lagi harus kecewa karena tidak mendapatkan balasan SMS dari Sooyoung, tapi Kyuhyun masih saja penasaran dan ketagihan mengirimkan SMS kepada Sooyoung.
To My Lovely Anae:
 
Sooyoungie LLL
Beberapa menit kemudian, Kyuhyun dikejutkan dengan pesan masuk dan betapa senangnya ia mengetahui kalau pesan itu dari Sooyoung
 
From My Lovely Anae:
Yyaa, kurang kerjaan ya SMS terus? Apa kau tidak tau aku sedang kuliah?
 
“Yess!!” Seru Kyuhyun kegirangan tanpa menyadari jika ia sedang berada dalam sebuah forum, kini semua orang menatapnya heran, sedangkan sang manajer menatapnya dengan tatapan membunuh.
“Joseong hamnida!!” ucapnya sambil menunduk kepada semua orang, diskusi kembali di lanjutkan namun bukannya menyimak jalannya rapat Kyuhyun malah kembali berkutat dengan handponenya.
To My Lovely Anae:
 
Bogoshippo L
 
From My Lovely Anae:
 
Cepat Pulang!! Arra?
 
 
Kali ini Kyuhyun benar-benar girang membaca pesan terakhir dari Sooyoung, ia benar-benar sudah tidak bisa lagi menyembunyikan expresi bahagianya dengan terkekeh tidak jelas di hadapan semua orang, lagi-lagi semua orang menatapnya keheranan tapi kali ini Kyuhyun tidak peduli, ia masih saja asik dengan dunianya sendiri. Hingga kemudian ia akhirnya tersadar ketika sebuah spidol yang di lemparkan manajer melayang tepat di kepalanya. Kyuhyun hanya meringis kesakitan dan akhirnya menyudahi kegiatannya. Namun tetap saja saat ini ia sama sekali tidak menyimak jalannya rapat, kini raganya memang berada di ruang rapat bersama rekan sesama anggota Suju M, tapi hati dan pikirannya ada bersama Sooyoung.
28 hari kemudian
 
Sooyoung POV
 
Ini sudah 28 hari Kyuhyun di Taiwan. Berarti sebentar lagi dia akan pulang, Kalian tau tidak? Sejak aku membalas SMSnya, handphoneku tidak henti-hentinya bergetar dengan SMS yang masuk dari Kyuhyun, Handphoneku sudah benar-benar jadi twitter pribadi Cho Kyuhyun, Yeah hampir setiap jam bahkan setiap saat ia selalu melaporkan setiap kegiatannya dengan mengSMS ku. Bahkan hal-hal yang sama sekali tidak pentingpun ia jadikan bahan SMS padaku, awalnya aku kesal dan merasa terganggu, tapi sepertinya Kyuhyun tidak perduli.
 Lama-lama akupun jadi terbiasa dengan gangguan SMSnya, awalnya aku gengsi membalasi SMS nya yang sama sekali tidak penting bagiku itu, namun entah aku jadi tertular atau terpengaruh atau apapun itu aku lama-lama jadi meladeninya. Setiap malam kami akan ber SMS ria hingga larut, walaupun sebenarnya tidak banyak topic yang bisa kami bicarakan, paling-paling yang di bicarakan hanyalah hal-hal lucu dan banyolan-banyolan Kyuhyun, Hmmh aku merasa kembali ke zaman SMP saat sedang melakukan PDKT dengan laki-laki taksiranku.
Sering berkirim pesan dengan Kyuhyun setiap malam entah kenapa aku mulai menyukai kegiatan kami yang awalnya aku anggap tidak penting ini, walau tidak secara langsung berkomunikasi, tapi aku mulai merasa memiliki kedekatan batin dengannya, aku mulai terbiasa dengan getaran handphoneku yang bergetar hampir setiap saat, dan membaca setiap banyolan konyol Kyuhyun aku benar-benar mulai terbawa permainan konyol bin kekanak-kanakan Kyuhyun. Bahkan aku mulai gelisah dan merasa aneh jika dalam waktu beberapa jam saja tidak mendapatkan SMS dari Kyuhyun, yeah meskipun sudah sering ber SMS an dengan Kyuhyun tapi aku masih saja gengsi untuk meng SMS nya lebih dulu.
Tapi dengan begini hubunganku dan Kyuhyun malah menjadi semakin tidak jelas, inikah yang di sebut masa PDKT? Tapi bukankah kami sudah jadi suami istri, lucu sekali dalam sebuah pernikahan masih ada yang namanya PDKT bahkan jarak jauh, namun jika di sebut sebagai pernikahan, adakah pernikahan yang seperti ini? pasangan suami istri berhubungan hanya dengan berkirim pesan? Namun  jika ini yang di sebut kencan aku rasa itu lebih aneh lagi, kami sama sekali tidak pernah menyatakan perasaan kami terhadap masing-masing seperti apa. aku bahkan tidak tau perasaanku saat ini terhadap Kyuhyun, begitu pula akupun tidak tau perasaan Kyuhyun padaku seperti apa,, yeah saat ini yang terbaik adalah membiarkannya semuanya mengalir seperti air, entah bagaimana selanjutnya hubunganku dengan Kyuhyun, hanya Tuhan yang tau.
Ini sudah siang, dan sampai sekarang aku belum juga mendapatkan SMS dari Kyuhyun untuk hari ini, biasanya kalau sudah siang begini paling tidak dia akan meng SMS ku minimal 5 kali. Apakah sebegitu sibuknya kah dia hari ini hingga tidak sempat walau hanya meng SMS ku? Tapi biasanya sesibuk apapun Kyuhyun, dia pasti meng SMS ku. Apa terjadi sesuatu padanya?  Apa aku telepon saja ya? aiiish, memalukan sekali jika aku yang meneleponnya duluan. Aniyo, aku harus tau keadaannya, rasa  gengsi buang jauh-jauh dulu. Akupun segera melakukan panggilan ke nomor Kyuhyun.
Beberapa detik kemudian RBT berhenti tanda panggilanku sudah di terima dari seberang sana,
“Yoboseo…” Ucap seseorang dari seberang sana. Suara wanita? Kenapa yang mengangkat adalah suara wanita, apakah aku salah sambung?
“Yoboseo, Chogi ini bukankah nomornya Cho Kyuhyun?”
“Nee maljayo, Kyuhyun Oppa sedang ke Toilet” jawab wanita itu
“Chogi, aku sedang bicara dengan siapa?”|
“Ini dengan Seo Juhyun, apakah ada hal yang mau aku sampaikan kepada Kyuhyun Oppa?”
“A…aniyo, nanti saja aku telepon lagi” ucapku cepat lalu langsung menutup teleponnya” Seo Juhyun? wanita itu bernama Seo Juhyun? Bukankah itu nama asli SNSD Seohyun? ya tepat sekali, kenapa handphone Kyuhyun bisa ada padanya? apakah sekarang mereka sedang bersama? Berarti Seohyun juga ada di Taiwan sekarang,
Arrrgh Kyuhyun ppabo!! Awas ya kalau kau mengirimiku SMS lagi, aku tidak akan membalasnya, tidak akan!!
Handphoneku kembali berdering, ternyata panggilan dari Changmin Oppa. Dengan penuh semangat segera saja kuangkat.
“Yoboseo Changmin Oppa”
“Yoboseo Sooyoungie, kau sedang apa?”
“Aku sedang santai di apartemen saja, hari ini selain kuliah aku tidak punya kegiatan apa-apa”
“Nanti malam maukah kau makan malam denganku?”
“Makan malam?!!” hampir saja aku terlonjak kegirangan andai saja aku tidak ingat kalau aku harus menjaga imageku di depan Changmin Oppa, yeah walaupun sudah sering ke luar bersama Changmin Oppa, aku masih saja begitu girang mendapat ajakan darinya.
“Eoh, Otthe? kau ada waktu?”
“Baiklah kalau Oppa memaksa, hehe” kataku cengengesan
“Ok, nanti malam jam 7 aku jemput ya”
“Baiklah Oppa”  Klik.
Huaaah!!! Changmin Oppa mengajakku makan malam!! apakah ini termasuk namanya kencan? Aigoo Choi Sooyoung, kau memang gadis beruntung! Changmin DBSK mengajakmu kencan!!  Cish kenapa aku jadi kegeeran begini? Bukankah Changmin Oppa hanya menganggapmu Dongsaeng? Jangan bermimpi terlalu tinggi Choi Sooyoung.
 Yeah sudah hampir sebulan ini aku dan Changmin Oppa berteman akrab, kalau tidak ada kesibukan, ia pasti akan menyempatkan mengajakku jalan-jalan atau sekedar mengobrol di telepon, dengan adanya Changmin Oppa di sisiku aku jadi tidak kesepian lagi. Bersahabat dengan Changmin Oppa saja sudah merupakan keberungan besar bagiku bukan? Jadi untuk apa lagi aku berharap lebih darinya?.
……
Author Pov
Saat ini Sooyoung dan Changmin sedang berada di sebuah restoran yang cukup mewah, Changmin bahkan menyewa ruangan khusus untuk hanya di tempati makan mereka berdua, karena posisi mereka berada di lantai 24, dari atas sana dapat terlihat jelas pemandangan keseluruhan kota Seoul, bahkan sungai Haan pun dapat terlihat jelas dari sana, pada malam hari kota Seoul memang tampak jauh lebih cantik, di dalam ruangan tersebut mereka di temani oleh tiga orang pemain biola yang setia memainkan biolanya untuk menemani makan mereka, serta ada dua orang pelayan yang sejak tadi berdiri di samping mereka dan melayani mereka makan, ini pertama kalinya Sooyoung makan di tempat seperti ini bersama seorang pria tampan tentunya, suasananya benar-benar romantis,  mendadak Sooyoung merasakan sesuatu yang aneh dan tidak nyaman.
“Oppa, apa tidak salah membawaku ke restoran seperti ini? Tidak bisakah mencari yang lebih sederhana?” Tanya Sooyoung ragu kepada Changmin yang kini duduk manis menyantap makannya di hadapannya.
“Kau tidak suka tempat ini?”
“A.. aniyayoo,,, bukan begitu tempat ini benar-benar romantis, hanya saja ini terlalu berlebihan bagiku”
“Tidak,, ini sangat pantas bagi gadis cantik sepertimu, kau tau? Kau cantik sekali malam ini” Ucap Changmin sambil tersenyum lembut.
“Haha… Oppa bisa saja. aku kan jadi malu, hehe” Sooyoung  tertunduk malu, wajahku kini wajah Sooyoung sudah memerah karena malu, gadis mana yang tidak besar kepala jika di puji seperti itu oleh seorang Shim Changmin?
“Serius… Neo Neomu neomu Yeppo” Ulang Changmin dan itu semakin membuat Sooyoung besar kepala.
“Tapi Oppa, tempat seperti ini bukankah lebih cocok untuk sepasang kekasih? harusnya jangan aku yang Oppa bawa Oppa ke sini”
“Tidak, kau memang gadis yang paling tepat yang aku bawa ke sini, dan lagi jika kau merasa tempat ini lebih cocok untuk sepasang kekasih aku tidak keberatan jika kita mewujudkannya, hehehe”
“Aaah, Oppa suka sekali bercanda, aku kan jadi geer jadinya, hahaha” Sooyung tertawa garing.
“Benarkah kau Geer? Tapi aku tidak bermaksud membuatmu Geer Sooyoungie, aku serius dengan ucapanku”
“Maksud Oppa??” meskipun semakin merasa aneh, namun Sooyoung belum juga mengerti maksud Changmin. tiba-tiba handphone  Sooyoung bergetar kembali. Ada SMS masuk rupanya.
From Kyuhyun:
Miann, baru bisa SMS sekarang aku sibuk sekali hari ini…
 
Akhirnya dia meng-SMS juga, Cish sudah ku bilang aku tidak membalas SMS mu Cho Kyuhyun. Tapi tidak enak juga tidak membalasnya baiklah kubalas saja lah. Gumam Sooyoung.
To Kyuhyun:
 
 
Cish,, YA! seharian ini kau kemana saja?
 
 
 
From Kyuhyun:
 
 
Aku sibuk sekali Chagi…
 
 
 
To Kyuhyun:
 
 
YA! siapa yang mengizinkanmu memanggilku seperti itu? sibuk sekali ya bertemu pasangan duetmu itu?”
 
 
 
From Kyuhyun:
 
Maksudmu  Seohyun? Aaah aku tau sekarang kau marah karena tadi yang mengangkat teleponmu itu Seohyun kan? Chagiaa…. Kau sudah salah sangka, aku bertemu dengannya karena dia menjadi model video MV terbaru kami.
 
To Kyuhyun:
 
Aku tidak perduli, kau mau bersama siapapun itu, bukan urusanku, sudahlah jangan SMS lagi, aku sedang makan malam dengan Changmin Oppa.
 
 
 “Soo, boleh aku bertanya suatu hal padamu?” Tanya Changmin akhirnya, ia rasa ia memang harus mulai membuka percakapan di antara mereka melihat tingkah Sooyoung yang sejak tadi asik sendiri seperti tidak menyadari kehadirannya.
“Nee…” kata Sooyoung sedikit kaget. Namun lagi-lagi Changmin harus bersabar karena handphone Sooyoung kembali bergetar dan dengan semangat 45 Sooyoung membacanya. Bagi Changmin saat ini musuh terbesarnya adalah handphone Sooyoung, ingin sekali rasanya  ia membuang handphone pengganggu itu ke sungai Haan.
 
 
From Kyuhyun:
 
 
Mwoya? Changmin?? Yaa!! Aku minta sekarang kau jauhi dia!!
 
 
 
To Kyuhyun:
 
Apa hakmu menyuruhku menjauhi Changmin Oppa?? Tidak Usah pedulikan aku, kau urusi saja pasangan duetmu itu
 
“Sooyoungie, kau mendengarku?” Tanya Changmin, kali ini wajahnya tampak kesal di cueki Sooyoung.
“Eoh, miann Oppa, aku sedang membaca SMS” jawab Sooyoung yang baru buyar.
“Sooyoungie, bagaimana perasaanmu saat dekat denganku?” Tanya Changmin, kali ini wajahnya tampak serius dan kali ini Sooyoungpun memperhatikan Changmin kembali.
“Aku?? Yaa itu pertanyaan macam apa Oppa? Tentu saja aku Senang sekali. Ini sudah impianku sejak dulu, hehehe”
“Apakah hanya sekedar itu?”
“Oppa adalah orang yang sangat menyenangkan, aku senang bisa dekat dengan Oppa”
“Kau benar-benar menyukaiku?”
“pertanyaan macam apa itu Oppa? Sudah ku bilang kan sejak dulu aku sangat mengidolakanmu” Sooyoung di kagetkan dengan Changmin yang tiba-tiba saja berlutut dihadapannya lalu meraih kedua tangannya dan ia letakkan di dadanya. Sooyoung hanya menatap Changmin dengan tatapan bingung, apa sebenarnya maksud dari pria ini?  Batin Sooyoung.
“Sooyoungie,,, maukah kau jadi pacarku?” ucap Changmin lembut
“Apa??” Sooyoung masih Shock dan bingung
“Lihatlah di sana” Ucap Changmin sambil menunjukkan sesuatu si balik kaca, dan ternyata Changmin menunjukkan sebuah pertunjukan kembang api, namun bukan sembarang kembang api karena kembang itu bertuliskan kata Sooyoung, I Love You. Melihat hal itu, Sooyoung hanya tercengang tak percaya.
“Sooyoungie” panggil Changmin lembut, masih dengan kebingungannya,  Sooyoung pun menoleh ke arah pria itu.
“Sejak awal aku bertemu denganmu di inkigayo lalu, kau lah satu-satuya gadis yang selalu menjadi incaranku, aku selalu mencarimu dan berharap kita akan bertemu lagi. Dan ternyata Tuhan telah mempertemukan kita lagi, bahkan kita sudah dekat sejak sebulan terakhir ini, mungkin kita memang ditakdirkan  berjodoh dan aku tidak ingin lagi menyia-nyiakan kesempatan ini, aku ingin kau menjadi milikku Choi Sooyoung”
Sooyoung hanya bisa mematung mendengarkan setiap patah kata yang terucap dari mulut pria yang masih berlutut di hadapannya itu, di tatapnya lekat-lekat mata simetris Changmin, mencari pancaran kebohongan di sana, namun hasilnya nihil , tatapan mata indah Changmin  terlalu tulus dan Jujur.
“Saranghae Sooyoungie, Jeongmal Saranghae” ucapnya lagi dan kali ini ucapan itu hanya berdengung di telinga Sooyoung. sekali lagi Sooyoung hanya bisa bungkam tak tau harus berkata apa, Changmin benar-benar mencintainya? Kali ini ia benar-benar tak lagi bermimpi seperti dulu saat ia masih menjadi seorang siswi SMA yang sedang fanatik-fanatiknya mengidolakan seorang Changmin DBSK, Sooyoung  ingin senang tapi sesuatu mengganjal di hatinya, entah apakah itu, ia ingin berkata ‘iya’ saat itu juga pada Changmin karena ia rasa tidak perlu berpikir panjang untuk menerima seorang Shim Cangmin, dan itulah yang ia harapkan dan semua Cassiopeia impikan selama ini, tapi entah bagaimana lidahnya seakan tak mau kompromi dengan otaknya, hingga ia tak bisa berkata apa-apa lagi, dan entah darimana datangnya tiba-tiba saja malah bayangan Kyuhyun yang berkelabat di benaknya.
Sooyoung Pov
 ‘Apa yang terjadi? Apakah otakku sudah tidak beres lagi? Kenapa tiba-tiba aku memikirkan Kyuhyun padahal di hadapanku sekarang ada seorang Shim Changmin? Pria yang selama ini aku idam-idamkan dan dia sekarang berlutut di hadapanku dan mengatakan perasaannya padaku, bukankah ini yang ku inginkan? Bukankah aku harusnya senang? Bukankah aku harusnya menangis haru? Kenapa malah tiba-tiba aku merasa bersalah seperti ini? Mungkin aku terlalu Shock dan bingung, karena semuanya terlalu begitu cepat dan tiba-tiba. Yeah mungkin karena itu.
Lalu apa yang harus ku katakan pada Changmin Oppa? Aku menyukainya bahkan sangat, tapi entah kenapa setelah mendengar pernyataan cinta dari nya aku malah jadi ragu, aku malah jadi tidak bahagia selayaknya gadis yang baru saja tau bahwa cintanya terbalas.
“Sooyoungie, jawab aku” desak Changmin Oppa was was karena sejak tadi aku hanya sibuk dengan pikiranku sendiri.
“Oppa, aku tidak tau”
“Mwo??”
“Ini terlalu cepat bagiku, beri aku kesempatan untuk memikirkannya” ucapku merasa tidak enak, aku takut Changmin Oppa akan marah dan malah menjauhiku. Changmin Oppa lalu tersenyum lebar lalu berdiri.
“Yah, aku mengerti, mungkin ini terkesan terkesan cepat, dan aku pasti sangat mengejutkanmu, tapi percayalah aku benar-benar serius. Baiklah, I’ll Waiting for you. Tapi jangan lama-lama ya, hehe” katanya sambil mencolek ujung hidungku.
………
Changmin Oppa pun mengantarkanku pulang ke apartemen. Sesampainya di apartemen langsung saja kurogoh tasku dan kuambil handphoneku yang tadi sempat ku silent. ada 14 pesan masuk dan 3 panggilan tak terjawab, dan kenapa semuanya dari Kyuhyun? Segera saja ku buka pesan masuk itu.
 5 pesan pertama
 
From Kyuhyun:
 
Kau jangan salah paham, Seohyun hanyalah seperti dongsaeng bagiku.
 
 
3 pesan berikutnya
 
From Kyuhyun
 
Menjauhlah dari Changmin!!!
 
 
5 pesan berikutnya
 
From Kyuhyun:
 
Lusa aku akan pulang, tunggu aku ya. bogosippo
 
 
 
1 pesan terakhir
 
From Kyuhyun:
 
Saranghae My Anae, Jeongmal Saranghae.
 
 
Entah apa yang sebenaranya terjadi dengan hatiku, usai membaca SMS dari Kyuhyun itu tiba-tiba mataku langsung panas dan perlahan-lahan mengeluarkan cairan bening lagi, berbeda dengan perasaanku saat tadi Changmin Oppa menyatakan perasaannya padaku, walaupun hanya lewat SMS tapi kenapa aku merasa sangat terharu?.
Sekarang aku malah semakin gusar, yang jadi permasalahannya sekarang aku sendiripun tidak tau bagaimana hatiku yang sesungguhnya, aku ragu dengan perasaanku sendiri. akal sehatku selalu mengatakan inilah kesempatanku untuk mendapatkan Changmin Oppa, tidak usah berpikir panjang untuk menerima seorang Shim Changmin, tapi setiap kali aku berusaha meyakinkan hatiku terhadap Changmin Oppa yang muncul adalah bayangan Kyuhyun. Kenapa pada waktu yang hampir bersamaan, Changmin Oppa dan Kyuhyun menyatakan perasaannya padaku? Apa yang harus kulakukan?
TBC.
 
 
Miann kalau masih garing atau kurang memuaskan. Keep RCL ya Chingudeul. Annyeong!!!
Advertisements

3 thoughts on “A Perfect Marriage Part 7

  1. aisshh..
    kyuhyun cpet olg trs say that you love her sblm changmin tmbh deketin sooyoung ><
    unni ,i love this story a lot 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s