A Perfect Marriage Part 10A


 

A perfect Marriage Part 10 A

Judul     : A Perfect Marriage

Author   : Choi Runnisa

Cast       : Super Junior Kyuhyun

Choi Sooyoung

DBSK Changmin

Other Cast: Kim Taeyeon,SNSD Seohyun, Super Junior

Genre    : Romance, Comedy,  Galau (?)

 

Annyeoong Readers, Huuuft capek! Kata itu yang paling tepat untuk author, gimana gak? part ini Author bikinnya ngebut banget, ngalah-ngalahin speedy dah pokonya. Author buru-buru banget karena yang perlu reader semua ketahui,  author bakal break untuk sementara waktu dulu dari dunia per fanfiction-an, besok author bakal berangkat KKN Ders, tau kan yang ke kampung-kampung itu tuh . Dan itu selama 45 hari ders, lama kan. Jadi maaf banget, untuk part 10 B nya readers harus sabar, karena kemungkinan readers bakal baru bisa liat part selanjutnya satu setengah bulan kedepan.

 

 

Nah, author gak bakal bisa pergi dengan tenang sebelum menyelesaikan part 10 nya, Author gak tega bikin readers mati penasaran dengan part 10 nya, tapi masalahnya waktunya udah mepet banget, maka jadilah  author langsung bikin aja part 10 Short versionnya aja. Jadi kalau part yang ini kurang maksimal atau terlalu kependekan jeongmal miann ja. Author janji deh part 10 B dan 11  nya bakal heboh banget dan bakal author panjangin, sampe puas dah pokonya, asalkan Readers pada sabar nunggunya. Makanya doain aja selama 45 hari itu, author dapat banyak ilham dan inspirasi.

 

 

Yang terpenting adalah koment untuk part ini dan part-part sebelumnya, do’ain aja semoga tugas kuliah author yang mahaberat ini bisa berjalan dengan lancar. Yaudah itu aja dari author. Annyeong ders, jangan lupain Fan Fict ini ya, author pasti bakal kangen banget sama readers.

 

 Annyeong!! And happy Reading

 

 

>>>>>> 

 

Sooyoung POV

“Miann, Chagi”

“Miann miann miann, hanya selalu itu yang kau ucapkan padaku, padahal aku sama sekali tidak membutuhkannya, sudah ku bilang jangan….” Chu… Omonganku segera terhenti, karena bibirku langsung tertutup rapat oleh sentuhan bibir Kyuhyun, dan dengan lembut melumatnya, untuk beberapa saat aku terdiam tanpa perlawanan.

“hanya ini yang bisa membuatmu berhenti mengomel” ucapnya setelah melepas ciumannya sambil tersenyum evil, Mwo? Jadi ini siasatnya untuk menghentikan kemarahanku? cish benar-benar licik!! dan betapa bodohnya aku, seperti biasa aku hanya bisa melakukan aksi mematungku, padahal begitu banyak hal yang ingin kulampiaskan padanya, ingin sekali memarahinya habis-habisan. Tapi pesona Kyuhyun benar-benar melumpuhkanku. Menghindar…. yaa…yang terbaik adalah segera pergi dari hadapannya.

Segera saja aku bangkit dari hadapannya dan mencoba melangkah namun kurasakan Kyuhyun segera menarik tanganku hingga menbuat tubuhku tertarik dan terduduk kembali di ranjang lalu dengan sigap bibir Kyuhyun kembali mendarat di bibirku.

“dan yang ini untuk permintaan maafku” ucapnya disela ciuman kami lalu kembali mendaratkan bibinya ke bibirku dan memimpinnya, awalnya aku terdiam dan membiarkan bibir Kyuhyun menjelajahi setiap lekuk bibirku, namun sejurus kemudian seperti orang yang sudah mahir aku mulai terbawa permainan Kyuhyun , yaa aku mulai membalasnya, hingga ciuman itu semakin bringas dan kasar, ini pertama kalinya aku merasakannya, tubuhku terasa panas dan semakin lama bukannya ingin menghentikannya, tapi malah merasa menginginkan sesuatu yang lebih dan lebih lagi.

BRUK!! tubuh kami yang tadinya duduk di pinggir tempat tidur kini ambruk dan terbaring, ani… bukan kami tapi aku saja karena kini tubuhku yang terbaring di tempat tidur telah tertindih oleh tubuh Kyuhyun yang kini berada di atasku. Panas… itu yang kurasakan, udara kota Seoul yang menembus jendela kamarku yang biasanya terasa dingin di pagi hari, pagi ini terasa hangat. Eoh…? kurasakan bibir Kyuhyun sudah tak lagi menjelajahi bibirku, tapi lebih dari itu, karena kini ia mulai menjilati leherku dengan rakus.

Apa-apaan ini?!!! Andwe!! Meski sebenarnya aku mulai menikmatiya, tapi Aku tidak boleh membiarkan ini tetap berlanjut, jika ku biarkan aku yakin Kyuhyun akan melakukannya lebih dari ini, aku harus menghentikannya sebelum aku terbawa permainan Kyuhyun lebih dalam lagi, harus!!. Segera saja sekuat tenaga ku dorong tubuh kyuhyun hingga ia terbaring di sebelahku. Dengan nafas yang masih memburu, segera saja aku bangkit.

“Sudah kubilang aku membencimu!!” bentakku lalu segera bangkit dan masuk ke kamar mandi tentu saja untuk membersihkan diri. Cish, Cho Kyuhyun benar-benar licik, ia selalu bisa membuatku bungkam dengan hanya menciumku saja, aiiish aku benci dengan tubuhku yang selalu saja tegang saat berdekatan dengannya.

Usai mandi, dengan hunduk yang melilit bagian dada hingga pahaku dan aku berjalan ke luar kamar mandi, dan aku di kagetkan dengan Kyuhyun yang ternyata masih duduk manis di ranjang sana sambil memainkan PSP nya.

“YA! Kenapa masih di sini? Kau mau mengintipku mandi ya?” pekikku

“Anieyo, kau kan tau sendiri, di kamarku ada Seohyun”

“tapi kan, aku mau ganti baju, kau tidak berniat melihatku ganti baju kan?”

“Kita kan sudah suami istri Yeoboya. kan di sebelah ada Seohyun, kalau dia juga mau ganti baju bagaimana? Kau pilih aku melihatmu ganti baju atau melihat Seohyun yang ganti baju?”

“Yyaa! Itu bukan pilihan bodoh! cepat keluar, atau aku laporkan satpam atas pelecehan seksual!!”

“Chagiaaa, kau lupa ya aku ini suamimu? Kau mau lapor ke kantor polisi juga tidak akan berpengaruh apa-apa”

“Nee…?” iya, juga ya, kenapa aku berlagak seakan-akan Kyuhyun yang notabene suamiku adalah pria hidung belang?

“Arra-arra, aku akan ke luar, suatu saat nanti juga aku akan melihat semuanya”

“Apa kau bilang?!” bentakku

“Aku keluar ya Chagiaa” ucapnya sambil berjalan ke arahku, dengan takut-takut aku memundurkan tubuhku, lalu tiba-tiba ia mengecup punggung polosku

“YA!!” aku memekik kesal, sedangkan Kyuhyun hanya terkekeh geli.

Huaaaah! Siapa bilang dia bukanlah namja Evil? Jelas-jelas sekarang keevilannya itu membuatku mati berdiri.

 

 

Author POV

 

Setelah mandi, dan berpakaian rapi, Sooyoungpun keluar kamar dan berniat untuk menyiapkan sarapan. Dan lagi-lagi Sooyoung di kejutkan dengan Kyuhyun yang di temani Seohyun duduk di meja makan. Serta makanan sarapan yang sudah tertata rapi di atas meja, mereka tampak bercanda satu sama lain, tidak seperti kemarin, Seohyun sudah tampak lebih baik karena ia akhirnya dia bisa tertawa bersama Kyuhyun.

Untuk sesaat Kyuhyun tampak salah tingkah dengan kehadiran Sooyoung yang bertemu pandang dengan Seohyun. Cish kenapa selalu seperti ini? Setelah aku di terbangkan tinggi-tinggi kemudian di hempaskan lagi, setelah di elus-elus kemudian di tampar, setelah Kyuhyun mencumbuiku dengan begitu mesranya, namun dalam hitungan menit saja sekarang dia malah tampak bercanda denga bahaginya dengan Seohyun. Begitulah suara batin Sooyoung

“Annyeong Eonnie, miann sudah merepotkan kalian” ucap Seohyun takut-takut. Sooyoung hanya menanggapinya dengan tersenyum kecil. Sejenak Sooyoung melirik Kyuhyun, kini ia lihat pria itu hanya diam saja tanpa berkata apa-apa, Sooyoung merasa barusan apa yang di lakukan Kyuhyun hanyalah mimpi, bagaimana mungkin sikapnya yang tadi begitu bringas mencumbuinya, namun sekarang duduk anteng di meja makan hanya karena dia sedang di hadapan Seohyun. Sooyoung merasa bertemu dengan dua orang yang berbeda. Sungguh Sooyoung begitu kesal padanya.

“Aaaah, sebagai tanda terima kasihku, aku sudah siapkan sarapan untuk kalian, miann hanya ini yang bisa aku buat, aku harap Oppa dan Eonnie menyukainya”

“Nee, terimakasih Seohyunaa tapi aku harus pergi, aku buru-buru ke kampus sudah terlambat” ucap Sooyoung beralasan

“Sooyoungie,, kau mau kemana?” Tanya Kyuhyun lagi

“Sudah kubilang Aku mau ke kampus, sudah terlambat” ucapnya tanpa menoleh, lalu segera pergi, yang membuat hatinya sakit kenapa mentang-mentang ada Seohyun, Kyuhyun tidak menahannya sama sekali? cish menyabalkan! Batin Sooyoung.

******

 

Tempat Kerja Sooyoung

 

 

Sooyoung POV

 

Hari ini moodku benar-benar sedang buruk. Ini semua di karenakan Kyuhyun. Apa sebenarnya arti diriku baginya, sebagai ojek pelampiasan nafsunya? Kenapa tadi pagi aku mau-maunya memberikan bibir dan tubuhku untuk ia cumbui? Padahal setelah dia bersama Seohyun di depan mataku, ia bahkan menyuekiku? Kau benar-benar ppabo Choi Sooyoung. dan kau Cho Kyuhyun!! Aku tidak akan memaafkanmu! Berbuatlah sesuka hati dengan gadis itu, akupun akan berbuat sesuka hati dengan pria lain jika perlu, biar dia juga tau bagaimana rasanya cemburu itu.

Aaah, Changmin Oppa! Tiba-tiba aku teringat akan Changmin Oppa, ngomong-ngomong sudah hampir seminggu aku tidak bertemu dia, dia juga tidak pernah menghubungiku lagi, ada apa dengan dia? Mungkin dia sedang sibuk sekali, huuuft tiba-tiba aku jadi merindukannya. Aku rindu jalan-jalan dan mengobrol dengannya. Apa aku hubungi dia saja ya? Baiklah aku akan menghubunginya.

Segera saja kurogoh kantong jeansku dan kuraih handphoneku didalamnya setelah itu  menghubungi Changmin Oppa. panggilanku masuk tapi lama tidak di angkat, lalu kemudian terputus, ku redial lagi nomornya namun baru sebentar masuk langsung terputus, apa Changmin Oppa sengaja memutusnya? Aah tidak mungkin… kuredial lagi nomornya, dan lagi-lagi terputus, ada apa ini? Aku belum juga menyerah, kuhubungi lagi nomornya namun kali sudah tidak aktif.

Ada apa ini? Kenapa Changmin Oppa tidak mau mengangkat teleponku? Apa dia sibuk sekali ya? Tapi biasanya walaupun dia sibuk, dia akan tetap mengangkat teleponku, atau paling tidak dia akan meng-sms ku dan memberitahuku kalau dia sedang sibuk. Sebenarnya ada apa dengan Changmin Oppa? apa dia sengaja menghindariku? Apa dia sedang marah padaku? Tapi seingatku aku tidak ada masalah apa-apa dengannya? Kenapa mendadak perasaanku jadi tidak enak begini ya? Aku merasa ada yang tidak beres, aku tiba-tiba merasa bersalah dengan Changmin Oppa, walaupun aku tidak tau apa masalahnya. Ayolah Oppa! jangan seperti ini! Kau membuat perasaanku jadi tidak menentu seperti ini. Ku putuskan untuk mengirimkan pesan singkat padanya saja

To: Changmin Oppa

Oppa… kenapa teleponku tidak diangkat?

Oppa sibuk  sekali ya?

Kalau sudah tidak sibuk, telepon aku ya! J

 

SEND

Huuuft, aku tidak yakin dia akan membalasnya. Tapi aku tunggu sajalah. Taeyeon yang dari tadi sibuk melayani pelanggan, datang menghampiriku, dia pasti ingin mengomeliku lagi.

“Yaa!!, Nyonya Cho, ada apa lagi denganmu? Kau ini benar-benar pegawai yang malas! Jangan mentang-mentang kau istri dari maknae super junior kau jadi malas-malasan seperti itu, Lihat! Hari ini kita banyak pelanggan, jadi berhentilah duduk di situ dan bermain dengan handphonemu itu!” tegur Taeyeon.

“Taeyeona… Hiks….” rengek Sooyoung, melihat sahabatnya yang sepertinya sedang gundah itu, Taeyeon pun akhirnya duduk dihadapannya.

“Waeyo? Ada apa lagi denganmu? Ada masalah lagi ya dengan suamimu?”

“YA! Jangan sebut-sebut dia lagi, aku benar-benar membencinya sekarang!”

“Mworagu?”

“sudahlah! Aku malas membahas tentang dia. Ini tentang Changmin Oppa”

“Changmin Oppa? ada apa dengannya?”

“Akhir-akhir ini dia tidak pernah menemui dan menghubungiku lagi, aku telepon dia tidak mengangkatnya? Aku rasa dia sedang marah padaku” curhatku muram.

“aku rasa juga begitu?”

“Kenapa kau bisa berasumsi seperti itu?”

“Yaa, setiap kali aku menyebut-nyebut namamu dia pasti mengalihkannya”

“Mwo? Sejak kapan kalian mengobrol? Jangan bilang kalian sering bertemu di belakangku!” desakku pada Taeyeon

“Eeeh, i… itu…” Taeyeon tampak malu-malu menjawabnya. Namun belum sempat ia jawab ketika Taeyeon mengalihkan pandangannya ke arah pintu masuk. Ku lihat seseorang yang aku kenali memasukinya dan berjalan ke arah kami, dia adalah orang yang barusan kami obrolkan Changmin Oppa, panjang umur. Sambil berjalan menuju kami dia menampilkan senyum lebarnya ke arah kami, dan tentu saja aku membalasnya dengan senyum lebar pula.

“Oppa…!” sapaku saat dia sudah sampai di hadapan kami, tapi sapaan ramahku itu malah ia  balas dengan hanya melihatku sekilas lalu  beralih ke arah Taeyeon yang duduk di sebelahku, walaupun hanya sekilas namun aku sadar bahwa tatapan Changmin Oppa sangat berbeda dari biasanya, tatapannya begitu dingin dan menampakkan sebuah mimik kemarahan padaku. Yaa… firasatku memang benar, Changmin Oppa sedang marah padaku. Tapi sampai saat ini aku tidak mengerti apa masalahnya.

“Annyeong Taeyeona…” sapanya ramah kepada Taeyeon

“Annyeong Oppa!! tumben pagi-pagi sudah datang kemari?” tanya Taeyeon

“tidak apa-apa, hanya ingin menemuimu sebentar hehehe, tidak apa-apa kan?” kata Changmin Oppa lalu melirikku sekilas masih dengan tatapan yang seperti tadi.

“tentu saja tidak apa-apa, aku malah senang sekali Oppa menyempatkan datang kemari”

Tidak apa-apa? Cish! Bukannya tadi dia yang mengomeliku karena tidak melayani pelanggan?! Padahal sekarang malah dia yang asik mengobrol dengan Changmin Oppa, dan mereka benar-benar menyuekiku,

“Oppa… lama tidak bertemu. Oppa apa kabar?” tanyaku mencoba bersikap ramah pada Changmin Oppa dengan harapan sikapnya akn kembali seperti semula, namun dia tidak menanggapi pertanyaanku dan malah asik mengobrol dengan Taeyeon, benar-benar invisible Sooyoung.  sungguh menyakitkan! Setelah tadi Kyuhyun menyuekiku dan asik dengan Seohyun sekarang Changmin menyuekiku dan asik dengan Taeyeon. Huaaah benar-benar malang, kenapa hari ini semua orang menyuekiku? Padahal hari ini bukan ulang tahunku.

Aku rasa tidak ada gunanya aku ada di antara mereka, daripada merasa seperti hantu, lebih baik aku kembali bekerja dan melayani pelanggan. Changmin dan Taeyeon mengobrol cukup lama, sepertinya obrolan mereka asik sekali tak jarang mereka tertawa penuh canda, aku jadi iri melihatnya, huuuft aku rindu bercanda seperti itu dengan Changmin Oppa L, bolak-balik aku di hadapan mereka, aku memang sangaja lewat di hadapan mereka, namun mereka benar-benar menganggap aku tidak ada.  Aku belum juga menyerah, pura-pura saja aku membersihkan meja tempat meraka duduk.

“Jeoseong hamnidaa. Maaf mengganggu, aku harus membersihkan meja ini dulu”

Kataku, lalu tanpa di persilahkan aku langsung melakukan aksiku, itu membuat obrolan mereka terhenti sesaat.

“Haduuuh, meja ini berdebu sekali” bohongku, Dari ekor mataku dapat ku lihat Changmin Oppa menatapku sendu. Ini benar-benar tidak beres, ada apa denganmu Oppa?

“Tayeonaa, aku pulang dulu ya” ucapnya tiba-tiba, saat aku masih sibuk mengelap meja di hadapannya. Aku menatapnya tapi ia memalingkan wajahnya.

“Eoh, nee Oppa” ucap Taeyeon singkat, dengan cepat Changmin bangkit dari duduknya lalu buru-buru berjalan meninggalkan kami. Entah apa ini, tapi hatiku mengatakan aku harus mengikutinya, aku harus tau apa sebenarnya yang terjadi, segera saja aku berlari keluar menyusulnya.

“Oppa…” panggilku saat aku berhasil menghalanginya melewati pintu dengan berdiri di hadapannya.

“menyingkir dari hadapanku” ucapnya dingin

“Andwe! Oppa harus menjelaskan apa salahku”

“Minggir!” katanya sambil menerobosku keluar menuju mobilnya.

Aku tak juga menyerah, segera saja ku kejar dia hingga ia masuk mobil, dan dengan nekat aku langsung masuk mobilnya.

“Apa yang kau lakukan?! Cepat turun!” bentaknya.

“Andwe!! Oppa tidak bisa mengusirku, sebelum Oppa mengatakannya padaku”

“cepat turun, aku mau pergi. Tidak ada yang perlu di jelaskan”

“Shiroe, aku tidak akan pergi dari sini, kamanapun mobil ini pergi”

“Cish! Dasar gadis keras kepala! Terserah kau saja” ucapnya, lalu langsung tancap gas dan melajukan mobilnya. Aku sudah tidak perduli dia akan membawaku kemana yang penting aku tau, apa yang membuatnya menjauhiku.

Di dalam mobil, semuanya hening. Changmin Oppa hanya fokus menyetir tanpa sekalipun melirikku,sedangkan aku sebaliknya, tak henti-hentinya aku memandangi wajahnya, mencari jawaban atas aksi diamnya padaku. Mobil Changmin Oppa pun berhenti di depan sebuah gedung yang ku yakini gedung apartemen pribadinya.

Tanpa berkata apa-apa Changmin Oppa keluar dari mobilnya, dan tentu saja aku masih mengikutinya yang berjalan masuk gedung. Aku terus berjalan cepat mengimbangi langkah kaki panjang Changmin Oppa yang berjalan menelusuri koridor gedung, hingga sampai di depan sebuah pintu yang kuyakini, pintu apartemennya. Ia kemudian masuk dan aku masih tetap mengikutinya masuk.

“YA! Kenapa kau terus saja mengikutiku hah? Pantaskah seorang wanita yang sudah menikah masuk ke apartemen pria lain?!” bentaknya padaku. Omo! Jadi Changmin Oppa sudah tau jika aku sudah menikah dengan Kyuhyun? akhirnya misteri itu terkuak sudah, Changmin Oppa marah padaku karena itu?

“Oppa miann…” hanya itu yang bisa ku katakan aku tidak tau lagi caranya menjelaskan padanya.

“lalu bagaimana jawabanmu??” tanyanya tiba-tiba. Jawaban yang mana? Apakah… Omo! Apakah pernyataan cintanya waktu itu? Aku bahkan hampir lupa kalau Changmin Oppa masih menunggu jawabanku.

“Oppa miann… aku…”

“Apa kau mencintainya?” tanya nya lagi, dan itu jelas membuat aku semakin bingung harus menjawabnya, tentu saja jawabannya adalah ‘Ya’ tapi aku sungguh takut mengatakannyanya aku takut melukainya. Oppa, kenapa kau harus menayakan hal itu? Bukankah kau tau itu hanya akan menyakit hatimu?. Ku lihat kini matanya memerah menahan tangis.  Ia lalu maju mendekat padaku dan reflek aku memundurkan tubuhku, hingga mentok bersandar di tembok

“Cepat jawab!!” bentaknya sambil melayangkan tinjunya ke tembok tepat di samping kepalaku, dan itu sontak membuatku terkejut dan ketakutan, reflek dengan air mata yang sudah membasahi pipiku, aku reflek mengangguk keras mengiyakan pertanyaanya. kini matanya yang sejak tadi memerah akhirnya mengeluarkan cairan bening, kutatap matanya yang telah basah dan aku dapat merasakan kepedihan yang mendalam di balik setiap buliran air matanya yang berjatuhan satu demi satu.

“Ku mohon jangan muncul lagi di hadapanku” ucapannya dengan suara yang bergetar, itu benar-benar membuatku sakit, mana mungkin aku bisa melepaskan sahabat yang sudah aku anggap seperti Oppa ku sendiri? Dengan tangisku sambil menutup mulutku aku menggeleng keras.

“Aku mohon pergilah, sebelum aku benar-benar merebutmu darinya!”

“Andweyoo!!” aku bersikeras.

“kalau begitu inikah yang kau inginkan?” Changmin Oppa tiba-tiba mendekatkan wajahnya ke wajahku dan aku tau pasti dia ingin menciumku namun segera ku tahan dengan kedua telapak tanganku.

“Oppa, kumohon jangan seperti ini”

“bukankah ini yang kau inginkan?” tanyanya lagi lalu mencoba lagi menciumku namun belum berhasil karena aku masih bisa menghindar.

Kyuhyun POV

 

Dia pergi meninggalkan aku berdua dengan Seohyun. Dasar Cho Kyuhyun ppabo! Kau ini lelaki macam apa? Membiarkan istrimu pergi dalam keadaan cemburu? Ini semua salahku, karena tidak menahan kepergiannya tadi, harusnya aku menahannya, tapi aku masih segan di hadapan Seohyun, aku takut dia akan sedih lagi.

Untuk sementara ini urusan dengan Seohyun beres, dia sudah pulang ke dormnya lagi, dan ku lihat dia mulai tenang kembali. Dan soal paparazzi semalam, jujur aku kaget, karena hingga siang ini aku cek di internet, koran, majalah maupun televisi tidak ada pemberitaanku dengan Seohyun, dan ini benar-benar aneh, mengingat para paparazzi itu jelas-jelas mengambil gambar kami dan membawa lari kameranya. Tapi untuk sementara aku masih aman, aku berharap semoga pemberitaan itu tak akan pernah muncul.

Sekarang yang terpenting aku harus mencari Sooyoung dulu dan menjelaskan semuanya, tapi setelah aku cari ke kampusnya tidak ada, berarti tadi dia berbohong kalau dia ke kampus. Kuputuskan untuk mencarinya ke tempat kerjanya.

Sampai di sana langsung saja ku temui Taeyeon. Dia tampak melamun di salah satu meja pelanggan yang kosong.

“Taeyeon-ssi” panggilku padanya

“Eoh, Kyuhyun Oppa…?”

“Sooyoung mana?”

“Dia… sepertinya dia sedang kesal  pada Oppa, apa kalian habis bertengkar?”

“sekarang dia ke mana?”

“dia… tadi pergi menyusul Changmin Oppa” jawab Taeyeon dengan wajah merengut

“Changmin?”

“Nee,,, tadi Changmin Oppa datang ke sini, dan dia terlihat kesal sekali pada Sooyoung, dan akhirnya Sooyoung mengejarnya, ini semua gara-gara Oppa kalau saja Oppa tidak membuat Sooyoung kesal, dia tidak mungkin mengejar pria lain”

“lalu kemana mereka sekarang?!” tanyaku meninggikan suaraku

“Nan molla, mungkin ke tempatnya Changmin Oppa”… tanpa berlama-lama akupun langsung bergegas menuju mobil, dan melajukannya menuju apartemen Changmin. Entah kenapa aku begitu yakin mereka pasti ke sana, Sampai di depan apartemen Changmin, sebelum masuk mendadak perasaanku mendadak jadi tidak enak, segera saja kubuka pintu  yang telah  kuketahui kodenya, sebagai sahabat kami pastinya sudah tau kode pintu apartemen masing-masing.

Setelah pintu terbuka, betapa terkejut Aku melihat wanita yang tak lain adalah istriku itu bersandar di tembok sambil menahan wajah pria di depannya yang terlihat akan menciuminya itu, dan pria itu adalah Changmin sahabatku sendiri. Melihat itu, sebagai seorang suami, emosiku langsung tersulut, segera saja aku mendatanginya dan langsung melayangkan tinjuku ke wajah Changmin, namun ia sama sekali tidak melawan dan kini tubuhnya terbaring di lantai.

“Oppa…!” pekik Sooyoung, dan tangisnya meledak melihat keadaan Changmin, ia lalu berlutut dengan maksud menolong Changmin, cish! Ternyata dia masih saja perduli dengan pria yang hampir saja menciumnya dengan paksa itu? Apakah dia juga menginginkannya? namun karena sudah tidak tahan lagi, segera saja kutarik tangannya dan membawanya pergi meninggalkan apartemen Changmin.

 

 

 

Author POV

Sepeninggal Sooyoung dan Kyuhyun, Changmin masih dengan posisinya yaitu telentang di lantai. Air  matanya mengalir begitu saja menahan kesakitan yang amat sangat di dalam dadanya. Ternyata beginilah rasanya Cinta yang tak terbalas, selama ini dalam perjalanan cintanya mendapatkan seorang gadis yang dia inginkan semudah membalikkan telapak tangan, belasan gadis telah singgah dalam kehidupannya, namun tidak ada yang pernah benar-benar bisa mengisi relung hati dan pikiranya seperti apa yang dia rasakan kepada Sooyoung

Yaa, ini pertama kali dalam hidupnya merasakan benar-benar jatuh cinta kepada seorang gadis,  dan sialnya untuk pertama kali pula ia harus merasakan patah hati yang amat sangat, ia harus menerima kenyataan bahwa gadis yang ia cintai itu sudah menjadi milik orang lain dan tidak lain adalah milik sahabatnya sendiri. Sempat terbesit dalam benaknya untuk merebut Sooyoung dari Kyuhyun, Namun obsesinya untuk memiliki Sooyoung sama besarnya dengan rasa sayangnya kepada sahabatnya Kyuhyun terlebih lagi ia tau pasti bahwa kedua orang itu saling mencintai.

*****

Sementara itu, sesampainya di depan gedung apartemen, tanpa bicara apa-apa Kyuhyun langsung saja buru-buru turun dari mobil lalu kembali menarik tangan Sooyoung hingga masuk apartemen. Sampai di dalam apartemen barulah Kyuhyun melepaskan genggaman tangannya.

“Apa yang kau lakukan di sana Haah?” tanya Kyuhyun dengan nafas yang mmburu menahan kemarahannya.

“Waeyo? Apa urusanmu haah? Kenapa kau harus peduli padaku? Aku mau kemanapun itu terserah padaku”

“Mwo! Kau istriku! Kau milikku! Tentu saja aku harus peduli”

“Istri katamu? Cish, bukankah kau lebih peduli kepada Seohyun dari pada aku? Harusnya dia yang kau sebut sebagai istrimu”

“KAU!!”

“dan kenapa kau memukulnya haaah! Kenapa kau memukul Changmin Oppa?”

“mwo? Kau membelanya? Kau membela orang yang sudah jelas-jelas ingin menciummu dengan paksa? Atau jangan-jangan kau juga menginginkannya?” PLAK!! Sooyoung menampar Kyuhyun, dia merasa omongan Kyuhyun itu telah melukai perasaannya, bukankah itu sama saja Kyuhyun telah menuduhnya berselingkuh?

“Serendah itukah kau memandang diriku?!” ucap Sooyoung menahan tangisnya, Kyuhyun hanya bisa diam terpaku, ia menjadi merasa bersalah sudah berkata seperti itu kepada Sooyoung. Sooyoungpun lalu berlalu meninggalkan Kyuhyun yang masih terpaku dan masuk ke kamarnya.

 

Closing

 

Huuuf, *lap keringat. Selesai juga dah! Sekali lagi, author mengharapkan koment-koment dari readers, jujur dengan koment itu, bakal nambah inspirasi dari author. Jadi walaupun ini pendek banget dan kelanjutannya bakal lama banget harapnnya readers tetap setia nunggu dan RCL ff ini. Jeongmal Gomawo!! Pasti author bakal rindu banget sama kalian. Hiiiiks, annyeong!

Advertisements

26 thoughts on “A Perfect Marriage Part 10A

  1. wahh udh mulai complicated niehh masalah.y

    penasaran gmn dengan changmin oppa setelah nie ya??

    cerita skandal seokyu gmn ya??

    duhh jd penasaran dengan lanjutan.y,,

    d tunggu yayayayaya author

  2. Kasian liat Changmin oppa, oppa ku yg ganteng tpi yadong /pletak jgn sedih yaa, Oppa sama Taeyeon eonnie aja yaahh, jgn rebut Soo eonnie drii Kyu oppa ^^
    Kyu oppa kau dlm masalah.. ckck
    Soo eonnie,,,, tenang Kyu oppa nanti pasti minta maaf sama eonnie.. hehe *mungkin -_-
    Oh! yaa soal skandal seokyu itu hilangnya kmana, smoga aja gak jadi hot news, atau paling gk britanya di beli (???) keq gitu ama seo.. keke
    LANJUUTTT…
    Niih ff slalu aku tunggu2 ^^
    Next part di tunggu…
    …^FIGHTHING^…
    …^FIGHTHING^…

  3. anyenyeong,thorr *bingung mao panggil apa?*
    aku readers baru,,
    dari awal aku suka banget crita’y thorr,,,
    jadi lanjutin truss thor..
    jangan patah semangat …
    hehehe

    gomawo thor,,udah mau lanjutin ff’y

  4. hmhhhh eonni, seru ceritanya.. plis banyakin moment kyuyoung lg ya.. tp yang romantis gt, jangan berantem mulu.. hehehehe *maksa..
    kalo changmin sm taeyeon aja gmn? hehehehe
    good luck ya eonni buat kkn nya, bakalan kangen bgt nh ama nih ff.. :p

  5. Yaaah~ sedih bakal nunggu FF ini smp 45 hari kedepa T_T

    Yaaaah~ konfliknya cemburu2an lagi, khas kedua pasangan ini lah. Semoga part depan konfliknya lebih kuat dan penyelesaian yg gal terduga-duga ya oen ^^

  6. Waaah makin seru aja cerita nya eonn aigoo KyuYoung salah paham tuh. Yah eonnie mw break yah? Yaudah deh pasti aku tungguin sampai KKN nya kelar semoga lancar KKN nya ya eonn FIGHTING…!!!

  7. yahhh tengkarrrr lggg…..
    hemmm…ak suka kyuppa marah2…hehehe
    thor, ak cm pngn fshback bc ne ff….kangen bgt m crtax…hihihi

  8. Asyik . . Mereka bertengkar . Sekarang wakt yang tepat buat mereka ngeluarin unek2 masing2.
    Kyuyoung jjang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s