A Perfect Marriage Part 8


Image
Judul    : A Perfect Marriage
Author  : Choi Runnisa
Cast      : Super Junior Kyuhyun
Choi Sooyoung
DBSK Changmin
Other Cast: Kim Taeyeon,SNSD Seohyun, Super Junior
Genre    : Romance, Comedy,  Galau (?)

Anyeong Readers, akhirnya bisa posting part ini juga setelah dua minggu. Miann kelamaan, maklum lappy author baru selesai di baikin.

Part ini juga author bikinnya buru-buru, soalnya sebentar lagi author mau ujian jadi author pengen sebelum ujian part ini udah terposting, jadi miann kalau part ini gak masimal. Athor tetap berharap readers pada suka.

Oh iya, seperti biasa, kalo disini enternya kurang, readears bsa baca di blog aku. di nyssatwinktwinknew.wordpress.com

Happy reading ya.

>>>

Sooyoung Pov

“Yoboseyo….!” ucap suara dari seberang sana yang ku yakini suara suamiku, Cho Kyuhyun, aku hampir saja terlonjak kegirangan mendengar suaranya yang hari ini aku dengar jauh lebih merdu dari biasanya.

“Yoboseyo” ucapku dengan suara yang sengaja kudatar-datarkan, yaa mesikpun hatiku sudah berteriak histeris, tapi aku harus tetap pura-pura cuek di hadapannya, aku tidak ingin dia kegeeran kalau tau aku begitu menantikan kedatangannya, mau di taruh dimana harga diriku??

“Sooyoungie, miann aku tidak jadi pulang hari ini”

“Mwo?” Lagi-lagi aku hampir terlonjak namun kali ini karena kaget akan ucapannya, apa aku tadi salah dengar dengan ucapannya?

“Miann Soo, ada Show tambahan selama dua hari, jadi aku baru bisa pulang lusa, jeongmal miann” mendengar penjelasannya itu, sejenak aku hanya terdiam tak tau harus berkata apa, jujur rasa kecewa sudah mulai menggelayuti hatiku, aku ingin sekali mengatakan padanya untuk segera pulang, tapi rasanya lidahku tercekat hingga tidak bisa berkata apa-apa.

“Sooyoungie, kau marah? Miann” apa kau bilang? Aku marah? Geureom, aku memang marah, ani… aku kecewa!! Kau bahkan sejak beberapa hari yang lalu selalu meng SMS ku dan mengatakan akan segera pulang, tapi mana buktinya? Sebulan ditambah dua hari tidakkah itu cukup lama? Dan apa yang kau bisa lakukan agar aku tidak marah? Bisakah kau pulang hari ini juga?

“Ani, aku sama sekali tidak marah, memangnya aku siapamu harus marah? kau mau pulang kapan terserah saja, itu bukan urusanku, aku sama sekali tidak apa-apa” aku menyerocos tanpa jeda

“Soo, jangan seperti ini.. jeongmal miann, bukan maksudku untuk mengingkari janji, tapi ini benar-benar mendadak, aku tidak mungkin  mengecewakan fans”

“Iya, aku kan sudah bilang tidak apa-apa,,, sudahlah kau tidak usah pikirkan aku, kau harus membuat fansmu senang bukan?” ucapku berusaha menenangkan suaraku, aku tidak ingin Kyuhyun tau kekecewaanku.

“Baiklah Sooah, sekali lagi aku minta maaf, sudah dulu ya aku sudah harus tampil” Klik, Kyuhyun memutuskan teleponnya terlebih dahulu, dia bahkan tidak mengucapkan kata rindu, seperti yang biasa dia lakukan di setiap telepon dan SMSnya,  dan itu tentu saja menambah kekecewaanku.

Jujur saat ini aku benar-benar kecewa, bahkan rasanya aku ingin menangis, bagaimana tidak? apa dia sedang mempermainkan perasaanku??? apa artinya sms yang dia kirimkan setiap hari yang mengatakan dia akan segera pulang? apa artinya kata-kata rindu yang selalu dia umbar setiap saat? tak sadarkah dia itu semakin membuatku tak sabar bertemu dengannya? Bahkan seharian ini aku sibuk menyiapkan segalanya untuk menyambut kedatangannya. apa artinya semua ini? masakan istimewa, apartemen yang telah ku dekorasi sedemikian cantiknya lengkap dengan tulisan di dinding yang bertuliskan welcome back.

Semalam aku bahkan tidak bisa tidur hanya karena memikirkan kedatangannya, aku memikirkan bagaimana penampilanku harusnya saat bertemu dengannya, aku memikirkan kata-kata sambutan yang harus ku ucapkan, dan itu membuatku tampak seperti orang bodoh karenanya, Cho kyuhyun benar-benar membuat semuanya tampak sia-sia dan konyol, aku tau Kyuhyun pasti tidak bermaksud seperti itu, semuanya karena tuntutan pekerjaannya, biar bagaimanapun Kyuhyun adalah seorang anggota super Junior yang memiliki segudang kegiatan yang mengharuskannya harus pergi ke luar negeri, aku ingin mengerti keadaannya, dan sudah memang seharusnya seperti itu, tapi entah kenapa aku tak bisa menghilangkan rasa kecewa dalam dadaku.

Aiiish benar-benar menyebalkan!! karena kesal makanan yang sudah tertata rapi di meja makan lengkap dengan hiasan lilinnya tanpa pikir panjang lagi kulahap membabi buta, aku sudah tidak peduli dengan porsi makanan yang terlalu banyak untuk kumakan sendiri, aku sudah terlalu kesal untuk memperdulikannya dan aku pernah makan yang lebih banyak dari ini. Saat makan, aku sempat-sempatnya menitikkan air mata, entah karena masakanku yang kepedasan atau terlalu kesal. Dalam waktu 15 menit semua makanan yang tersaji di atas meja ludes berpindah ke perut kecilku. Aaah setelah makan perasaanku jauh lebih baik.

Setelah itu, semua pernak pernik dekorasi apartemen yang sudah aku buat susah payah aku copot dengan kasar, aku tidak mau sepulang Kyuhyun nanti dia tau aku sempat antusias menyambutnya. Cho Kyuhyun, kau sungguh menyebalkan!! jangan harap kau akan mendapatkan sambutan istimewa dariku seperti hari ini.

Setelah membereskan meja makan dan mencuci piring, aku masih menemukan sebotol anggur merah di atas meja makan, tadinya aku ingin minum bersama Kyuhyun, tapi jadi tidak terminum karena dia tidak datang, baiklah!! Dari pada mubazir (?) lebih baik aku minum sendiri saja, aku memang buruk dalam hal minum, tapi aku tidak peduli, sekali-sekali tidak apa-apa meneguk sebotol anggur.

Author Pov

Dalam waktu yang tidak lama, sebotol anggur itupun habis di teguk Sooyoung hingga membuatnya mulai hampir tak sadarkan diri, direbahkannya kepalanya di atas meja. Dalam tingkat kesadaran yang rendah, samar-samar ia masih bisa mendengar suara bell berbunyi, ia paksakan dirinya untuk bangkit untuk membuka pintu. Dengan langkah di seret dan oleng, Sooyoung berjalan ke arah pintu.

Setelah membuka pintu tampaklah seorang lelaki tampan bertubuh tinggi atletis, berdiri sambil tersenyum di hadapannya, dia adalah Shim Changmin, namun dalam penglihatan Sooyoung yang datang adalah Suaminya.

“Kyuhyunaa, kau sudah pulang??” ucapnya sambil berhambur memeluk lelaki di hadapannya itu

“Sooyoungie, ini aku Changmin. Kau kenapa? Kau mabuk?” Changmin mulai khawatir setelah mencium aroma anggur dari mulut Sooyoung.

“Tidak, aku sama sekali tidak mabuk Yeobo ya… mana mungkin aku mabuk di hadapan suamiku?”

“Suami?” Changmin mulai bingung.

“Yyaa! Cho Kyuhyun ppabo! Sebulan ke Taiwan kau sudah melupakan istrimu yang cantik ini? Dasar ppabo!!” Changmin rasa Sooyoung sudah benar-benar sedang mabuk berat, sampai-sampai dia menganggap saudara sepupunya adalah suaminya. Segera saja ia bopong tubuh Sooyoung ke kamarnya.

Setelah di rebahkan di atas ranjang, Sooyoung masih saja sempat ngelantur dengan mengucapkan “Kyuhyun Suamiku yang ppabo”. Changmin makin curiga dengan perkataan Sooyoung itu, Changmin bisa mengerti Sooyoung sedang dalam keadaan mabuk  hingga tidak sadar berkata seperti itu, tapi orang mabuk pun akan berkata sesuatu yang mendasar, mungkinkah Kyuhyun itu benar suami Sooyoung? Bukan sepupunya?.

Tiba-tiba handphone Sooyoung yang tergeletak di meja kecil sebelah tempat tidur Sooyoung berdering. Sooyoung tidak mungkin bisa mengangkatnya karena dia sedang tidak sadarkan diri, Changmin pun melihat layar handphone itu dan yang muncul adalah nama  Kyuhyun.

“Yoboseo” ucap Changmin

“Yoboseo? Changmina?” tanya Kyuhyun bingung

“Aku menemukan adik sepupumu sedang mabuk di apartemenmu”

“Adik sepupu??”

“Kau ini bagaimana sih? tentu saja yang aku maksudkan Sooyoung” Changmin semakin yakin Sooyoung bukanlah sepupu Kyuhyun.

“S…sooyoung mabuk? Apa yang terjadi sebenarnya? Kenapa dia bisa mabuk?” tanya Kyuhyun panik.

“Aku juga tidak tau, tiba-tiba aku menemukannya sudah dalam keadaan mabuk”

“Kau sedang apa di apartemenku?”

“tentu saja untuk menemui pacarku”

“Apa? Pacar?!!” Kyuhyun meninggikan suaranya

“Hahaha…. sekarang masih dalam proses”

“apa kau bilang? Yyaa!”

“kenapa kau marah-marah begitu? Kau kan hanya sepupunya bukan suaminya”

“Ya kau benar, aku suaminya jadi ku minta kau jauhi istriku!!”

“Mwoya?” kini giliran Changmin yang meninggikan suarannya

“Nee, Aku beritahu padamu, sebenarnya Sooyoung bukanlah adik sepupuku, tapi dia istriku, jadi aku minta kau jangan dekati dia lagi” sebenarnya Kyuhyun tak mau memberitahukannya pada Changmin, namun mengetahui sahabatnya itu sudah mulai mendekati istrinya, ia rasa ia memang harus mengatakannya.

“Ooh, jadi begitu? Baiklah aku tidak akan mendekati istrimu lagi” ucap Changmin lemah, menahan rasa terkejut beserta sakit yang mulai menggelayuti hatinya. Dalam diam ia langsung memutuskan telepon duluan. Kini jelaslah sudah kenapa Sooyoung tidak bisa menerima cintanya ternyata karena dia benar-benar menikah dengan Cho Kyuhyun sahabatnya sendiri, ia ingin sekali marah, tapi ia rasa ia tak berhak marah, tentu hatinya sakit di bohongi seperti itu, tapi apa yang bisa dia lakukan? Merebut Sooyoung dari Kyuhyun? Tidak mungkin dia sejahat itu.

Sebelum pulang ia sempatkan menyelimuti tubuh Sooyoung yang terbaring tak sadarkan diri di tempat tidur, sesaat ia pandangi wajah gadis yang di cintainya itu, ternyata wajah secantik dan sepolos ini tidak menjamin tidak akan berbohong, rupanya gadis yang ia anggap istimewa itu tak lebih baik dari gadis lain, ia bahkan memberikan harapan palsu padanya, Changmi pun pulang dengan hati hampa dan kesakitan dalam dadanya.

Kyuhyun Pov

Besok aku pulang, tunggu aku ya!!

SEND

Untuk kesekian SMS dengan bunyi yang sama itu aku kirimkan  kepada Sooyoung, dan untuk kesekian kalinya tak ada balasan darinya. Yaa, sudah dua hari ini Sooyoung sama sekali tak membalas SMS ku, ada apa dengan dia? Mungkinkah dia masih marah padaku karena menunda kepulangan? Atau mungkin sekarang ini dia sedang asik bersama Changmin? Mungkinkah Changmin tega merebut istri sahabatnya sendiri?

*****

“Yyaa, maknae!! Kenapa selama ini kau tidak jujur pada kami?” Tanya Leeteuk Hyung tiba-tiba saat aku, Leeteuk Hyung, Sungmin Hyung, Siwon Hyung, Donghae dan Eunhyuk Hyung sedang berkumpul di kamar hotel usai konser Super Show 4. Selain promo album terbaru SUJU M, kami juga sekalian mengadakan konser super Show 4 di Taiwan dan karena ini, kepulanganku ke korea yang harusnya dua hari yang lalu harus tertunda dua hari. Dan malam ini adalah show terakhir kami sebelum esoknya pulang ke korea.

“Apa maksud Hyung?” tanyaku balik tanpa menoleh ke arahanya, aku masih sibuk bertanding game dengan Sungmin Hyung.

Leetuk Hyung tiba-tiba mematikan PS 3 kami tanpa peringatan terlebih dahulu, aku dan Sungmin Hyung hanya bisa protes kepada member tertua suju itu, dasar leader tidak sopan!!. Leeteuk Hyung lalu duduk di sampingku.

“Jujur saja, Selama ini kau tidak tinggal di dorm karena kau sudah menikah diam-diam kan?” perkataan Leeteuk Hyung itu sontak mengejutkanku dan tentu saja semua member, kini mereka menatapku keheran-heranan, bahkan bersiap untuk mengintimidasiku.

“Apa? Kyuhyun sudah menikah?? Hyung pasti bercanda kan?” seru Sungmin Hyung.

“Aku tau pasti maksud Leeteuk Hyung menikah di acara WGM, valentine lalu kan? Bukankah itu sudah selesai?” imbuh Siwon Hyung

“Tidak, Kyu benar-benar menikah, manajer Hyung yang membertahunya padaku. bisa kah kau jelaskan pada kami Kyu?” Desak Leeteuk Hyung

“Hyung itu…”

“Serius Kyu kau benar-benar menikah?” desak Sungmin Hyung lagi

“Omo! Kau benar-benar menikah? dengan siapa? Kapan?”  giliran Donghae Hyung membrondongiku pertanyaan, kalau sudah begini, tidak ada jalan lain selain memberitahukan kepada mereka yang sebenarnya.

“Miann Hyungideul, selama ini aku merahasiakan pernikahanku kepada kalian, itu juga permintaan dari Sajangnim”

“Omona Kyu!! ternyata uri maknae sudah dewasa rupanya. Kau pasti sudah menghamili seorang gadis kan, makanya di paksa orang tuanya bertanggung jawab?”  tebak Eunhyuk Hyung, dasar monyet berotak Yadong! Pemikirannya pasti ujung-ujungnya sampainya ke hal-hal seperti itu.

“Aiish, dasar yadong! kenapa pemikiranmu hanya mengarah ke hal-hal seperti itu sih?” Leeteuk Hyung menjitak kepala Eunhyuk Hyung

“Yaa, pokoknya sesuatu yang tidak di inginkan terjadi dan tidak ada jalan lain selain menikahi gadis itu” jawabku

“Siapa gadis itu? Apa dia satu manajemen dengan kita? Victoria, Seohyun atau artis dari manajemen lain?” Tanya Eunhyuk Hyung lagi

“Dia bukan seorang artis Hyung. Dia bahkan anak seorang pastur”

“Anak seorang pastur? pasti kau di ajak ke gereja setiap hari minggu ya? pantas saja setiap hari minggu kau selalu menghilang”

“Kalau begitu kau harus kenalkan gadis itu pada kami” ucap Leeteuk Hyung kemudian

“Apa? Hyung mau bertemu dengannya?”

“Tentu saja, kami juga harus kenal istri pertama dari anggota suju kan?, pokoknya sesampainya kita di korea kita akan langsung mampir ke tempatmu”

“Tapi Hyung…”

“Ayolah, masa kau melarang kami bertemu adik ipar kami sih? Aaah, atau jangan-jangan istrimu itu jelek ya jadi kau tidak mau memperkenalkannya kepada kami”

“Enak saja! istriku itu sangat cantik, bahkan mungkin kalian akan terpesona melihat dia”

“Kalau begitu, sesampainya di Korea besok kita akan langsung ke apartemenmu, barang-barang kami biar manajer yang membawanya ke dorm,” ucap Siwon Hyung sambil merangkul bahuku semua member mengangguk mengiyakan.

Sesampainya di bandara Incheon

Dengan menyeret koper bawaanku, buru-buru aku mempercepat langkahku keluar bandara, sementara member-member yang lain masih berjalan santai di belakangku. Yeah, aku sengaja cepat-cepat pergi, berharap Hyung-Hyungku itu tak mengikutiku sampai apartemen. Semalam mereka memaksaku untuk mempertemukan mereka dengan Sooyoung. meskipun mereka semua sudah tau pernikahanku dengan Sooyoung dan berjanji tak akan membocorkannya. tapi tentu saja aku tidak mau mempertemukan mereka, aku tidak mau mereka mengacaukan suasana pertemuanku dengan Sooyoung, sebulan tak bertemu aku ingin berdua saja dengannya. Dan lagi aku tidak mau mereka mengganggu Sooyoung, apa lagi Eunhyuk Hyung, dia kan paling tidak bisa melihat wanita cantik, pasti akan di goda, belum lagi Siwon Hyung dengan segala pesona Prince Charming yang dia miliki, hanya dengan sedikit senyuman mautnya bisa-bisa Sooyoung tertarik padanya.

Namun belum sempat sampai di pintu bandara ketika tiba-tiba seseorang merangkul bahuku dan dia adalah Sungmin Hyung,

“Hei, kenapa jalannya buru-buru begitu? Sudah tidak sabar ya bertemu istri tercinta? Hahaha” kata Sungmin hyung. Siall…! Gagal aku meloloskan diri dari mereka.

“Kajja! Kita ke apartemenmu, aku sudah tidak sabar bertemu istrimu itu” ucap Donghae Hyung. Yang berjalan menyusul di sampingku. Kalau sudah begini mana bisa lagi aku menolak, Arrrgh! gagal sudah pertemuan romantisku dengan Sooyoung gara-gara mahluk-mahluk pengganggu ini, padahal aku sudah menunggu saat –saat ini.

Apartemen Kyuyoung

Sesampainya di depan apartemen, segera saja ku tekan bell, Ahh bahagianya!! Akhirnya sampai di sini juga dan sebentar lagi akan bertemu Sooyoung, kenapa aku merasa Sooyoung begitu lama membuka pintu? Ayolah Soo bukalah pintu ppalli.

Sampai tiga kali kutekan bell tak ada respon, mungkin Sooyoung sedang tidak ada di apartemen, mungkin dia tidak ada niat untuk menyambut kepulanganku hari ini, Aiish sedihnya. Akhirnya kuputuskan untuk menekan saja tombol kode pintunya, hingga terbukalah pintu apartemen, belum sempat aku masuk duluan ketika tiba-tiba kelima Hyungideulku menerobos masuk duluan tanpa permisi. Sebenarnya siapa sih yang punya partemen? Kenapa mereka seenaknya masuk tanpa permisi?

“Adik Ipaaar!! kau dimana?!!” panggil Donghae Hyung, sedangkan semuanya sibuk mencari sosok Sooyoung, namun yang dipanggil tak juga tampak batang hidungnya.

“Hyung, mungkin istriku sedang tidak ada, lebih baik Hyungideul pulang saja” kataku, namun mereka tak peduli dengan ucapanku dan masih sibuk mencari sosok Sooyoung

“Nyonya Cho keluarlah. Kakak ipar mu dataang” Giliran Eunhyuk Hyung yang teriak

“Woaah lihat itu…!” seru donghae Hyung mengarahkan pandangannya ke arah meja makan, kamipun reflek mengarahkan pandangan kami ke arah meja makan, rupanya di atas meja telah disiapkan makanan, asapnya masih menyembul tanda baru selesai di masak, dan di tengah-tengahnya ada lilin, tampilannya cukup romantic, apakah Sooyoung khusus memasakkannya untukku, aah mudah-mudahan saja begitu.

Kami masih sibuk mempertanyakan makanan di atas meja tersebut ketika dari arah dapur muncul seorang gadis semampai dengan rambut panjangnya yang masih tampak setengah basah, dibiarkannya terurai tanpa disisir, wajahnya yang polos tanpa polesan make up membuat ia tampak cantik natural, dan itu membuatnya tampak seksi, membuat setiap namja yang memandangya pasti tak akan  mampu menutup rapat mulutnya. Lihat saja bagaimana expresi wajah Eunhyuk seperti biasa kuperhatikan sejak tadi tak pernah luput memandang gadis itu, begitu juga dengan yang lain yang hanya terbengong sejenak memandang sosok gadis itu, dan gadis itu tak lain tentu saja adalah istriku, Choi Sooyoung. ia tampak menaruh dua piring  dan dua gelas di atas meja.

“Sooyoungie” ucapku sambil tersenyum lebar, namun sayangnya bukan senyuman manis yang aku dapat dari Sooyoung, yang ku dapati malah wajah yang datar, dan mata berkaca-kaca darinya. Apa dia sakit? .

“Halo Adik ipaaar!!” sapa Eunhyuk Hyung, ia yang tadinya berdiri di belakangku tiba-tiba menerobosku dan memeluk Sooyoung. Sooyoung hanya diam mematung tanpa membalas ataupun menolak pelukan Eunhyuk, walaupun merasa kesal entah aku terlalu bodoh aku hanya membiarkan Eunhyuk, aku hanya sibuk memandangi wajah Sooyoung yang masih datar, dan terlihat menahan tangisnya.

“Yaa yaa yaa!” seru Donghae Hyung sambil menarik Eunhyuk menjauhi Sooyoung.

“Yyaa, monyet yadong!!! kau ini benar-benar tidak sopan ya, main peluk-peluk saja, kau lupa dia ini istrinya maknae kita?!!” Omel Sungmin Hyung

“Habis istri Kyu benar-benar cantik sih, Aigoo aku benar-benar iri padamu Kyu” ucap Eunhyuk Hyung. Aku hanya mengabaikan. Kali ini Sooyoung tersenyum namun tampak sekali dia tersenyum paksa.

“Anyeonghaseyo adik ipar, maaf kami datang mengganggumu” ucap Siwon Hyung dengan memasang Killing Smile nya

“Anyeonghaseyo Oppadeul, senang sekali aku bisa bertemu dengan super junior. Kenalkan Choi Sooyoung imnidaa” ucap Sooyoung sopan sambil tersenyum tipis

“Namamu Choi Sooyoung? kau cocok jadi adikku kita sama-sama Choi, hehe” Ucap Siwon Hyung

“dengan senang hati Oppa aku mau jadi adikmu”

“Yaa, bukankah kau ini istrinya Kyuhyun? Harusnya kau bukan lagi Choi Sooyoung tapi, Cho Sooyoung” sanggah Sungmin Hyung, Sooyoung hanya tersenyum tipis, sejenak pandangan kami bertemu, wajahnya kembali datar  lalu segera ia berpaling, aku merasa Sooyoung sedang menghindariku

“Oh iya kita jangan sampai lupa ini. Satu dua tiga” Leeteuk Hyung memberikan aba-aba

“Urineun Super Junior, Owewo!!” seperti biasa kami melakukan gerakan ala super Junior saat memperkenalkan diri, Sooyoung yang melihat tingkah kami langsung tertawa renyah, akhirnya dia bisa tertawa juga senang sekali melihat tawanya.

“Bolehkah aku berkenalan dengan kalian satu per satu?” sambung Sooyoung lagi

“Tentu saja boleh” Eunhyuk langsung tampak antusias, tanpa babibu dia langsung mendatangi dan menjabat tangan Sooyoung cukup lama, bahkan enggan melepasnya, dasar Monkey! dia selalu saja bersikap seperti itu di depan gadis cantik.,

“Yyaa, hentikan! Memangnya kau saja yang ingin berekenalan dengan adik ipar?” ucap Donghae sambil memukul tangan Eunhyuk agar melepas jabatan tangannya dengan Sooyoung, Sooyoung hanya tertawa geli melihat tingkah monyet gunung versus ikan mokpo itu. Satu persatu dari Hyung-hyungku pun berkenalan dengan Sooyoung.

“Woaah, adik ipar! kau sudah memasak untuk kami? kebetulan kami memang kelaparan!!” Sungmin Hyung antusias.

“A… ani. Aku hanya memasak sedikit. Aku tidak tau sebelumnya kalau Oppadeul mau datang” ucap Sooyoug dengan raut tidak enak.

“Tidak apa-apa, ini sudah cukup bagi kami” Teriak Eunhyuk yang tau-tau sudah ada di meja makan sambil memandangi makanan.

“Adik ipar, kami benar-benar sudah lapar, tidak apa-apa kan jika kami makan di sini? Kyu, kau kan tadi di pesawat banyak mengemil jadi kau nanti saja ya makannya bersama istrimu” Tanya Donghae Hyung

“Iya, tidak apa-apa, kalau Oppadeul merasa cukup makan sajalah” Jawab Sooyoung singkat, dengan sigap tanpa minta izin padaku, kelimanya langsung mengambil sendiri piring dan gelas, lalu makan membabi buta, Aigoo!! Kenapa ada tamu seperti ini? Makan makanan orang seenaknya sedangkan tuan rumahnya di biarkan tidak makan. Mereka benar-benar minta di usir.

Dalam hitungan menit semua isi meja makan habis di lahap ke lima namja tidak tau diri itu, aku dan Sooyoung hanya terbengong memperhatikan tingkah mereka.

***

“adik ipar terima kasih ya atas makanan enaknya, lain kali kau harus membuatkannya lebih banyak lagi” Ucap Sungmin Hyung setelahnya.

“Nee, lain kali sering-sering datang ke sini. Aku akan membuatkannya lebih banyak lagi” jawab Sooyoung

“Kalau begitu bolehkah aku setiap hari datang ke sini?” Eunhyuk Hyung mulai lagi.

“Tidak,, kau hanya mengotori apartemenku saja!!” ucapku ketus.

“Aniyayoo, tentu saja, kapanpun Oppadeul mau datang datang saja” sanggah Sooyoung

“Kalau begitu kami pulang dulu ya!!” ucap Leeteuk Hyung. Saat kami sudah di ambang pintu Tiba-tiba saja Eunhyuk Hyung menarikku menjauh dari mereka.

“Kyu, aku punya saran bagus untukmu” kata Eunhyuk Hyung, aku mulai mengendus bau-bau yadong.

“Apa maksud Hyung??”

“Kalian kan sudah lama tidak bertemu, kau pasti sudah lama kan tidak mencumbuinya??”

“Hyung, kau!!”

“Yaa, kau ini di kasih saran tidak mau. Dengar ya! Wanita itu suka pria yang kuat, setelah ini kau langsung gendong saja dia ke tempat tidur, kkkk” bisiknya. Nah kan sudah kuduga.

“Yaa! Lee Hyuk Jae, apa yang kalian bicarakan di sana, ayo cepat kita harus pulang!!” teriak Siwon Hyung. Eunhyuk hyungpun meninggalkanku namun sebelumnya masih sempat-sempatnya membisikiku sesuatu.

“Kau pasti rugi kalau tidak mendengarkan saranku, kkkk” bisikinya terkahir kali. Mana mungkin aku langsung mengangkat Sooyoung ke tempat tidur, yang ada dia akan ketakutan setengah mati.

Akhirnya para pengganggu itu pergi juga. kini tinggal aku berdua dengan Sooyoung.

“Sooyoungie, aku…” Panggilku kemudian

“Kau pasti lapar kan? Aku akan memasak untukmu” Sooyoung memotong pembicaraanku sambil berusaha tersenyum ceria dan tanpa mendengarkan aku dia langsung saja pergi menuju dapur  tanpa menghiraukan panggilanku. Aiiish, beginikah sambutan seorang istri kepada suaminya yang baru pulang dari bepergian selama sebulan ini? Dimana pelukan hangat itu? Aku benar-benar mendambaknnya, aku pikir semuanya akan berubah setelah kepulanganku. tapi Sooyoung benar-benar menghindariku.

Saat ini ia sedang sibuk di dapur memasak, sambil terbaring di sofa aku hanya bisa memandangi punggungnya, Arrrgh aku sedang membayangkan aku mendatanginya lalu memeluknya dari belakang, tapi aku tidak mungkin memaksakan kehendak.

“Aaau!!” ku dengar Sooyoung merintih kesakitan sambil memegangi tangannya yang sakit, ada apa dengannya? Apa dia terluka? Segera saja aku berlari kearahnya.

“Sooyoungie, gwenchana?” tanyaku panic dan kulihat jari telunjuknya terluka setelah memotong sayur tanpa pikir panjang reflek aku meraih tangannya yang berdarah dan berusaha menghentikan pendarahannya dengan mengisap jarinya.

“Jakkaman!” dengan sigap aku membuka lemari gantung di hadapanku lalu mengambil plaster di dalamnya, segera saja ku balut luka Sooyoung dengan plaster itu. Dan tiba-tiba ku dengar dia terisak.

“Soo… Sooyoungie kkkau menangis?”

Tanpa menjawab pertanyaanku, tangisan Sooyoung semakin kejar saja.

“Apa lukamu begitu sakit Soo?”

“Hiks hiks hiks” tangisannya semakin kencang lalu tiba-tiba dia memukul dadaku berkali-kali

“Kau jahat Kyu!! Aku membencimu” ucapnya terisak

“Soo….”

“Kau benar-benar jahat, kenapa kau membuatku menunggu terlalu lama setelah Kau membuatku merasa menjadi orang jahat dengan meninggalkan aku tanpa pesan? Kau membuatku seperti orang bodoh menunggumu. Apa kau mau menghukumku yang selama ini tidak berbuat baik padamu? Apa kau mau membalas dendam padaku? Kalau itu niatmu, kau benar-benar berhasil Cho Kyuhyun!! hiks hiks hiks” kini aku mengerti kenapa dia menangis, segera saja kutarik tubuhnya ke dalam pelukanku, ku dekap erat tubuh rampingnya tanpa berniat ingin melepasnya, kuciumi puncak kepalanya yang wangi, untuk beberapa lama Sooyoung terus-terusan menangis di dadaku dapat ku rasakan dadaku basah karena air matanya. Tuhan, ini pertama kali aku bisa memeluknya, aku akhirnya benar-benar  bisa memeluk Choi Sooyoung, istriku, hanya kau yang tau betapa bahagianya aku sekarang ini.

“Sssst, kumohon berhentilah menangis Soo” bisikku ke telinganya. Ku puaskan diriku untuk mencium wangi tubuhnya sebelum akhirnya Sooyoung melepaskan pelukannya, dan kali ini dia sudah berhenti menangis walaupun masih terisak

“Miann Chagi, aku sama sekali tidak berniat membuatmu bersedih apa lagi memebalas dendam” lirihku lembut, Sooyoung menundukkan wajahnya tanpa berani menatapku.

“Bogoshippo” ucapku lagi, namun dia masih tetap menunduk

“Kau merindukanku??” Tanya ku lagi

“Hiks hiks hiks hiks” dia kembali menangis, dapat kulihat buliran air matanya jatuh satu persatu ke lantai.

Sooyoung POV

Untuk kesekian kalinya aku lagi-lagi menangis di hadapan Kyuhyun, sungguh memalukan harus terus-terusan menangis di hadapan Kyuhyun, aku sama sekali tidak ingin Kyuhyun menganggap aku wanita lemah dan cengeng tapi aku benar-benar tidak bisa menghentikan tangisku, semakin aku menahannya tangisku semakin menjadi, aku hanya bisa menunduk menyembunyikan wajah cengengku ini dari Kyuhyun.

“Kau merindukanku?” tanyanya tiba-tiba, mendengar pertanyaanya itu sambil masih tertunduk  dan tangisku malah kembali pecah (Thooor, hentikan dong adegan nangisnya, aku cape nangis *Sooyoung mohon-mohon) sebenarnya aku tidak mau mengakuinya tapi sesuatu dalam diriku mengatakan ‘Ya aku merindukanmu….sangat…’ Tiba-tiba kurasakan sebuah tangan menyentuh daguku dan membuatku  mengangkat wajahku.

Kutatap wajah namja tampan yang sedang berdiri dihadapanku sambil menatapku sendu itu. Ohh, betapa aku merindukan wajah yang selama sebulan ini tak ku temui, yaa sejak tadi aku berusaha menghindari kontak mata dengannya, tapi kali ini aku malah tak ingin lagi berpaling dari wajahnya.

“Uljima” bisiknya lembut sambil mengusap kedua pipiku yang basah karena air mata dengan punggung tangannya. Dapat kurasakan air mataku mengalir begitu saja.

“Uljima, karena itu membuat hatiku terluka” aku berhenti terisak,  tatapan mataku masih belum beranjak dari matanya, dengan lembut ia menyentuh pipi kiriku. Perlahan Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke wajaku dan kini semakin dekat hingga aku dapat merasakan deru hangat nafasnya. Tanpa aba-aba aku memejamkan mataku dan pada detik berikutnya dapat kurasakan sesuatu yang hangat menyentuh bibirku, lalu dengan lembut melumatnya, entah apa yang mendorongku dengan mata yang masih terpejam akupun membalas lumatannya, hingga membuat ciuman itu makin dalam, Ya Tuhan kenapa aku begitu menikmati ciuman ini? Membuatku serasa tak ingin menghentikannya, untuk sesaat aku merasa seperti melayang entah kemana, nafasku hampir habis ketika kurasakan bibirnya tak lagi menyentuh bibirku, dan seperti seseorang yang terbangun dari sadarnya, ku buka mataku yang sejak tadi terpejam dan dapat kulihat wajah kyuhyun kini perlahan-lahan menjauh dari wajahku, ia kemudian tersenyum
lembut padaku.

Omo! Apa yang baru saja kami lakukan tadi? Berciuman? Aku berciuman dengan Kyuhyun? Lalu ini ciuman pertamaku? Ani… ini bukan ciuman pertama, ini yang kedua ani… yang ketiga, pertama kali saat di gereja saat pernikahan kami, yang kedua saat sarapan dulu saat tiba-tiba Kyuhyun mengecup bibirku singkat, dan ini yang ketiga. Tapi kenapa aku merasa ini adalah ciuman pertamaku? Yaa, baru kali ini aku merasakannya, rasanya begitu manis dan memabukkan, membuat ketagihan.

Deg! Deg! Deg! Perasaan macam apa ini? Jantungku? Ada apa dengan jantungku? begitu cepat berpacu hingga serasa akan segera keluar dari rongga dadaku. Mataku tiba-tiba terasa berkunang-kunang dan tingkat kesadaranku berkurang dan kurasakan tubuhku ambruk namun langsung dengan sigap tubuhku terasa ditadahi oleh Kyuhyun, samar-samar masih kulihat wajah Kyuhyun yang begitu panic sambil memanggil-manggil namaku hingga akhirnya semuanya benar-benar gelap dan kesadaranku benar-benar Hilang.

Kyuhyun POV

“Dokter, bagaimana dengan keadaan istri saya, apa terjadi sesuatu padanya?”  tanyaku tak sabar kepada dokter Kim yang datang ke apartemen kami dan memeriksa keadaan Sooyoung yang sudah ku baringkan di tempat tidur, meskipun sangat khawatir karena Sooyoung yang tiba-tiba pingsan aku putuskan untuk tidak membawa Sooyoung ke rumah sakit, aku takut jika Omonim dan Aboji tau, mereka pasti panik.

“Anda tidak perlu khawatir tuan Cho, istri anda baik-baik saja, dia hanya mengalami Shock berat hingga dia pingsan, sebentar lagi dia juga pasti siuman” jelas dokter Kim. Aah Syukurlah Sooyoung tidak apa-apa, tadi aku benar-benar khawatir terhadap keadaannya.

Sooyoung mengalami Shock berat? itu pasti karena aku tiba-tiba menciumnya tadi, dia pasti belum siap dan samgat terkejut sampai pingsan, Aigoo istriku ini benar-benar lucu, dia ini sebenarnya terlalu polos atau aneh sih? Hanya karena ciuman saja dia bisa pingsan? Tapi aku jadi merasa bersalah karenanya ‘miann Soo, sudah mengejutkanmu’, ‘aku tidak akan berbuat seperti ini lagi padamu’ Tapi bayangan saat aku menciumnya tadi tiba-tiba berkelabat dalam benakku, aku tersenyum malu mengingatnya, yaa walaupun ciuman itu sudah membuatnya pingsan tapi aku tidak menyesal telah menciumnya. Kupandangi wajah istriku yang masih tebaring di tempat tidurnya, istriku benar-benar cantik. Kuberanikan diri menyentuh setiap inchi wajahnya, hingga aku reflek menarik tanganku menjauh dari wajahnya karena kulihat ia mulai membuka kelopak matanya,

“Soo, kau sudah sadar?” tanyaku lembut sambil tersenyum padanya, sejenak dia menatapku tampak berpikir  dan kemudian wajahnya tiba-tiba bersemu merah dan buru-buru menutupi wajahnya dengan selimut.

“Sooyoungie, kau kenapa?”

“Aniyoo…aku hanya tak ingin kau melihat wajahku” ucapnya dari dalam selimut

“Aigoo, aku mana mungkin tahan tidak melihat wajahmu. memangnya ada apa dengan wajahmu?” godaku

“Pokoknya jangan di lihat!!” ia masih tetap kekeuh bersembunyi di balik selimutnya, sepertinya dia masih malu mengingat kejadian yang tadi. dan akupun berinisiative sedikit mengerjainya.

“Sooyoungie, ada kecoa masuk keselimutmu”

“Aaaaa!” tidak sampai satu detik, Sooyoung langsung terlonjak dari balik selimutnya dan reflek memeluk erat tubuhku dengan mengalungkan kedua tangannya di ke leherku. Sejurus kemudian Sooyoung kembali terlonjak saat menyadari posisinya sekarang begitu dekat denganku, cepat-cepat ia menyingkirkan tangannya dari leherku.

“Mana kecoanya??… Yyaa! Kau membohongiku ya? issh!!” bentaknya sambil meninju lenganku berulang-ulang hingga aku menahan tangannya dan menarik tubuhnya hingga menempel ke tubuhku. Mata bulat Sooyoung mengerjap-ngerjap, tampak sekali dia begitu grogi. Kriuuuuk! Sejenak kami langsung buyar ketika mendengar bunyi dan baru kusadari berasal dari perutku, rupanya perutku sudah berdemo minta diisi karena sejak tadi aku tidak makan.

Sooyoung Pov

Kriuuk, bunyi apa itu? Aku dengar bunyi itu bersumber dari perut Kyuhyun.

“Suara ituuu, dari perutmu?” tanyaku ragu.

“Nee, aku lapar sekali sajak tadi aku belum makan”

“Jinjja? Kenapa tidak bilang?” aku jadi merasa tidak enak padanya

“Tadi kan makanannya dihabiskan Suju Hyungideul. Mmmm aku lapar, buatkan aku makanan” ucapnya manja

“Miann, aku akan masakkan makanan untukmu tunggu sebentar ya” kataku lalu bangkit dari tempat tidur, sebenarnya aku merasa badanku masih agak lemah setelah pingsan tadi, tapi aku tidak mau berlama-lama berdua dengannya, jantungku yang tidak tau malu ini selalu saja berdetak tak beraturan jika dekat dengan Kyuhyun, namun langkahku terhenti karena Kyuhyun menarik tanganku, cish kenapa dia jadi suka sekali menarik tanganku seperti ini? Ini membuatku jadi grogi

“Kau kan baru bangun dari pingsan, tidak apa-apa kau langsung memasak?”

“A..aniyo, aku sudah tidak apa-apa” kataku tergagap tanpa melihat ke arahnya.
Iapun akhirnya melepaskan tanganku dan segera saja aku bergegas ke dapur.

****

“Woaaah, masyta!!!” seru Kyuhyun saat sedang mencicipi masakanku di meja makan, sedangkan aku hanya duduk diam memandanginya makan tanpa ada niat untuk ikut makan, sebenarnya aku malu memandanginya makan seperti ini, tapi Kyuhyun memaksaku untuk menemaninya makan, jadi walau malu mau tidak mau aku harus menemaninya makan.

“Chagi, Kau tidak makan?” tanyanya kemudian. aiish, kenapa dia suka sekali memanggilku seperti itu ? aku kan jadi malu.

“A…ani,,, tadi aku sudah makan, nanti saja lagi, hehehe” aku kembali tergagap

“Jinjja? dari tadi aku tidak pernah melihatmu makan” aku hanya diam bingung harus menjawab apa

“atau kau mau aku suapi?” godanya

“A…aniyayo!!!” elakku, kini wajahku seketika langsung memerah, aigoo kenapa sekarang aku jadi seperti orang bodoh? Kenapa aku jadi pemalu seperti ini di hadapan Kyuhyun? Dan lagi jantungku selalu saja terasa akan copot saja. Tuhan, aku benar-benar tidak suka keadaan ini.

“Aaaa’…” aku tiba-tiba di kagetkan karena Kyuhyun sudah menyodorkan sendok berisi makanan ke mulutku, dengan malu-malu tapi aku rasa tidak tau malu, akupun tak menolak dan mulai membuka mulutku menerima suapan darinya, Kyuhyun tampak tersenyum melihat tingkahku, haduuh ini memalukan sekali, aku jadi tampak seperti anak kecil di perlakukan seperti ini.

“Soo ah…” panggilnya setelah menyuapiku

“Nee…?” tiba-tiba kurasakan mengangkat wajahku yang sejak tadi tertunduk, persis seperti adegan tadi saat dia menciumku perlahan Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke wajahku, apakah dia akan menciumku lagi? jebbal Kyu jangan seperti ini, aku belum siap, aku tidak mau pingsan untuk yang kedua kalinya di hadapanmu, karena itu sangat memalukan, dan dengan bodohnya aku kembali memejamkan mataku, deg! dapat kurasakan wajahnya semakin mendekat dan mendekat dan….

“ada nasi di wajahmu” ucapnya dan dapat kurasakan dia mengambil sesuatu dari pipiku dan aku kembali membuka mataku, jadi ternyata dia ingin mengambil nasi di wajahku? Bukan untuk menciumku? Issh memalukan!! Kenapa juga aku harus memejamkan mata dan tampak sekali ingin di cium? Dan kenapa aku harus merasa kecewa?

“Kkkkk” Kyuhyun lalu terkekeh melihat tampang bodohku. Dan sejurus kemudian lagi-lagi Kyuhyun mengagetkanku dengan tiba-tiba menggendong ala bridal tubuhku. Apa-apaan ini? Apa yang sebenarnya akan dia lakukan padaku?

“Apa-apaan ini Kyu? cepat turunkan aku!!” pekikku panik sambil mencoba memberontak, namun tenaga Kyuhyun terlalu kuat dari tenagaku

“Kau pasti lelah kan? Jadi kau harus istirahat”

“Aniyo, aku baik-baik saja, jebbal lepaskan aku” kataku sambil masih mencoba memberontak, tapi Kyuhyun tak peduli, dia langsung membawaku masuk ke kamarku dan meletakkan tubuhku di ranjang, sebenarnya orang ini mau apa? Apakah dia akan melakukan ‘itu’ sekarang? Andwe!! Aku sama sekali belum siap!! Dengan cekatan Kyuhyun meraih selimut lalu menutupi seluruh tubuhku dan menyisakan kepalaku.

“sudah malam, sebaiknya kau tidurlah” ucapnya lembut, sambil memasang killing smilenya padaku. Aku sebenarnya terkejut dengan perlakuannya tapi juga sekaligus lega. Dan Kyuhyun lagi-lagi mengejutkanku dengan tiba-tiba mengecup dahiku lembut. Aigooo, lagi-lagi pasti wajahku memerah…

“Selamat tidur” ucapnya lembut lalu beranjak dari kamarku dan mematikan lampu kamar lalu menutup pintu kamarku. Kajima Kyu ah!!! Aku masih ingin kau tetap di sini bersamaku!! Hatiku menjerit tanpa suara, aku seakan tak rela dia meninggalkanku sedetikpun walau hanya di kamar sebelah. tapi tak apa lah, itu lebih baik daripada dia membuatku pingsan lagi.

Yaa, hari ini Cho Kyuhyun benar-benar membuatku 100% tampak seperti orang bodoh, berkali-kali dia hampir membuatku pingsan. Sebelum tidurpun aku masih sempat tersenyum tidak jelas membayangkan wajah Kyuhyun. Aku juga tidak mengerti dengan perasaanku, aku rasa aku benar-benar jatuh cinta pada mahluk Evil berwajah malaikat itu. Eomma… bagaimana ini?? Tolong aku!!

Keesokan Harinya

Aku bangun di pagi hari dengan senyum mengembang di wajahku, ku ingat lagi kejadian kemarin dan tiba-tiba wajahku jadi memerah lagi, aku jadi tertawa tidak jelas persis seperti orang gila, hari ini sepertinya moodku benar-benar membaik.

Akupun dengan semangat 45 bangkit dari tempat tidur, baiklah…. istri yang baik bukankah harus bangun pagi dan menyiapkan sarapan untuk suaminya?

Huaaah, lagi-lagi aku bangun kesiangan, dan aku belum menyiapkan sarapan untuk Kyuhyun, dia pasti kelaparan sekarang. Tanpa membersihkan diri, segera saja aku bergegas ke luar kamar untuk memasak.

Dan langkahku tiba-tiba terhenti saat aku mendapati sesuatu yang tak biasa di ruang tamu. Seorang namja dan yeoja sedang berpelukan, dapat kudengar yeoja berambut panjang itu menangis dalam pelukan namja itu. Tentu saja aku mengenal sosok namja yang tak lain adalah Cho Kyuhyun itu, dan setelah ku dekati, dari samping aku dapat mengenali yeoja yang sedang berada dalam pelukan suamiku itu, yaah dia adalah Seo Joo Hyun aka Seohyun yang sering ku lihat di TV itu.

JLEB!! Sakit sekali dada ini melihat adegan itu secara langsung di depan mataku.. Aku hanya bisa memandangi kedua orang yang tak menyadari keberadaanku itu. Aku hanya bisa berdiri mematung tanpa bisa berbuat apa-apa dan kurasakan sebentar lagi mata ini akan kembali mengeluarkan cairan bening lagi.

Kyuah… kenapa kau lakukan ini padaku? kenapa di saat aku mulai mencintaimu kau malah berdua dengannya? kenapa kau mempermainkan perasaanku seperti ini?

TBC

Bagaimana kelanjutan Hubungan Kyuyoung?

Apa sebenarnya Hubungan Kyuhyun dan Seohyun?

Bagaimana dengan Changmin?

Temukan Jawabannya hanya di  a Perfect Marriage part 9.

Miann, kalau kepanjangan. Author terlalu semangat ngetiknya hehe. Miann kalau gak sesuai harapan atau gak dapat feelnya. Still RCL ya ders kalau mau liat part selanjutnya. Annyeong!!

Advertisements

10 thoughts on “A Perfect Marriage Part 8

  1. Annyeong… ^^

    Aigooo.. Soo onnie udah mulai blajar mencintai Kyuppa.. tpi knapa ada si seo siih.. aishh tuh cewek ganggu banget siih..

    Kyuppa kau jga asal peluk ajah, liat tuh Istrimu.. kan cemburu.. -_- Soo onnie yg sabar yaah.. smoga ajah gak ada apa2 antara Kyuppa ma si seo.. ^^

    Next part di tunggu
    …^FIGHTHING^…

  2. Huwaaaa KYUYOUNG kissue. Kasian changppa terluka sabar ya changppa. Waaah oppadeul suju kyak gk makan 1 minggu ckck kan kyuppa jd gk kebagean makanan nya. Lho? Kok kyuppa pelukan ma seonnie? Duh mana Soonnie liat kyuppa pelukan lg gimana donk? Ayo lanjut di tunggu part 9 nya FIGHTING…!!!

  3. horee…,akhirnya soo eonnie cinta jga sma kyupa..
    tpi knpa kyupa plukan sma seohyun..
    kan kasihan soo eonni jdi sdih…:(
    daebak thor,dtnggu ya part slnjutnya…:D

  4. Max mundur teratur ,, Kyuyoung ntar marahan lagi ,, nah kalo soal Seo kn dy tanpa d’sengaja ngeliat nama Soo d’hape Kyu ma lovely anae so next

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s