a Pefect Marriage 9


Image

A perfect Marriage Part 9

Judul     : A Perfect Marriage

Author   : Choi Runnisa

Cast       : Super Junior Kyuhyun

Choi Sooyoung

DBSK Changmin

Other Cast: Kim Taeyeon,SNSD Seohyun, Super Junior

Genre    : Romance, Comedy,  Galau (?)

Annyeong annyeong Nae readers yang dermawan dan tetap setia RCL fan fict ini, yang cuma nge Read aja gak annyeong deh, males *Hallaaah. Kembali lagi dengan Fan fict legendaris kita APM part 9 *Prokprokprok. Miann, kalo author gak bisa menuhin keinginan readers untuk cepet ngupdate part ini. Maklum mameeeen, sebagai mahasiswi teladan kegiatan author supeeeer padet, di tambah lagi persiapan debut author sebagai artis baru SME *Ditimpuk Ember.

 

 

 

Seperti biasa, sebelum memulai cerita ini Author mau curhat dulu (dont skip it! PENTING). Hiiiiks, Huaaaaah Eommaaaa!!! *Nangis sama Sooyoung Eonnie dibawah pohon pisang. Author mau bilang kalau author sedih banget, gak hanya itu, tapi juga nyesek, patah hati dan Galau berat ngeliat apresiasi sama part 8 lalu. Koment-koment dan like-likenya minim banget.

 

 

Author bingung aja pada kemana readers-readers yang selalu RCL dari part 1 sampe part 7 itu? KEMANA??? Emosi nih emosi!. Kalau gini ceritanya mah, author kayaknya mesti masang kuota lagi nih. Ya tapi author berusaha untuk rendah hati dan introspeksi diri aja, mungkin part 8 kemaren gak sebagus part-part sebelumnya alias ancur banget, mohon maaf kalau gak sesuai harapan.

 

 

 

Tapi author sangat menghargai dan sayang sama readers yang masih setia koment dan nge like FF ku, demi kalianlah di tengah-tengah kesibukan author yang sok-sok di padetin ini, author  masih mau lanjutin ni Fan fict, karena kalianlah author masih punya semangat buat ngelanjutin FF ini Jeongmal Gomawooo *Melukin readers satu-satu, demi kalian aku berusaha keras buat membuat FF ini lebih baik, walaupun gak bisa sesuai harapan readers dan bagi para Siders, masih author ampuni, masih ada kesempatan buat bertobat. Tapi kalau ternyata part ini yang koment masih segitu-segitu aja, mungkin author harus menerima kenyataan kalo FF ini udah gak layak untuk di terusin.

 

 

 

Udah itu aja curhatan singkat (?) dari author, miann terlalu bertele-tele, Happy reading ya!!!



>>>>>>>

Sooyoung POV

Aku masih di sini, berdiri mematung sambil memandangi kedua orang yang saling berpelukan di hadapanku itu tanpa suara, kutempelkan salah satu telapak tanganku ke dadaku dan kurasakan sesuatu yang aneh di dalamnya. Ya rasanya lumayan sakit, dan perasaaan tidak rela menggelayuti hatiku, aku belum pernah merasakan perasaan semacam ini sebelumnya. inikah yang dinamakan cemburu? Mungkinkah aku mencemburui wanita yang sudah memeluk erat suamiku itu?

“Ssst, uljima Seohyunaa jangan menangis lagi, Semuanya pasti akan baik-baik saja” ucap Kyuhyun kepada gadis itu setelah melepaskan pelukannya namun kedua tangannya masih ada di kedua bahu gadis yang bernama Seo Joohyun itu,

“Heei, kau tidak sendiri Joohyunaa, bukankah Oppa disini selalu bersamamu hmmh?” lanjutnya lagi sambil mengusap air mata di kedua belah pipi Seohyun dengan kedua ibu jarinya. Gadis itupun berusaha menghentikan tangisnya sambil mengangguk mengiyakan pinta Kyuhyun

“Aigoo, Kau tau kau jelek sekali saat menangis, bagaimana kalau ada paparazzi yang melihatmu seperti ini? Aku yakin Nettizen pasti akan menghujatmu” mendengar lelucon Kyuhyun itu, Seohyun hanya tertawa kecil,

Omo!! Bukankah perlakuan Kyuhyun terhadap Seohyun itu sama persis yang dilakukannya kemarin padaku? Mungkinkah perlakuan lembutnya itu ia lakukan kepada setiap gadis yang menangis di hadapannya? Jadi selama ini aku sudah salah paham terhadap perlakuan lembutnya terhadapku? Yaa, mungkin aku pasti sudah salah paham.

Selang beberapa saat kedua orang itu akhirnya menyadari keberadaanku, Kyuhyun tampak terkejut melihatku, sedangkan Seohyun tampak kebingungan, mungkin dia sedang keheranan melihat seorang wanita di apartemen Kyuhyun

“Mi….miann” dengan tergagap Hanya itu yang ku ucapkan, aku berusaha bersikap ramah dengan tersenyum kecut walaupun ku sadari itu terlihat aneh. Aku tidak ingin tampak cemburu dan marah, beruntung aku bisa berhasil menyembunyikan sikap cengengku, karena aku tidak mau menangis lagi di hadapan  mereka, yaa aku ingin tampak biasa saja, tentu saja itu untuk menyelamatkan harga diriku yang setinggi langit ini.

“Oppa, dia siapa? Adikmu ya?” tanya Seohyun, sambil  menebak-nebak siapa aku, mungkin Seohyun yang terkenal polos itu tidak sampai kepikiran kalau aku adalah istrinya Kyuhyun.

“Ani…Dia….” Kyuhyun tampak ragu

“Aaaah iya aku lupa Oppa kan tidak punya adik, dia pasti saudara sepupumu ya Oppa?”

“Dia….” Kyuhyun tampak masih berpikir sejenak, melihat keragu-raguannya itu cepat-cepat aku potong saja ucapannya.

“Nee kau benar, aku memang sepupunya Kyuhyun, Anyeonghaseyo, Seohyun-ssi, Choi Sooyoung Imnidaa” ucapku sambil membungkuk  kepada Kyuhyun. Lagi-lagi aku berbohong tentang hubungaku dengan Kyuhyun dan kali ini kepada Seohyun. Aku pikir Kyuhyun belum siap menceritakannya kepada Seohyun, atau mungkin dia memang tidak mau mengatakannya.

 

 

Kyuhyun Pov

 

“Nee kau benar, aku memang sepupunya Kyuhyun, anyenghaseyo Seohyun-ssi, Choi Sooyoung Imnida”

Mwo? Kenapa Sooyoung berbohong kepada Seohyun kalau dia istriku? Padahal aku baru saja akan memberitahukan kepada Seohyun tapi dengan cara pelan-pelan agar dia tidak terkejut, tapi gadis ini malah langsung memotong pembicaraanku dan mengatakan dia sepupuku, apakah dia berniat selamanya ingin menyembunyikan pernikahan ini, atau karena tadi dia kesal melihatku berpelukan dengan Seohyun?

Asal kalian tau saja antara aku dan Seohyun tidak ada hubungan apa-apa, hubungan kami hanyalah sebatas Oppa da Dongsaeng, tidak lebih. Seohyun tiba-tiba datang sambil menangis lalu mengadu kepadaku tentang persoalannya, yaa Seohyun memang sering curhat padaku jika mengalami masalah, dan sekarangpun begitu.

 

 

 

Flashback

 

 

“Joohyunaa, apa yang sebenarnya tejadi? Kenapa kau menangis seperti ini?” tanyaku setelah dia menghambur ke dalam pelukanku

“Oppa…. Eottokaji? Hiks….” isaknya dalam pelukanku

“Tenangkan dirimu dan bicaralah pelan-pelan” ucapku sambil mengusap kepalanya

“perusahaan Appaku sedang mengalami kemerosotan untuk itulah Appaku sudah mendatangi Soo Man Sajangnim, Appa ingin menghentikan karir keartisanku, hiks”

“Kenapa bisa begitu? bukankah dengan honormu sebagai member SNSD bisa memberikan suntikan dana bagi perusahaan Appamu?”

“Tidak Oppa, kata Appa, untuk keadaan mendesak seperti ini honor keartisanku belumlah cukup untuk menyelamatkan perusahaannya yang sudah di ambang kehancuran dia ingin aku berhenti jadi artis karena aku akan di jodohkan dengan anak teman bisnisnya, bukankah itu artinya Appa mau menjualku?”

“Sssst, jangan bicara seperti itu tentang orang tuamu, Oppa yakin mereka hanya inginkan yang terbaik bagimu”

“Apa dengan cara menjualku dengan pria kaya dan menyuruhku meninggalkan karir keartisanku yang aku rintis sejak kecil?”

“Apa Eonnie-eonnimu di SNSD sudah tau permasalahanmu ini? Siapa tau bisa membantumu”

“Bagaimana mereka bisa tau Oppa? masalahku benar-benar Kompleks sekarang, karena yang lebih menyakitkan lagi sekarang, Eonnie-Eonnieku marah padaku setelah mengetahui aku pacaran diam-diam dengan Yonghwa Oppa, di SNSD memang tidak boleh ada rahasia, tapi aku malah melanggarnya, aku melanggarnya hanya karena laki-laki brengsek itu, sekarang aku sudah tidak punya sandaran lagi Oppa, mereka membenciku sekarang, aku tidak tau harus mengadu ke siapa lagi kecuali kepada Oppa, hiks hiks”

“Tenanglah Joohyunaa, mungkin mereka hanya kesal padamu, Oppa yakin sebentar lagi mereka pasti memaafkanmu lagi” hanya itu kata-kata penenang yang bisa kuucapkan padanya, aku benar-benar prihatin dengan masalah yang sedang di hadapinya, sungguh begitu rumit bagi gadis berhati lembut seperti Seohyun, aku sangat mengerti bagaimana perasaannya saat ini, aku saja mungkin tidak akan sanggup jika di hadapkan kepada masalah semacam ini

“Oppa berjanji akan membantumu menyelesaikan permasalahanmu, kau tidak sendirian sekarang, Oppa akan selalu berada di sisimu”

“Oppa….hiks” Manjanya padaku seperti anak kecil yang merengek kepada ayahnya,

Yaa sejak aku mulai akrab dengannya sejak di Taiwan lalu Seohyun suka sekali bersikap manja terhadapku, mungkin karena dia sudah menganggap aku seperti Oppa kandungnya sendiri. Seohyun mengeratkan pelukannya ke tubuhku, jujur aku sangat tidak nyaman di peluk seperti ini oleh Seohyun, tapi melihat keadaannya sekarang, ku putuskan untuk membiarkannya, sekarang  ini dia pasti sedih sekali karena tidak punya sandaran. Mudah-mudahan saja Sooyoung masih tidur dan tidak melihat kami, aku tidak ingin terjadi kesalahpahaman.

Namun harapanku itu sia-sia karena baru ku sadari Sooyoung sudah berdiri di sana sambil memandangi kami, Reflek aku melepasakan palukan Seohyun itu

 

Flashback End

 

 

Dengan gaya Santun khasnya Seohyun pun ikut membungkuk di hadapan Sooyoung.

“Mianhamnida sudah mengganggu, Sooyoung-ssi mengenalku?” Ucapnya dengan mata yang masih tampak memerah setelah habis menangis, aku menatap Sooyoung dengan tatapan heran, aku hanya bingung dengan sikapnya yang berusaha ramah tapi tampak dingin.

“Ne Gereom, siapa yang tidak mengenal SNSD Seohyun?” ia menjawab Seohyun singkat

“Jinjja? senang sekali bisa bertemu dengan saudara Kyuhyun Oppa” Seohyun riang

“Nee, aku juga senang bertemu dengan pasangan duet Kyuhyun” ucapnya sambil melirikku sejenak. Aku sebenarnya ingin menjelaskan semuanya kepada Seohyun, tapi lagi-lagi perkataanku terpotong dengan ucapannya yang tiba-tiba

“Kalau begitu aku ke dapur dulu mau membuat sarapan, Seohyun-ssi sarapanlah di sini bersama kami” ucapnya

“Jinjja?? Woaah, kebetulan aku belum sarapan” ucap Seohyun riang

Sooyoung lalu langsung melangkah meninggalkan kami, namun langkahnya segera tertahan karena aku segera menggenggam lengannya.

 

Author POV

 

“Sooyoungie, kau jangan salah paham dia…” Kyuhyun menahan Sooyoung dengan maksud ingin menjelasakan bahwa dia tidak ada hubungan apa-apa dengan Seohyun. Namun lagi-lagi Sooyoung memotong ucapannya, Sooyoung memang tidak ingin mendengar penjelasan apa-apa dari Kyuhyun, ia hanya takut mendengar kenyataan bahwa Kyuhyun benar-benar menyukai Seohyun  dan hanya menganggapnya istri dalam status semata.

“Ani, aku tidak apa-apa, aku buru-buru, aku mau  memasak setelah itu ada kuliah” Sooyoung berbohong. Ia pun buru-buru melangkah ke dapur. meninggalkan keduanya..

*****

“Eonnie, aku bantu memasak ya….” ucap Seohyun yang tiba-tiba muncul di samping Sooyoung sedang sibuk menggoreng telur gulung.

“Eoh?” Sooyoung sedikit kaget mengetahui keberadaan Seohyun.

“Aku boleh kan memanggilmu Eonnie? kau lebih tua setahun dariku bukan?”

“Nee, tapi kau tidak perlu repot-repot membantuku, kau tunggu sajalah sebentar lagi sarapannya juga jadi, lebih baik kau temanilah Kyuhyun Oppa”

“Tidak apa-apa Eonnie, aku senang memasak walaupun sebenarnya tidak bisa, jadi aku ingin sedikit belajar dari Eonnie Hehehe” Seohyun cengengesan

“Baiklah kau bisa mengupas kentang-kentang itu kan?”

“Nee, serahkan saja padaku Eonnie, soal kupas mengupas, aku ahlinya”

……

 

 

 Sooyoung Pov

 

“Eonnie, bisakah aku meminta pendapat Eonnie tentang permasalahan yang aku hadapi sekarang?” Tanya Seohyun tiba-tiba sambil masih sibuk mengupas kentang dan aku sibuk memotong seledry

“Nee…masalah apa?”, tiba-tiba ia memegang tanganku dan menyandarkan kepalanya di bahuku, tentu saja aku keget dengan perlakuannya, bagaimana mungkin kami baru kenal dan dia langsung berlaku sangat akrab denganku? Tapi aku diam saja untuk sesaat menunggu apa yang akan Seohyun ucapkan selanjutnya. Seohyun pun mulai menceritakan permasalahannya padaku.

Sungguh berat masalah yang ia hadapi saat ini, aku bisa mengerti pasti dia sangat sedih sekarang ini dan dia sangat butuh sandaran. jika aku ada di posisi Seohyun mungkin aku juga tidak akan sanggup menghadapinya, pantas saja Kyuhyun begitu perhatian padanya, yaah walaupun merasa cemburu tapi aku memang harus mengerti keadaannya, Kyuhyun tidak mungkin membiarkan wanita yang ia anggap Dongsaeng menghadapi masalah seberat ini sendirian.

“Terima kasih Eonnie,  sudah mau mendengarkan masalah yang aku hadapi, Aku senang punya teman curhat selain Kyuhyun Oppa”

“Nee, kau tidak usah sungkan bercerita padaku, yang penting sekarang kau harus sabar, semua masalah pasti ada jalan keluarnya”

“Gomawo Eonnie” ucapnya tersenyum dan akupun membalasanya dengan senyuman lalu melanjutkan kembali kegiatan kami.

“Eonnie,,, bolehkah aku bertanya sesuatu hal padamu?” tanya Seohyun lagi

“Mau tanya apa?” Tanyaku singkat

“menurut Eonnie, Kyuhyun Oppa itu orangnya seperti apa?”

Aku terdiam sesaat, kenapa Seohyun bertanya soal Kyuhyun padaku?

“Mmmm, Kyuhyuuun orangnya lembut dan sangat perhatian” jawabku sambil tersenyum kecil, jujur jawaban ini berasal dari lubuk hatiku yang terdalam

“Jinjja?? Aku setuju dengan pendapat Eonnie, Aku juga tidak mengerti kenapa dia di kenal sebagai namja Evil. Semua orang mengatakan itu tentang dia. Padahal selama sebulan terakhir aku dekat dengannya, dia sangat perhatian dan lembut padaku, aku pikir dia hanya melakukan itu padaku, tapi ternyata dia juga seperti itu pada Eonnie ya?” Seohyun tampak kecewa

“Anni….” aku bingung harus menjawab apa, aku ragu harus mengatakan iya, Seohyun sudah tampak kecewa

“Jinjja? Dia tidak melakukan itu pada Eonnie? Dia hanya melakukan itu padaku? Eonnie, mungkin tidak jika seorang namja menyukai seorang gadis dan dia perlakukan berbeda dari yang lain?” kemana sebenarnya arah pembicaraan gadis ini?? Mungkinkah dia menyukai Kyuhyun??

“Eheem Eheem” tiba-tiba terdengar suara batuk dari belakang dan ternyata itu Kyuhyun

“Hayooo, sedang menggosipkan aku ya?” goda Kyuhyun sambil berjalan ke arah kami dan mengambil posisi di tengah-tengah antara aku dan Seohyun.

“Oppa ini narsis sekali” ucap Seohyun manja sambil meninju pelan  lengan Kyuhyun, kini wajah gadis itu terlihat sekali bersemu merah.

“Sini aku bantu” ucap Kyuhyun padaku sambil, meraih wortel dari atas nampan untuk ia potong.

“Tidak usah” ucapku dingin

“Tidak apa-apa, biar masaknya cepat” Kyuhyun kekeuh

“Aaau!” Gadis di sebelah Kyuhyun itu tiba-tiba mengerang kesakitan.

“Joohyunaa!” seru Kyuhyun dan dengan sigap meraih tangan Seohyun yang terluka lalu mengisapnya, setelah itu membalutnya dengan plaster yang sudah ia ambil dari dalam lemari gantung.

“Gwenchana? Kau harus lebih hati-hati lagi” ucap Kyuhyun

“Nee, Oppa. Miann sudah membuatmu khawatir” ucap Seohyun malu-malu.

Kini ku lihat wajah Seohyun kembali bersemu merah sambil senyam-senyum malu sambil diam-diam memandangi wajah Kyuhyun yang sepertinya tidak sadar karena masih sibuk membalut luka Seohyun.

Omo!! Lagi-lagi aku melihat Kyuhyun melakukan hal yang sama yang dia lakukan padaku kemarin dan dia lakukan lagi pada Seohyun, ini menambah rasa sakit dalam dadaku, sekaligus meyakinkanku bahwa aku sudah salah sangka dengan mengira perlakuannya yang lembut terhadapku itu adalah bentuk cintanya padaka, bukan! Choi Sooyoung kau benar-benar ppabo!.

>>>>>

 

 

Kyuhyun Pov

 

Untuk beberapa saat aku ke luar sebentar karena ada keperluan mendadak dan membiarkan kedua gadis itu berdua. Namun aku sudah berjanji akan tetap makan bersama mereka. Jadi setelah urusanku selesai akupun pulang.

Sesampainya di apartemen, makanan sudah tertata rapi di meja makan.

“Oppa, makanan sudah siap. Ayo makan” ucap Seohyun ceria, aku senang untuk sesaat dia bisa melupakan masalahnya. aku lalu duduk disalah satu kursi yang berdekatan dengan posisi Sooyoung berdiri, dengan maksud dia akan duduk di sampingku. Namun tiba-tiba aku di kejutkan dengan Seohyun yang tiba-tiba duduk di sampingku. Sejenak aku menatap Sooyoung karena merasa tidak enak, wajah Sooyoung tampak datar, iapun lalu duduk di kursi yang tepat berada di depanku. Sooyoung hanya mengalihkan pandangannya dariku. Untuk beberapa saat kami makan dalam diam.

“Woaaah masyta! Soup ini enak sekali” seruku sedikit berlebihan setelah menyantap soup di hadapanku itu, aku berusaha menghangatkan suasana.

“Jinjja? Oppa tau tidak, kalau soup itu adalah masakanku?”

“Masakanmu?”

“Tentu saja, Oppa tidak percaya padaku ya? Yaa meskipun banyak mendapat campur tangan dari Soo Eonnie, tapi ini pertama kalinya aku memasak soup, jadi tidak apa-apa kan Eonnie aku menklaimnya sebagai masakanku?” Seohyun menampakkan tingkah polosnya kepada Sooyoung, sedangkan Sooyoung hanya menanggapinya dengan tersenyum kecil.

Sooyoung Pov

 

Mwo? Apa yang gadis ini katakan? Dia mengklaim Soup ini adalah masakannya? Jelas-jelas aku yang memasak, dia hanya membantuku memotong sayuran, apa karena mentang-mentang Kyuhyun memuji rasanya lalu dia mengaku dia yang memasaknya? Yaa, kembali lagi aku harus mengerti keadaannya, mungkin karena permasalahannya yang begitu berat hingga ia berusaha mencari perhatian Kyuhyun.

“Omo! Eonnie, makanan sebanyak itu Eonnie makan sendiri?” Tanya Seohyun tiba-tiba sambil memandangi makanan di piringku yang seperti biasa porisnya cukup besar

“Nee, wae?” tanyaku ketus, jujur aku mulai kesal dengan tingkahnya yang kurasa polos di buat-buat.

“Miann Eonnie, jika aku lancang, aku hanya keget saja melihat wanita bertubuh kurus seperti Eonnie makannya sebanyak itu, jujur itu lima kali lipat dari porsi makanku, tapi kelihatannya tubuh Eonnie lebih kurus dari tubuhku, bukankah itu kelainan?”

Mwo? Kelainan? Apa dia barusan sedang mengejekku? Dari kecil aku sudah makan seperti ini dan belum ada yang mengejekku seperti itu kecuali orang-orang terdekatku, tapi gadis ini baru kenal aku saja dia sudah berani mengataiku kelainan, Gadis ini benar-benar membuatku muak. Tapi aku masih berusaha untuk sabar dan diam, aku tidak mau mempermalukan Kyuhyun di hadapan gadis yang mungkin dia cintai, Kyuhyun sudah terlalu baik padaku. Dan lebih menyakitkan lagi Kyuhyun hanya diam saja mendengarkan istrinya di ejek seperti itu di hadapannya, mereka benar-benar menyebalkan!!

“Oppa, kenapa di Soup Oppa banyak sayurannya? Bukankah Oppa tidak suka sayur? Sini aku singkirkan” ucap Seohyun lagi sambil meraih mangkuk di hadapan Kyuhyun dan menyumpit satu persatu sayuran di dalamnya. Cish! Aku benar-benar sudah tidak tahan lagi dengan gadis ini, dengan susah payah aku  memaksa Kyuhyun agar bisa menyukai sayuran, dia malah dengan gayanya yang  sok sok polos dan perhatian itu malah menyingkirkan sayuran di piring suamiku dan lagi-lagi kekesalanku bertambah karena Kyuhyun hanya diam saja.

“Oppa, dari tadi Oppa belum mencoba daging panggang buatanku kan? Ini  cobalah aku suapi ya, Aaaa’” Mwo? Dia menyuapi Kyuhyun di depan mataku,?meskipun aku tau dia tidak tau hubunganku dengan Kyuhyun, tapi kenapa aku merasa dia sengaja melakukan itu di hadapanku? Cish, benar-benar keterlaluan!! yaa aku tetap harus berpikiran positive terhadap Seohyun, Angle Maknae itu pasti hanya ingin menghibur dirinya, pasti tidak ada maksud lain, tapi Aku sudah tidak tahan lagi, \semakin aku berusaha untuk mengerti keadaannya, semakin aku merasa kesal padanya . Tanpa bicara apa-apa, Akupun berdiri dari tempat dudukku, dan mulai melangkah meninggalkan dua orang menyebalkan itu, tapi langkahku seketika tertahan karena kurasakan ada yang menarik tanganku, dan ternyata itu tangan Kyuhyun.

“Joohyunaa, aku ingin memberitahukan sesuatu padamu” kata Kyuhyun sambil masih menggenggam tanganku.

“Sesuatu apa Oppa?”

“Sooyoung ini bukanlah adik sepupuku, tapi dia adalah istriku” sejenak aku terkejut mendengar penyataannya, bukankah dia ingin menyembunyikan pernikahan kami dari Seohyun?

“Mwo? Oppa bicara apa?”

“aku ingin memberitahumu, kalau aku sudah menikah dan dialah istriku” Seohyun tampak shock mendengarnya, sedangakan aku masih diam menunggu kelanjutan dari kalimat Kyuhyun.

“Aku tidak ingin istriku salah paham tentang hubungan kita, jangan sampai dia berpikiran aku dan kau ada hubungan apa-apa, miann baru memberitahumu sekarang”

“Oppa… jadi karena Oppa ternyata sudah punya istri, jadi Oppa mau meninggalkanku juga?!” ucap Seohyun dengan suara bergetar, kini wajahnya tiba-tiba mendung,

“Anieyo! Bukan begitu, aku hanya tidak ingin Sooyoung salah paham dengan hubungan kita, jadi aku ingin kau tau itu”

“Kenapa Oppa harus memberitahuku? Aku lebih baik tidak tau!”

“Joohyunaa…”

“Miann Oppa, miann Eonni jika aku sudah mengganggu rumah tangga kalian, aku benar-benar tidak tau kalau kalian sudah menikah, miann Sooyoung Eonnie, aku sudah bersikap manja dengan suamimu di hadapanmu, Jeongmal miann” Katanya sambil menunduk, dengan mata yang berkaca-kaca Seohyun tiba-tiba berdiri dari tempat duduknya, lalu cepat-cepat dia berlari keluar apartemen, aku yakin dia pasti sedang menangis sekarang.

“Joohyunaa….!” Panggil Kyuhyun, namun Seohyun tidak memperdulikan panggilan Kyuhyun dan tetap berlari hingga menghilang di balik pintu apartemen.

“Sooah, miann, aku harus susul dia dulu, aku takut terjadi sesuatu padanya, miann” ucap Kyuhyun panik padaku, dan aku hanya bisa diam menanggapinya

“Jebbal, kau tunggulah aku di sini, kita perlu bicara, aku pasti akan segera kembali” lanjutnya lagi, aku hanya diam tanpa menatapnya, lalu langsung berlalu meninggalkanku, deg!! Ini lebih menyakitkan dari saat tadi aku melihat mereka berpelukan, Kyuhyun malah lebih mengkhawatirkan Seohyun daripada aku istrinya, aku ingin berusaha mengerti, mengingat keadaan Seohyun yang begitu rapuh, tapi tetap saja aku tidak bisa menghilangkan rasa tidak rela dalam dadaku.

****

Kyuhyun Pov

Dengan panik segera saja aku berlari ke luar untuk segera menyusul Seohyun, aku lihat tadi dia menangis, yaa aku hanya takut terjadi sesuatu padanya saat ini dia pasti benar-benar rapuh, dia sendirian sekarang dan dia tidak punya sandaran, yang aku tau Seohyun adalah anak satu-satunya, dia tidak punya banyak teman, satu-satunya tempat ia mengadukan masalahnya adalah kepada 8 Eonni sesama member SNSD nya, namun sekarang pun, Eonnie-eonnienya sedang marah padanya.

Mungkin tindakanku langsung memberitahunya soal hubunganku dengan Sooyoung tadi salah, harusnya aku memberitahu Seohyun saat perasaan dan masalahnya dengan Eonni-eonnienya sudah membaik, mungkin tadi dia benar-benar Shock dan merasa sendiri saat tau aku punya Sooyoung, mungkin juga dia takut aku tidak akan melindunginya lagi karena aku sudah punya Sooyoung, atau dia terlalu terkejut dengan peryataanku tadi, aah entahlah terkadang aku sulit memahami perasaan wanita yang selalu menempatkan emosionalnya di atas segala-galanya, terlebih lagi gadis sensitive dan manja seperti Seohyun.

Ya, aku sudah berjanji padanya akan menjadi Oppa yang baik baginya dan akan selalu mendengarkan keluhannya dan selalu melindunginya, aku rasa sudah menjadi kewajibanku untuk melindunginya saat ia rapuh seperti sekarang ini. Yaa, demi mengejar Seohyun aku harus meninggalkan Sooyoung yang sekarang entah bagaimana perasaannya, dia pasti kecewa padaku karena lebih memilih meninggalkannya dan pergi mengejar Seohyun, miann Soo, tapi aku berjanji padamu setelah masalahku dengan Seohyun selesai, aku akan segera pulang dan menjelaskan semuanya padamu.

****

Sudah hampir seluruh kota Seoul aku kelilingi untuk mencari Seohyun, tapi tak kunjung ku dapati sosoknya, kucoba berkali-kali menghubungi Handphonenya namun tidak aktif, ku coba menghubungi satu per satu rekan-rekan sesama SNSD dan juga teman-temannya yang lain, namun tidak ada yang tau keberadaannya, sungguh, aku benar-benar khawatir akan keadaannya, hari bahkan sudah menjelang malam dan dia tak kunjung ku temui.

Author Pov

 

 

Sementara itu masih di apartemen Kyuyoung, Sooyoung masih setia menunggu suaminya yang berjanji akan pulang segera dan memintanya untuk menunggunya, meskipun ia sadar bahwa Kyuhyun sudah mengingkari janjinya untuk segera pulang, tapi ia tetap berusaha untuk meyakinkan dirinya bahwa Kyuhyun akan segera pulang, ia bahkan seharian tidak keluar, bolos kuliah dan bolos kerja demi menunggu Kyuhyun.

Ini bahkan sudah malam, dan Kyuhyun yang sudah dari siang tadi keluar belum juga pulang, makan malam yang sudah Sooyoung sajikan di atas meja tak tersentuh sama sekali, bahkan kini telah dingin. Namun entah kebodohan apa yang sudah menghampiri Sooyoung, dia masih setia menunggu dan menunggu, hingga ia tertidur di meja makan.

Sedangkan di tempat yang berbeda, Kyuhyun terus mencari keberadaan Seohyun, entah sampai kapan ia harus mencari Seohyun, saking sibuknya mencari Seohyun dia bahkan lupa bahwa seseorang sedang menunggunya di rumah. Setelah hampir putus asa mencari, sampailah ia ke sebuah Club malam di daerah Gwanghanam, entah kenapa walaupun kemungkinannya sangat kecil gadis sepolos Seohyun bisa berada di tempat seperti itu, tapi Kyuhyun rasa tidak ada salahnya dia mencarinya ke sana.

Dan benar saja, tidak perlu berlama-lama berkeliling club untuk mencari sosok Seohyun, ia sudah menemukan Seohyun sudah melihat Seohyun yang sudah tak sadarkan diri dan membaringkan kepalanya di atas meja, di atas mejanya terdapat banyak sekali botol alkohol, Astaga! Kyuhyun tidak menyangka dengan masalah yang melilitnya seorang gadis sepolos Seohyun bisa melampiaskannya ke tempat seperti ini.

Tanpa berlama-lama lagi, segera saja ia datangi tempat gadis itu dan ia bopong tubuh lunglainya, namun Kyuhyun langsung menyadari dirinya dan Seohyun sedang dalam posisi tidak aman, karena seseorang tak jauh dari mereka sedang sibuk memotret mereka, dan orang itu pasti adalah seorang paparazzi yang sedang berkeliaran. Sial…! batin Kyuhyun, untuk sementara ia rebahkan tubuh Seohyun di atas salah satu Sofa dan segera ia datangi paparazzi yang masih sibuk memotret dirinya itu. Pria itu belum sempat menghindari Kyuhyun saat Kyuhyun sudah sampai ke hadapnnya.

“Serahkan kamera itu!” pinta Kyuhyun diplomatis.

“Cish, kau menyuruhku menyerahkan ladang uangku? Ya! Tenang saja Kyuhyun-ssi, karena besok pagi potomu dengan  SNSD Seohyun ini akan tersebar di internet, jadi kalian tidak perlu repot-repot kan menyembunyikan hubungan kalian, hahaha”

“Aku minta serahkan kamera itu sekarang juga atau aku minta dengan cara kekerasan!!”

“Coba saja kalau bisa, hahaha” ucap seorang pria lagi, ternyata pria itu punya partner, ini akan menyulitkan Kyuhyun merebut kamera itu. Tanpa aba-aba lagi Kyuhyun pun langsung melayangkan tinju ke pria yang memegang kamera, akhirnya terjadilah adu jotos antar Kyuhyun dan kedua paparazzi itu hingga membuat Club menjadi rusuh.

walaupun melawan dua orang sekaligus rupanya Kyuhyun juga bukanlah orang  yang mudah di kalahkan, walaupun beberapa pukulan sudah melayang ke wajahnya dan membuatnya lebam-lebam, namun Kyuhyun berhasil membuat kedua pria itu hampir kewalahan

“Cepat lari, bawa kamera itu!!” teriak pria yang masih sibuk berbaku hantam dengan Kyuhyun itu, sedangkan pria yang memegang kamera itu segara berlari keluar Club untuk mengamankan kameranya. Dan sialnya Kyuhyun yang sedari tadi sibuk melawan pria yang satunya terlambat menyadari bahwa kamera yang seharusnya ia rebut dan lenyapkan itu sudah di bawa lari oleh pria yang satunya,

Sempat Kyuhyun mengejar pria pembawa kamera itu, namun sialnya Kyuhyun kehilangan pria itu. Tamatlah riwayatnya, besok pagi pasti beritanya dan Seohyun akan beredar luas di dunia maya dan berbagai media massa. Kini ia hanya bisa pasrah, dengan apa yang akan terjadi besok, tidak ada hal yang bisa di lakukannya lagi untuk mencegahnya.

 

 

Kyuhyun POV

Dengan sisa tenagaku, kembali ku bopong tubuh Seohyun yang masih tidak sadarkan diri ke mobil, aku sudah tidak perduli lagi akan ada paparazzi lain yang mengintai kami, aku sudah pasrah dengan pemberitaan yang akan beredar nantinya, nanti aku akan pikirkan lagi.

Kuputuskan untuk membawa Seohyun ke apartemenku saja untuk sementara waktu, jika aku bawa ke dormnya itu akan lebih berbahaya lagi, member SNSD pasti akan mempertanyakan kenapa aku membawa Seohyun pulang dalam keadaan mabuk di tambah lagi wajahku yang lebam-lebam, ku telepon saja Hyoyeon untuk mengabarkan jika Seohyun ada bersamaku dengan alasan yang kuusahakan semasuk akal mungkin.

Sesampainya di apartemen,  langsung saja ku baringkan Seohyun di kamarku. Selanjutnya aku keluar untuk menemui Sooyoung, aku tau dia pasti sangat marah padaku sekarang, Dan betapa terkejutnya aku ketika ku lihat Sooyoung tertidur di meja makan sedangkan di depannya sudah tertata rapi makanan yang ku yakini ia siapkan untukku. Aku duduk di hadapannya, miann Soo, jeongmal miann!! Bisikku lalu mengecup lembut keningnya, namun ia masih tertidur.

Akupun duduk di hadapannya dan ku santap saja makanan yang sudah ia sajikan, walaupun sudah dingin, tapi aku tidak mau menyia-nyiakan pengorbanan Sooyoung, dan dengan lahap aku makan dalam diam. Setelah makan dan membereskan meja, segera ku angkat tubuh Sooyoung ke kamarnya, kasihan dia… pasti dia kelelahan menungguku, miann Soo… sudah membuatmu selalu menunggu aku memang bukan suami yang baik.

Setelah ku rebahkan tubuhnya di ranjang kuputuskan untuk merebahkan tubuh lelahku di bagian kosong ranjang sebelah Sooyoung, memang sudah seperti inilah kami sejak dulu, yaa tidur bersama. Lagipula kamarku sudah di tiduri Seohyun.

Sooyoung Pov

 

 

Sudah pagi dan aku mulai terjaga dari tidurku, dan ku rasakan tubuhku terasa tertindih dan terasa hangat, tidak kedinginan seperti biasanya, kubuka pelan kelopak mataku dan ku lihat dua buah tangan sedang melingkari tubuhku dari belakang, ku rasakan ternyata kami berada dalam satu selimut dan ia memelukku, cepat-cepat aku berusaha melepaskan pelukan itu, namun ia malah mendekap tubuhku lebih erat,

“tetap seperti inilah dulu” Suara Kyuhyun lembut ke telingaku, namun ku ingat lagi kejadian kemarin, bagaimana dia sudah berjanji untuk segera pulag namun lagi-lagi dia membuatku menunggu lama, dan itu membuat kemarahanku muncul kembali, Cish, seenaknya saja dia tidur denganku sambil memelukku seperti ini setelah dia membuatku seperti orang bodoh dengan seharian menunggunya, dan sekuat tenaga aku memberontak, namun Kyuhyun juga tetap tidak mau melepaskan pelukannya, aku tidak juga menyerah dengan masih memberontak dan tiba-tiba tak sengaja aku menyikut wajahnya

“Aaaaa’” Erangnya kesakitan, tak sengaja aku melihat salah satu tangan Kyuhyun yag melingkar di tubuhku tampak lecet, tiba-tiba perasaanku jadi tidak enak, segera saja aku berbalik menghadap Kyuhyun

Sejenak aku terdiam, tidak berusaha melepaskan dekapannya lagi, ku pandangi wajah suamiku itu dengan seksama. Omo! Ada apa dengan wajahnya, kenapa lebam-lebam seperti ini, apa pengliahatanku ini belum normal, kuputuskan untuk menyentuh wajahnya memastikan bahwa penglihatanku ini benar atau salah.

“Aaau, sakit yeobo-ya…” erangnya tiba-tiba dengan mata yang masih tertutup.

“ada apa dengan wajahmu? Kenapa lebam-lebam seperti ini heeh?” tanyaku panik dan berusaha melepaskan dekapannya, tapi ia malah kembali mengeratkan dekapannya hingga aku hampir tidak bisa bernapas.

“Yyaa! Lapaskan, kau membuatku tidak bisa bernapas”

“tetaplah seperti ini dulu, ini sangat menenangkan” ia berkata dengan mata yang masih terpejam, untuk sesaat aku menuruti, permintaannya, namun jika aku terus-terusan menuruti permintannya, aku akan mati kehabisan napas di buatnya.

“YA! Lepaskan!!” pekikku sambil berusaha sekuat tenaga memberontak dalam pelukannya, dan terjadilah pergulatan antara kami dan berakhir dengan posisi yang sangat tidak mengenakkan, karena kini posisinya tepat barada di atasku.

“jadi posisi seperti ini yang kau ingikan?” godanya sambil tersenyum evil, dan itu tentu saja membuat wajahku langsung memerah, dan tiba-tiba wajahku semakin memerah ketika tiba-tiba bibirnya menyapu singkat bibirku

“Aku mohon jangan pingsan lagi” ucapnya pelan, huaaah kenapa dia malah berkata seperti itu? Ini sangat memalukan mengingatkanku pada kejadian kemarin saja, cepat-cepat akupun langsung mendorong tubuhnya dan akhirnya berhasil, akupun bangun dan duduk, ku dengar dia terkekeh di belakangku.

“Yyaa! Marhaebwa!! Ada apa dengan wajahmu haaah?” bentakku padanya masih berusaha menghilangkan keteganganku sambil membelakanginya

“Aku habis berkelahi” jawabnya singkat

“Mwo?” sontak aku membalikkan badanku menghadapnya.

“Miann. Kemarin, aku membuatmu menunggu lagi, kau pasti marah sekali kan padaku?”

“itu tidak penting lagi, sekarang cepat katakan padaku, kenapa kau bisa berkelahi hah?” suaraku mulai bergetar lagi, efek terlalu marah.

Kyuhyun pun menceritakan kronologi kejadiannya, tentang Seohyun dan tentang paparazzi itu. Dan tentu saja aku bisa mengerti keadaannya,

Setelah itu, segera saja ku kompres lebam-lebam di wajahnya.

“Aaaau, Appo! pelan-pelan!!” erang Kyuhyun ketika sibuk mengompresi wajahnya. Entah kenapa perasaan tidak tega menggelayuti hatiku, aku merasa sedih sekali melihat wajah suamiku yang biasanya terlihat putih mulus jadi lebam tak berbentuk seperti ini, dan lagi-lagi aku kembali menangis untuk Kyuhyun, sejenak ku hentikan kegiatan mengompresku, karena kembali sibuk dengan air mataku.

“Chagiaa… kenapa kau menangis lagi? Miann kalau aku membuatmu sedih lagi”

“Yyaa! Kau benar-benar menyebalkan, hiks!” bentakku

“chagiaa…”

“Jangan panggil aku seperti itu lagi, aku benci di panggil seperti itu! kenapa kau selalu saja melakukan hal-hal yang membuat aku sedih haaah? Lihat wajahmu itu, apakah kau pikir kau tampak lebih tampan dengan wajah lebam seperti itu? kenapa kau begitu sok jagoan menghadapi dua orang sekaligus? masih untung hanya wajahmu saja yang lebam, bagaimana kalau terjadi sesuatu yang lebih buruk, apa kau pikir aku senang melihat keadaanmu seperti ini hah? Kau pikir kehilanganmu akan membuat hidupku tenang? Hiks hiks hiks” Cerocosku sambil tersedu

“Miann, Chagi”

“sudah ku bilang jangan….” Chu… Omonganku segera terhenti, karena bibirku langsung tertutup rapat oleh sentuhan bibir Kyuhyun, dan dengan lembut melumatnya, untuk beberapa saat aku terdiam tanpa perlawanan, seperti biasa tubuhku kembali menegang, Omo! Kumohon Tuhan, jangan biarkan aku pingsan lagi.

TBC

 

Closing

Huaaah, gimana ders? Gak dapat feelnya ya? Jeongmal Miann. Sebenarnya ini masih panjang, tapi aku cut aja. Mau liat dulu gimana antusiasme readers yang masih mau FF ini di lanjutin, maklum setelah ini bakal complicated banget dan itu butuh konsetrasi ekstra buat bikinnya. Miann, karena aku harus masang kuota lagi, 100 Koment kalo masih 90 an masih di pertimbangkan tergantung panjang pendeknya koment. RCL lah ders, bukan sesuatu yang sulit kan? Miann author terlalu cerewet. Annyeong….

Advertisements

14 thoughts on “a Pefect Marriage 9

  1. apa aku first comment ? hehehehehe
    seruu aku suka.. saat baca pertamanya, aku sebel..tp setelah itu aku suka banget soalnya soo sm kyu sosweet bgt..
    author pliss jgn pisahin kyuyoung ya, jgn bikin hubungan mereka ribet.. kan mereka bru2 aja nh so sweetnya.. semoga mereka bs tetep sosweet walaupun d chapter selanjutnya kayaknya bakal complicated.. tp aku berharap mereka kekeh mempertahankan hubungan mereka.. dengan kekuatan cinta, mslh bs dihadapi..hahahahaha..
    semangat author !!!!! 🙂

  2. Aduhh.. makin rumit aja khidupan Suami Istri inii.. -,-

    Soo eonnie yg sabar yahh..
    Kyu oppa.. tega bnget maa Soo eonnie, ninggalin Soo eonnie demi seo -_- *gk bener niih readers.. -_-

    Soo eonnie tetep perhatian ma Kyu oppa, walaupun Kyu oppa.a bnyak buat ksalahan -_-

    Next part di tunggu
    FIGHTHING..!!!!!

  3. Horeee akhir nya ada part 9 nya juga. Aigooo gimana tentang foto kyuppa itu? Hiks sedih soonnie harus menunggu lagi menunggu lagi,kasian juga sich ma kyuppa wajah nya bebek belur eh babak belur. Cie cie kyuppa ma soonnie kissue, soonnie jgn pingsan lg donk kan gk lucu lg kissue langsung pingsan.lanjut ya eh panggil nya apa ya kalo thor kan author punya nama mm bleh gk panggil Eonnie kan aku 98 line tp aku tak tw author lhir taun berapa. Aah pokok nya lanjutin cerita nya ya sampai ending kan gk seru kalo putus di tengah jalan#reader bawel. Yaudah deh di tunggu part 10 nya FIGHTING…

    • hahaha, kmu pantes emang manggil aku eonni, krena aku kelahran 92 boow, tuir banget. gomawo y udah coment. part 10A nya udah aku publish, RCL lagi yoaah.

  4. ish sebel bngt sm seohyun.manja manja ga jelas.onnie please moment kyuyoungnya ditmbh.dan bkin kyu ga lembek supaya soo ga brpkiran dia slh phm sm bntk perhtian kyu.aku pngen kyu tegas sm seohyun.dan jujur ke soo klo dia bnr” cinta sm soo.hmmm jngn trlalu complictd yh onn crtnya.soalnya bnyk bngt ff yg crtanya cmplictd dan it bkin gendok bukan bkin happy bc ff.pas awal” part 1-5 aku bneran ngakak onn bca ff ini sm tingkah laku soo.dan aku jg pngen gtu strusnya wlaupun ada knflknya.

    • gomawo… udah commet, tapi jeongmal miann, part 10 nya mungkin chingu bakal gak suka, karena maslahnya cukup complicated. tapi janji dh abis complicated gtu, author bakal bikin sweet moment koq. ikkutin aja terus yaa, mian kao gak sesuai harapan. part 10a nya udah author publihs looh, akali lagi miann mengecewakan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s