A Perfect Marriage Part 11


Image

 

Judul     : A Perfect Marriage

Author   : Choi Runnisa

Cast       : Super Junior Kyuhyun

                 Choi Sooyoung

                 DBSK Changmin

                 Other Cast: Kim Taeyeon, SNSD Seohyun, Choi Soojin, Super Junior

Genre    : Romance, Comedy,  Galau (?)

 

Annyeong Readers, ketemu lagi di APM maaf banget kelamaan gak up date, Author akhir-akhir ini sibuk banget, dan author kalo udah sibuk susah banget dapat ilham buat nerusin ni Fan Fict. Maaf banget ya kalo udah lama tapi ternyata gak sesuai harapan readers. Pokoknya di baca dulu deh, jelek gak nya, suka gaknya, readers musti wajib RCL.

BTW mau numpang promosi, bagi yang ngeship sama pasangan Chanyoung – Bona (Krystal f(x) n Munhyuk CN Blue) author punya fan fict baru judulnya The Heirs Chanyoung-Bona Version dijamin lebih seru!! Yang tertarik silahkan klik link di bawah ini.
The Heirs Chanyeong – Bona Version Part 1

Yaudah selamat membaca aja ya,.

Sooyoung POV

 

“Mwo? Motel?!!” aku cukup terkejut saat Kyuhyun tiba-tiba mengajakku tidur di motel. Aku yakin setiap gadis yang di ajak ke motel oleh seorang pria akan berpikiran sama denganku, yaa kalian tau sendiri kan apa maksudku?

 

“tidak satupun kendaraan umum yang lewat, dan di seberang jalan ada motel, hanya itu satu-satunya penginapan di sekitar sini, untuk malam ini kita tidur di sana saja” Kyuhyun beralasan

 

“T…tttapi, apa tidak ada tempat penginapan lain selain motel?” aku sedikit tergagap.

 

“hanya itu yang terdekat, lagipula apa bedanya dengan tidur di tempat lain? ayolah Chagi malam ini saja, kalau tidak kita bisa mati kedinginan di sini” entah kenapa aku merasa ada yang berbeda dari tatapan Kyuhyun kali ini dan itu membuatku sedikit risih, hujan semakin deras saja dan benar-benar sudah tidak ada lagi kendaraan umum yang lewat, akhirnya kuputuskan untuk menuruti Kyuhyun untuk tidur di motel walaupun sebenarnya aku sangat gugup memikirkan apa yang akan kami lakukan di motel nanti.

 

Kini kami telah berada motel, lebih tepatnya di bagian resepsionis motel.

 

“Selamat Malam Tuan dan Nona, selamat datang di motel kami, ada yang bisa saya bantu?” sapa ramah sang resepsionis

 

“Ya, kami ingin menyewa kamar di sini” Jawab Kyuhyun

 

“Oh, kebetulan sekali Tuan dan Nona datang di saat yang tepat, malam ini kami menyediakan diskon 50% untuk pasangan pengantin baru” Mwo? Pengantin baru? Bahkan kami sudah 6 bulan menikah.

 

“Ah anniyo, kami ingin menyewa dua kamar” Ucapku cepat. Kyuhyun mamandangku dengan tatapan kecewa.

 

“Oh jadi, Tuan dan Nona ini bukan pasangan?”

 

“Tidak, kami sudah menikah 6 bulan” ucapku sekenanya, sang Nona resepsionis itu menatapku aneh, ‘tetap saja suami istri, tapi kenapa tidak tidur sekamar? Aneh sekali’ mungkin begitulah kira-kira gumaman resepsionis itu.

 

“Mohon maaf Nona, malam ini kami hanya menyediakan kamar untuk pasangan dan kebetulan hanya tinggal satu kamar kosong saja” Mwo? Aku langsung frustasi mendengar pernyataan dari resepsionis itu, sedangkan Kyuhyun malah tampak tersenyum girang, Cish apa maksudnya tersenyum seperti itu? Tidakkah ini seperti di rencanakan?

 

“Kalau begitu kami sewa satu kamar itu saja” ucap Kyuhyun kemudian, Kunci kamarpun diberikan kini saatnya menuju kamar, dengan hati berdebar-debar aku mengikuti langkah Kyuhyun, ia terus saja menggandeng tanganku. Heeeft, mungkin beginilah rasanya pasangan pengantin baru saat mengahadapi malam pertama mereka, tapi ini begitu lucu, ini bukan malam pertama kami, karena kami sudah 6 bulan menikah, tapi jantungku masih saja terasa mau copot.

 

Sampailah kami di sebuah kamar yang cukup sederhana. Di dalamnya hanya ada sebuah ranjang berukuran sedang dan satu buah lemari berukuran kecil tempat baju mandi dan baju tidur.

 

“Kau mandilah duluan, nanti kau sakit jika terlalu lama kedinginan” ucap Kyuhyun padaku saat aku sedang duduk di sisi ranjang, tanpa berkata-kata aku langsung saja menuruti kata-katanya dengan masuk ke kamar mandi di dalam kamar. Saat mandi, aku terus saja berpikir dan membayangkan apa yang akan kami lakukan setelah ini? Huaaah, aku tidak berani berfikir macam-macam!! Aku takut membayangkannya, aku belum siap.

 

 

Seusai mandi dengan baju mandi yang aku kenakan aku berjalan gontai melewati Kyuhyun yang sedang berdiri di dekat jendela sambil menatap keluar, dalam diam aku membuka lemari untuk mengambil baju tidur dan Mwo? Apa ini? kenapa hanya ada sebuah piyama pria dan satu buah lingery berwarna merah maroon di dalamnya? Andwe!!! Aku tidak akan memakainya, Cholthe!. Tapi bagaimana aku tidak memakainya? Hanya itu yang ada, pakaianku sudah basah semua akibat guyuran hujan, yang tersisa hanya baju mandi yang sudah lembab kupakai dan lingery ini? haruskah aku memakainya Tuhan?

 

“Kau sudah selesai?” tanya Kyuhyun tiba-tiba mengejutkanku, buru-buru aku memasukkan kembali lingery itu ke dalam lemari.

 

“nee…” jawabku singkat.

 

“kalau begitu aku mandi dulu ya, tunggulah beberapa saat” ucap Kyuhyun sambil mengerling nakal. Aigooo, apa  maksudnya mengerling seperti itu? Dan apa maksudnya dengan kata ‘tunggulah beberapa saat’ aku harus menunggu dia sampai selesai mandi, begitu?  dan setelah itu…?

 

 

Author Pov

 

“Eotoke, eotoke, eotoke?” Sooyoung terus saja mengucapkan ungkapan galau itu. Sejak tadi ia bolak balik ke sana kemari sambil berpikir keras, sungguh ia belum siap melakukan hubungan itu, tapi ia juga menyadari Kyuhyun adalah suaminya, sudah sewajarnya ia melakukan itu, mereka juga sudah saling mencintai, sudah tidak ada alasan lagi untuk menolak. ‘lalu apa lagi yang kau tunggu Choi Sooyoung?’ batin Sooyoung, baiklah ‘mau tidak mau aku harus melakukannya, aku akan pasrah saja apa yang akan Kyuhyun lakukan nanti padaku.

 

 

Sementara itu, Kyuhyun yang masih mandi di dalam kamar mandi terus saja terngiang-ngiang akan saran dari Eunhyuk “Wanita itu suka pria yang perkasa, jadi saat kalian sudah berada dalam kamar kau gendonglah dia ke atas ranjang, kkkk. Itu pasti akan seru sekali!!” begitulah salah satu nasehat dari Eunhyuk, selanjutnya Kyuhyun kembali mendapat masukan dari Siwon “Dengar ya, wanita itu suka dengan pria yang tidak banyak bicara tapi langsung bertindak”, omongan dari Hyung-hyungnya itu terus saja bergelayut dalam benaknya dan semakin membuat hasratnya untuk memiliki Sooyoung seutuhnya semakin meluap.

 

 

 Saat Sooyoung masih sibuk dengan pergulatan pikirannya, Kyuhyun pun akhirnya keluar dari kamar mandi, dan itu semakin membuat Sooyoung semakin gugup saja, pura-pura ia sibuk membuka lemari pakaian  untuk menutupi kegugupannya, tapi pandangannya beralih ke arah Kyuhyun yang kini tengah berdiri tak jauh darinya sambil terus saja menatapnya, tatapannya begitu garang dan cukup menyeramkan bagi Sooyoung, ia seperti tidak sedang melihat suaminya.

 

 

Kyuhyun bertelanjang dada yang memperlihatkan Absnya yang mulai terbentuk, ia hanya mengenakan handuk yang membalut bagian bawahnya, rambutnya yang masih basah ia sisir dangan jari ke belakang (Bayangin sendiri deh betapa sexy nya Kyuppa),  kelihatan seksi tapi sungguh garang di mata Sooyoung. Tanpa berkata-kata, iapun melangkah mendekati istrinya yang masih berada dalam ketakutan. Berkali-kali Sooyoung menelan ludah karena gugup, seperti adegan di film-film langkah Kyuhyun seperti slow motion namun membuat hati dag dig dug. Masih dengan tatapan garangnya itu Kyuhyun lalu menghentikan langkahnya tepat di hadapan Sooyoung lingery yang tadinya di tangan Sooyoung kini tergelincir di lantai.

 

 

Tanpa intruksi,  Kyuhyun langsung saja menggendong tubuh Sooyoung ala bridal dan itu membuat Sooyoung semakin panik, masih dengan kebringasannya Kyuhyun langsung membawa tubuh istrinya itu ke arah ranjang dan menghampaskannya ke atas ranjang agar lebih terkesan ‘Hot’. “Huaaaaah, Tooloooong!!!” Baru saja Kyuhyun akan memulai aksinya, dan ia malah terkejut dengan suara cempreng Sooyoung yang berteriak histeris. Ia belum juga menyerah dan melanjutkan aksinya, tapi Sooyoung malah menjauh ke tepi ranjang sambil berteriak ketakuan seakan-akan Kyuhyun adalah orang lain yang akan berbuat mesum padanya. Kyuhyun masih belum menyerah, ia malah berpikir Sooyoung sedang ingin bermain-main dengannya,  hasratnya makin menjadi saja, ia naik ke atas ranjang dan mendekati Sooyoung tapi Sooyoung malah melemparinya dengan bantal. Tapi Kyuhyun tidak peduli, Dan Haap!! Berhasil ia menangkap Sooyoung dan menindih tubuhnya.

 

 

“Kau sudah siap?” tanya Kyuhyun akhirnya, Sooyoung hanya mengangguk tidak yakin. Karena sudah begitu, Sooyoung memutuskan untuk bersikap pasrah saja, tapi Saat kyuhyun mencoba untuk mencium bibirnya ia malah menghalangi wajah Kyuhyun dengan kedua telapak tangannya, saat Kyuhyun akan mencoba mencium lehernya ia malah menghindar. Dan hal itu terus saja terjadi hingga Kyuhyun mulai kesal dan berdiri, ‘apa lagi yang akan dia lakukan? Apakah dia mau membuka handuknya? Baiklah aku pasrah saja sekarang, aku tak boleh lagi menghindar’ pikir Sooyoung. Namun yang Kyuhyun lakukan malah membuka lemari dan mengambil piyama tidur yang telah disediakan dan ia pakai.

 

 

“Ke…kenapa…?” tanya Sooyoung bingung.

 

“lebih baik kita tidur saja sekarang” ucap Kyuhyun datar menampakkan kekecewaannya

 

“tidak jadi?” tanya Sooyoung lagi

 

“Aku tidak mungkin melakukannya jika kau belum siap” Sooyoung terdiam ia merasa jadi tidak enak, tidak bisa melayani suaminya seutuhnya.

 

“Miann….”Sooyoung menyesal

 

“Gwenchana, kau sekarang tidurlah, kau pasti sudah sangat lelah kan?” ucap Kyuhyun lalu membaringkan tubuhnya di tepi ranjang yang kosong di sebelah Sooyoung, ia tidur membelakangi Sooyoung tanpa berminat ingin bicara apa-apa lagi dengan Sooyoung, ia mulai menahan sakit di daerah vitalnya karena hasratnya yang cukup besar untuk melakukan itu tapi tidak terpenuhi, sementara itu Sooyoung yang di belakangi oleh Kyuhyun hanya bisa menatap punggung suaminya merasa bersalah, ia sadar sudah mengecewakan Kyuhyun, tapi kenapa di saat ia berusaha siap, Kyuhyun malah menghentikannya? Dan ia jadi malu jika ia yang harus meminta kepada Kyuhyun, jadilah mereka hanya saling diam untuk beberapa lama, tidak ada satupun yang tidur di antara mereka, masing-masing sibuk dalam pikiran masing-masing, Kyuhyun masih sibuk menahan ngilu di bagian vitalnya, sedangkan Sooyoung yang masih menatap punggung Kyuhyun dari belakang sangat menyesalkan dirinya. Kyuhyun lalu berdiri dari tidurnya terlihat ingin beranjak dari ranjang, ia kemudian meraih bantalnya dan satu buah selimut dari dalam lemari.

 

 

“Kau mau ke mana?” Tanya S            ooyoung.

 

“Aku tidur di lantai saja” Jawab Kyuhyun

 

“Mwo? Di lantai?”

 

“Iya, malam ini lebih baik kita tidak usah tidur bersama saja”

 

“Kkke… kenapa? Di lantai kan dingin” Sooyoung  semakin menyesal.

 

“Tidak  apa-apa, aku takut kalau aku  tidur denganmu aku akan berbuat macam-macam padamu”

 

“Tidak, siapa bilang aku belum siap? Aku sudah siap apapun yang ingin kau lakukan padaku”

 

“Tidak Chagi… kau tidak perlu merasa tidak enak padaku, aku mengerti keadaanmu dan aku akan sabar menunggu hingga kau siap” Ucap Kyuhyun tersenyum lembut lalu mengecup kilat kening Sooyoung. Sooyoung diam tak tau harus bicara apa lagi, ia sadar semua ini salahnya, ia tidak seharusnya menolak Kyuhyun yang jelas-jelas adalah suaminya. Kini keduanya tidur terpisah, Sooyoung menjadi makin menyesal saja, sedangkan Kyuhyun merasa lebih tenang walau tidur di lantai, karena tidur seranjang dengan Sooyoung hanya akan mengganggu tidurnya, nafsunya selalu saja mendesaknya untuk mencumbui istrinya itu, tapi walaupun begitu ingin, ia tidak ingin memaksakan kehendak, ia tidak ingin melukai Sooyoung hanya karena nafsunya. Sementara itu Sooyoung masih saja menyesal, kali ini ia malah menginginkan Kyuhyun tidur di sampingnya, walaupun dengan gengsinya yang tinggi, iapun memutuskan untuk memberanikan diri menggoda suaminya itu, di bukanya lebar-lebar kerah baju mandinya hingga memperlihatkan bahu mulus serta dadanya.

 

 “Chagi-aa, kau sudah tidur…?” desahnya memanggil Kyuhyun, tapi yang di panggil tak merespon.

 

“Cha…” desahan Sooyoung terhenti saat ia melihat rupanya sejak tadi Kyuhyun telah tertidur dan tidak mungkin menggubris panggilannya. Kini giliran Sooyoung yang kecewa sekaligus kesal Kyuhyun malah tidur, namun kini pandangannya tertumpu kepada wajah Kyuhyun yang tengah terlelap dengan memasang wajah polosnya,

 

“Miann…. “Ucapnya kepada suaminya walau ia tau Kyuhyun tidak mendengarnya. Setelah menatap suaminya cukup lama, iapun akhirnya tertidur.

>>>> 

 

Keesokan paginya Kyuyoung pun meninggalkan motel dan pulang ke apartemen mereka, mereka kembali mengenakan baju yang semalam mereka kenakan karena beruntung baju mereka telah di cuci dan di keringkan oleh pihak motel. Mereka kembali ke apartemen dengan bus. Saat masih dalam perjalanan, tiba-tiba Kyuhyun mendapat telepon dari Eommanya.

 

“Yoboseyo, Eomma…” sapa Kyuhyun

 

“Yoboseo, Kyuhyun-aa” ucap Eomma Kyuhyun dari seberang sana.

 

“Nee, Eomma. Eomma apa kabar?”

 

“Eomma sedang tidak baik-baik saja semenjak kau tidak pernah lagi mengunjungi Eomma”

 

“Miann, Eomma. Aku benar-benar sibuk, jika ada kesempatan aku pasti akan menemui Eomma”

 

“Mana istrimu?”

 

“Sooyoung? kebetulan dia sedang bersamaku sekarang”

 

“berikan HP itu padanya, aku ingin bicara dengannya” Kyuhyun sedikit berbisik kepada Sooyoung bahwa Eommanya ingin bicara padanya.

 

“Yee, Omonim…” ucap Sooyoung sopan.

 

“Kau ke mana saja? Kenapa tidak pernah mengunjungi mertuamu ini?”

 

“Mianhamida Omonim, aku terlalu sibuk kuliah dan bekerja, tapi jika ada waktu senggang kami pasti akan mengunjungi Omonim”

 

“tidak usah nanti-nanti sekarang saja kalian datang ke sini, jika di tunda-tunda terus kalian tidak akan datang ke sini, dan ada hal penting yang ingin aku sampaikan kepada kalian”

 

“Yee algaesemnida, Omonim” karena desakan dari Eomma Kyuhyun dan kebetulan nanti mereka akan melewati rumah Kyuhyun maka, merekapun memutuskan untuk langsung mampir ke rumah keluarga Kyuhyun.

 

 

Sooyoung POV

 

Kini aku dan Kyuhyun sedang berada di tengah-tengah keluarga Kyuhyun, bersama Aboji, Omonim, dan Ahra Eonni, Kakak Kyuhyun, yaa saat ini kami sedang makan siang bersama. Walaupun keluarga Kyuhyun sangat baik padaku seperti biasanya, tapi Jujur aku merasa sebentar lagi akan di interogasi melihat tatapan Omonim begitu serius padaku.

 

“Kalian sudah 6 bulan menikah, tapi kenapa Sooyoung belum menampakkan tanda-tanda kehamilan?” Eomma memulai percakapannya, dan itu membuatku tersentak mendengarnya, sudah ku duga, pasti akan mengarah ke hal itu juga.

 

“6 Bulan itu baru sebentar Eomma” ucap Ahra Eonni santai.

 

“Iya, Yeobo. Mereka juga masih muda, tidak usah terlalu di khawatirkan” imbuh Aboji bijak.

 

“tidak perlu khawatir bagaimana? kita harus memikirkan pewaris Cho group selanjutnya, Kyuhyun terlalu sibuk dengan keartisannya itu sehingga tidak bisa di harapkan menjadi pewaris Cho Group sebelumnya, Ahra tidak pernah tertarik untuk menjadi pebisnis dan sibuk sebagai designer, lalu siapa yang akan kita harapkan? jadi sudah sewajarnya Kyuhyun harus memberikan cucu kepada kita sebagai pengganti dirinya, lagipula dulu Eomma baru satu bulan menikah dengan Appamu langsung hamil, bukankah 6 bulan itu cukup lama?”

 

“itu karena Appa begitu hebat dalam membuat anak, hahaha” canda Aboji, dan itu membuatku geli, Aboji tidak kalah genit dengan Appa.

 

“Kyu-aah, berarti kau perlu berguru dengan Appamu ini, hahaha”

 

“Appa ini bicara apa? yang seperti itu tidak perlu di ajarkan”

 

“Sooyoung-ah, ada sesuatu hal yang ingin omonim tanyakan padamu, apakah selama ini kau tidak melakukan tugasmu sebagai seorang istri dengan baik?” semua orang langsung terdiam mendengar pertanyaan sensitif dari Omonim itu. pertanyaan Omonim itu membuatku tersentak kaget, walaupun aku tau Omonim tidak bermaksud menyinggungku tapi entah kenapa omongan Omonim begitu sangat terasa mengena bagiku, aku hanya tertunduk tanpa menjawab pertanyaan dari Omonim itu, dapat kurasakan Kyuhyun yang duduk di sampingku menggenggam erat tanganku sambil menatapku.

 

“Sooyoung,  Omonim mengerti kau masih muda dan kau belum siap menjalankan tugasmu sebagai seorang istri yang seutuhnya, dan Omonim juga pernah mengalami hal semacam ini. tapi kau juga harus mengerti keadaan suamimu, Terlepas dari dia adalah putra Omonim, kau harus tau bahwa tidak akan ada laki-laki yang tahan tidak di layani seperti ini oleh istrinya” Omongan Omonim semakin membuatku tersentak saja, dalam hatiku aku mengakui bahwa semua yang beliau katakan adalah benar, tidak ada yang salah.

 

“Eomma…. berhentilah mengintimidasi istriku seperti itu” Kyuhyun angkat bicara, kini semua perhatian tertuju padanya.

 

“yang perlu kalian ketahui selama ini, Istriku tidak salah apa-apa dalam hal ini, aku adalah suaminya dan aku yang paling tau dia. Bagiku dia adalah istri terbaik yang pernah ada dan aku tidak pernah merasa kecewa sama sekali padanya seperti yang Eomma kira” Aku menoleh kearahnya, memastikan apakah aku tidak salah dengar dengan ucapannya tadi. Wajahnya terus menatap kedepan ke arah Eomma dan Appa duduk sedangkan tangannya masih menggenggam tanganku, bahkan menggenggamnya semakin erat, seakan mengisyaratkan kata ‘tenang saja, jangan Khawatir ada aku di sini’

 

 

“Kalaupun selama ini Sooyoung belum hamil, itu semua karena kehendak Tuhan. Dan harus kuakui semua ini salahku, aku terlalu sibuk sebagai seorang artis, sehingga aku kurang memperhatikann Istriku” Sungguh, kali ini aku merasa sangat terharu dan tersentuh Kyuhyun sangat membelaku di depan Eommanya dan malah menyalahkan dirinya. Tapi itu juga membuatku jadi semakin bersalah padanya, Sungguh aku istri yang bodoh dan jahat karena tidak memperlakukan dia sebagai suami, sungguh aku tidak pantas mendapatkan kasih sayang yang begitu besar darinya. Mataku mulai memanas lagi, sepertinya sebentar lagi aku akan menangis, ya sebentar lagi dan aku tidak mungkin menampakkan tangisanku di depan Kyuhyun dan keluarganya.

 

 

“Permisi, aku izin ke toilet sebentar” ucapku sambil masih tertunduk lalu melepas paksa tanganku dari genggaman Kyuhyun. Tanpa menunggu tanggapan dari yang lain aku langsung saja berlari ke kamar mandi, yaa untuk meluapkan perasaanku yang sedang berkecamuk ini. sesampainya di dalam toilet langsung saja aku menangis sejadi-jadinya.

 

 

“Sooyoung-aah, kau baik-baik saja?” ku dengar suara Kyuhyun memanggilku sambil mengetuk-ngetuk pintu toilet, dari suaranya aku tau dia pasti sangat mencemaskanku. Setelah puas dengan tangisku dan memastikan tidak akan menangis lagi akupun keluar toilet, Saat membuka pintu toilet, Kyuhyun sudah berada di hadapanku, entah kenapa saat melihatnya, tangisku kembali pecah dan langsung saja aku berhambur memeluknya.

 

 

 

“Miann….” ucapku sambil terisak, kurasakan tangan Kyuhyun mengusap lembut rambutku

 

 

“Kenapa minta maaf padaku Chagi?”

 

 

“Aku istri yang jahat, aku bahkan tidak bisa melayanimu seperti istri yang selayaknya, Kau bahkan membelaku di depan keluargamu, maafkan aku…” Kyuhyun lalu melepaskan pelukannya, kali ini ia menatap wajahku sambil tersenyum.

 

 

“tidak ada yang perlu dimaafkan Chagiaa, aku tidak berbohong tentang ucapanku tadi kepada Eomma, bagiku kau adalah istri terbaik di dunia, dan aku sama sekali tidak pernah kecewa padamu, aku sangat sangat bahagia bersamamu”

 

 

“Dan satu hal yang perlu kau tau aku akan selalu sabar menunggu sampai kau benar-benar siap, dan aku tidak akan pernah memaksamu” tiba-tiba saja aku merasa malu dan kurasakan wajahku memanas, entah kenapa mendengar ucapan Kyuhyun yang terakhir itu, aku jadi malu sendiri membayangkannya.

 

 

“heeei, kenapa wajahmu jadi merah begitu?” tanya Kyuhyun

 

 

“A…anni, aku juga tidak mengerti, mungkin karena habis menangis” Kyuhyun kemudian mendekatkan wajahnya ke wajahku, ku pikir dia akan menciumku, tapi ternyata dia malah menghapus air mata di pipiku yang masih basah, ia dekatkan lagi wajahnya satu senti lebih dekat ke wajahku, aku sedikit memundurkan tubuhku, namun pada detik berikutnya Kyuhyun meraih kedua pinggangku hingga tubuh sangat dekat dengannya. Selanjutnya tanpa intruksi apa-apa, Kyuhyun mencium lembut bibirku lalu perlahan mulai melumatnya semakin kasar, aku mulai terbawa akan permainan Kyuhyun dan kini kulingkarkan kedua tanganku di leher Kyuhyun, ciuman kami semakin panas dan bringas saja, Kyuhyun mendorong kasar tubuhku hingga bersender di tembok lalu ia kembali mendaratkan bibirnya ke bibirku.

 

 

“Yyaa!!!!” sebuah suara membuyarkan aktifitas kami, reflek aku mendorong tubuh Kyuhyun hingga melepaskan ciuman bringasnya itu. Dan ternyata suara itu adalah suara Ahra Eonni. Ia kini berdiri tak jauh dari kami, ia menatap kami dengan tatapan jijik.

 

 

“Ck ck ck… yyaa! Tak bisakah kalian menahan diri melakukannya di rumah kalian saja? Kenapa harus di sini sih? Aigoo dan kenapa aku yang harus melihatnya?” Omel Ahra Eonnie.

 

 

“Miann Eonnie…” ucapku takut-takut, jujur aku malu sekali Ahra Eonnie melihat kami. Aku seperti maling yang tertangkap basah.

 

 

“Ck… ternyata perkiraan Eomma benar-benar meleset. Sudahlah, cepat kembali ke ruang makan, Eomma dan Appa sudah menunggu kalian” Ahra Eonnie pun langsung pergi mandahului kami, akupun menyusul kemudian Kyuhyun.

 

 

Author POV

 

 

Kyuyoung kembali ke ruang makan, kembali berada di tengah-tengah keluarga Cho, Sooyoung masih diam dan tertunduk.

 

“Sooyoungaa, miann Omonim sudah bicara yang melukai perasaanmu, Omonim benar-benar minta maaf” ucap Eomma Kyuhyun merasa bersalah kepada Sooyoung, padahal sebaliknya Sooyoung juga semakin merasa bersalah kepada ibu mertuanya itu.

 

“Gwenchana Omonim, semua ini juga salahku” jawab Sooyoung

 

“Tidak nak, Omonim yang salah sudah salah paham terhadapmu, ini semua karena Omonim terlalu ingin punya cucu pewaris perusahaan ini, seharusnya Omonim  sadar sejak dulu Kyuhyun yang terlalu sibuk dengan karir keartisannya itu”

 

“Aaahh, aku punya ide. Selama ini kan mereka belum pernah berbulan madu, bagaimana kalau Kyuhyun dan Sooyoung pergi berbulan madu saja?” Usul Ahra.

 

****

 

Dan Rupanya ide cemerlang dari Ahra itu mendapat persetujuan yang baik dari semua pihak keluarga termasuk keluarga Sooyoung. Karena Tuan Cho, ayah Kyuhyun berteman akrab dengan Lee Sooman, sang CEO SME, maka tidak sulit baginya untuk melobby-lobby agar Kyuhyun di berikan waktu liburan dari kerjanya di dunia hiburan, dan lagi masa promo Album terbaru super Junior juga sudah usai, jadwal tour Dunia merekapun masih bulan depan, jadilah Kyuhyun punya waktu liburan selama 2 minggu untuk berbulan madu bersama Sooyoung.

 

 

Hokkaido, Jepang, adalah tempat pilihan bulan madu Kyuyoung dan kebetulan di sana ada Penginapan milik keluarga Cho, jadi mereka bisa menginap di sana. Sebelum berangkat mereka sudah di tuntut oleh kedua pihak keluarga harus pulang dengan membawa berita kehamilan Sooyoung, dan itu tentunya sangat membebani mereka berdua, dalam waktu 2 minggu harus bisa menghasilkan anak? Bagaimana mungkin?

 

 

3 Hari kemudian, Hari keberangkatan itupun segera tiba. Setelah menempuh penerbangan sekitar 4 jam (?) pasangan itupun tiba di daratan Hokkaido, salah satu pulau yang merupakan tempat wisata favorit di Jepang. Sesampainya di Penginapan, mereka langsung mendapatkan sambutan hangat dari para pelayan penginapan yang mengenakan kimono Khas jepang menyambut kedatangan Tuan mereka, beruntung Sooyoung sangat lancar berbahasa Jepang jadi tidak sulit memahami apa yang di katakan para pelayan itu. Karena ini adalah ‘program bulan madu desakan keluarga’, jadi mau tidak mau, Kyuyoung harus tidur dalam satu kamar walaupun di Penginapan tempat mereka menginap banyak kamar.

 

 

Sesampainya di dalam kamar, Sooyoung takjub luar biasa, kamar yang akan mereka tempati begitu luas dan elegant. Dengan sebuah ranjang berukuran big size berseprai serba putih dan lemari yang selebar dinding, dilengkapi dengan Home Theater di dalamnya, yang paling mengesankan adalah di balik jendela kaca yang selebar tembok yang di tutupi oleh tirai putih, terlihat pemandangan laut yang sangat indah, ternyata penginapan tersebut hanya berjarak 200 meter dari bibir pantai, bahkan angin pantai pun dapat terasa membelai wajah Sooyoung yang masih sibuk menikmati panorama pantai.

 

“Yeppota….” ucap Sooyoung

 

“Aku tidak menyangka ada tempat seindah ini di dunia!!” Lanjut Sooyoung lagi, Kyuhyun malah diam saja dan tampak berpikir, melihat ungkapan antusiasnya tidak di tanggapi oleh Kyuhyun, ia pun berbalik lalu mendekati suaminya, ia lalu duduk di tepi ranjang, di sebelah Kyuhyun.

 

 

“Heei, kenapa kau malah diam saja?” goda Sooyoung

 

 

“Eh… Aku mandi duluan ya” Ucap Kyuhyun mengalihkan, tanpa menunggu tanggapan dari Sooyoung iapun langsung masuk ke dalam kamar mandi.

 

 

Usai Kyuhyun mandi, kini giliran Sooyoung. Sooyoung keluar dengan hanya berkemban sebuah handuk yang membalut bagian dada hingga pahanya. Karena tubuh Sooyoung yang tinggi, handuk itu jadi kepedekan baginya, jelas saja pahanya yang mulus dan jenjang itu terpapang sepenuhnya, dan kini Sooyoung tengah berdiri di hadapan Kyuhyun, ia sudah merasa tidak takut dan tidak malu lagi berbusana terbuka di hadapan Kyuhyun, dan Sooyoung pun sudah siap apapun yang akan Kyuhyun lakukan padanya. Sebaliknya, sekarang malah Kyuhyun yang jadi tidak nyaman dengan penampilan yang sangat menantang istrinya itu, berkali-kali ia menelan ludah, dan mulai panas dingin. Hasratnya mulai tersulut, namun kini ia bertekat harus menahan dirinya untuk tidak menyentuh Sooyoung, ia tau Sooyoung belum siap dan ia sudah berjanji akan bersabar sampai Sooyoung siap, dan jalan satu-satunya adalah menghindari Sooyoung, harus!

 

 

Kyuhyun POV

 

Sooyoung benar-benar menyiksaku sekarang, kenapa dia berani sekali tampil di hadapanku dengan penampilan menantang seperti itu? apa dia tidak tau melihatnya seperti itu malah membuatku semakin ingin melakukannya? Arrrgh, tidak boleh, aku tidak boleh menyakiti Sooyoung, aku harus menghindarinya, harus!. Segera saja aku meraih topi Khas penyamaranku dan besiap untuk keluar.

 

“Kau mau kemana?” tanya Sooyoung

 

“Aku keluar sebentar, ingin menemui penjaga penginapan ini”

 

“begitu ya? jangan lama-lama ya”  pinta Sooyoung

 

“iya, jika kau lapar tinggal telepon pegawai penginapan saja arra?”

 

“Nee…” ucap Sooyoung sambil mengangguk. tanpa menoleh lagi akupun langsung beranjak pergi dari hadapan Sooyoung, dari wajahnya aku tau dia pasti sedang bingung dengan sikapku, tapi biarlah ini juga demi kebaikannya.

 

 

 

Author POV

 

 

Kyuhyun sengaja keluar berlama-lama karena ia ingin menghindari Sooyoung, walaupun sebenarnya ia tidak tega meninggalkan istrinya itu di rumah sendirian, namun ia sungguh tidak tenang jika terus-terusan bersama Sooyoung. ia menelusuri pantai Hokkaido sendirian,  hingga seseorang tiba-tiba memanggilnya.

 

“Kyuhyun Oppa…” Panggil seseorang yang suaranya tak asing bagi Kyuhyun

 

“Seohyun? Apa yang kau lakukan di sini?” tanya Kyuhyun terkejut melihat  sosok Seohyun.

 

“Aku? Aah, Kebetulan kami sedang ada Show di Jepang dan di beri kesempatan untuk liburan ke Hokkaido. Waah kebetulan sekali kita bisa bertemu di sini, tidakkah Oppa merasa kita seperti berjodoh…?”

 

“Iya, kebetulan sekali… Oh iya SNSD yang lain kemana? Kenapa hanya sendirian?”

 

“mereka sedang duduk-duduk di sana, tidak sengaja aku melihat Oppa berjalan sendiri di tepi pantai, makanya aku mengikuti Oppa saja hehehe, Oh iya kebetulan DBSK Oppa juga sedang ada SHOW di sini apakah Oppa sudah bertemu dengan Changmin Oppa?”

 

“Tidak” balas Kyuhyun malas, ia masih saja kesal mendengar nama Changmin di sebut-sebut.

 

“Oppa, ayo kita berjalan di pantai berdua, sudah lama aku tidak jalan-jalan dengan Oppa” ajak Seohyun sambil menggandeng tangan Kyuhyun dengan semangat.

 

“Tapi…” Kyuhyun ragu

 

“Ayolah Oppa, mumpung sekarang sedang di Hokkaido dan tidak akan ada paparazzi, Kajja!!” Seohyun langsung saja menarik tangan Kyuhyun, dan Kyuhyun pasrah saja di bawa Seohyun kemanapun.

 

“Woaah, tempat ini indah sekali, tidak kusangka ada tempat seindah ini di jepang!!” Seru Seohyun.

 

“Oh iya, bagaimana dengan perjodohanmu dan hubunganmu dengan Eonnie-Eonniemu?” Tanya Kyuhyun kemudian.

 

“Oppa tidak perlu Khawatir, semuanya sudah selesai, Eonnie-Eonnieku sudah mau memaafkanku, dan soal perjodohan itu, Appa tidak jadi menjodohkan aku dengan teman bisnis Appa, karena perusahaan Appa sudah berhasil pulih kembali”

 

“Syukurlah, kalau begitu”

 

“Appa memang tidak akan menjodohkan aku, tapi dengan syarat aku harus cepat-cepat mencari pacar”

 

“yaa, memang sudah saatnya kau mencari pacar, kalau perlu aku akan bantu mencarikan”

 

“Tapi aku hanya ingin pacar seperti Oppa” Kyuhyun terdiam, ia cukup terkejut mendengar pengakuan dari Seohyun. Gadis itu makin mengeratkan gandengan tangannya ke lengan Kyuhyun dan Kyuhyun hanya diam saja. Cukup lama mereka berjalan-jalan di sekitar pantai hingga hari menjelang malam.

 

Sementara itu, Sooyoung yang ditinggal sendiri untuk waktu yang lama di dalam kamar hanya bisa terbaring bosan di tempat tidur, sudah setengah hari ia menunggu tapi Kyuhyun tak kunjung datang, ia bahkan tidak mau memesan makanan  tanpa Kyuhyun walaupun perutnya sudah kelaparan. Menjelang jam 10 malam akhirnya Kyuhyun kembali, dan Sooyoung menyambutnya dengan semangat. Semangatnya untuk makan bangkit kembali.

 

“Kau sudah pulang? Kemana saja? Kenapa lama sekali?” Tanya Sooyoung

 

“Kebetulan aku tadi bertemu teman di jalan, keasikan ngobrol sampai lupa waktu”

 

“Hmmmh, aku menunggumu sampai kelaparan”

 

“jadi kau belum makan?” Kyuhyun mulai panik, Sooyoung mengangguk manja.

 

“Kenapa tidak makan?”

 

“Aku menunggumu untuk makan bersama”

 

“Issh, kenapa harus menungguku? Kau kan bisa makan sendiri. Kalau kau sakit bagaimana?!” Sooyoung tersentak mendengar bentakan Kyuhyun, ia menatap Kyuhyun dengan tatapan ketakutan sekaligus bingung dan juga sedih.

 

“Kenapa kau membentakku seperti itu?”

 

“Miann, aku tidak bermaksud seperti itu, baiklah kalau begitu kita makan di luar saja” Ajak Kyuhyun.

 

 

Di Sebuah Cafe

 

Masih di daerah pantai di sebuah Cafe, Kyuyoung akhirnya makan, namun walau Kyuhyun sudah makan dan makanannya sudah hampir habis, lain halnya dengan Sooyoung yang hanya sibuk mengaduk-aduk malas spagettinya, ia masih teringat bagaimana Kyuhyun membentaknya dan ia sangat Shock, ia bahkan tidak berani menatap Kyuhyun sekarang.

 

“Kenapa kau tidak makan?” tanya Kyuhyun

 

“Aku tidak selera makan”

 

“Bukannya kau tadi lapar, seharian ini kau belum makan kan?” Sooyoung diam saja, dan  Kyuhyun menyadari penyebab sikap istrinya itu.

 

“Miann, sudah membentakmu tadi, sungguh aku benar-benar tidak sengaja melakukannya, itu karena aku sangat khawatir padamu Chagi” Sooyoung masih tertunduk diam.

 

“Chagi, kumohon jangan seperti ini, aku benar-benar minta maaf dan kau tau? Kau sangat menyiksaku dengan sikapmu ini” Sooyoung tetap tak bergeming, ia sebenarnya sudah mulai luluh tapi masih gengsi.

 

“Ayolah Chagi, aku suapi saja ya, aaam” Kyuhyun menyuapkan spagetti ke mulut Sooyoung dan dengan malu-malu Sooyoung menerima suapan itu. Berkat bujukan Kyuhyun, Perlahan-lahan cemberut Sooyoung mulai hilang berganti semangat untuk menghabiskan makanannya, namun ia malah terus-terusan keenakan di suapi Kyuhyun.

 

“Changmin san” seseorang memanggil nama itu hingga membuat Kyuyoung berbalik, dan kini yang mereka lihat adalah seorang pria duduk di meja seberang bersama seorang pria yang tidak mereka kenali, Keduanya sangat terkejut melihat Changmin, begitu pula sebaliknya. Maklum saja semenjak kejadian di apartemen Changmin waktu itu, mereka sudah tidak pernah bertemu dan berkomunikasi. Seperti orang yang tidak akrab satu sama lain Changmin hanya menyapa mereka dengan membungkukkan badan, begitu pula dengan Sooyoung, tapi tidak dengan Kyuhyun, walaupun mereka bersahabat sejak lama kini ia masih saja manaruh dendam kepada Changmin atas apa yang ia lakukan terhadap istrinya Sooyoung. Changminpun mengalihkan perhatiannya dengan teman yang datang bersamanya itu, sementara itu Sooyoung jadi sibuk memandang Changmin, sungguh ia benar-benar ingin bicara padanya.

 

 

“Changmin Oppa” Panggil Sooyoung, Changmin menoleh sekilas kemudian mengalihkan pandangannya lagi dari Sooyoung. Kyuhyun yang tidak tahan melihatnya langsung saja menarik kasar tangan Sooyoung dan membawanya pulang.

 

 

Sampai Ke dalam kamar Kyuhyun langsung melepaskan genggaman tangannya dan hanya diam saja. Tapi dalam hatinya ia sebenarnya marah namun tidak mampu ia ungkapkan, tanpa berkata apa-apa ia langsung saja berbaring di ranjang dan tidur, sementara itu Sooyoung semakin bingung dengan tingkah aneh suaminya itu.

 

 

Sooyoung POV

         

Saat aku terbangun dari tidurku aku sudah tak menemukan Kyuhyun di sisiku. Kemana dia pagi-pagi begini sudah menghilang lagi? Ini sudah 3 hari kami di sini, dan aku sama sekali tidak merasakan suasana liburan apa lagi bulan madu seperti yang seharusnya kami lakukan. Aku bahkan belum pernah berjalan-jalan di pantai yang hanya berjarak 200 meter dari sini. Bagaimana tidak? Pagi-pagi sekali Kyuhyun sudah menghilang dan akan pulang ke penginapan jika waktu tidur. Aku mulai tidak suka dengan liburan yang membosankan ini, aku mulai tidak tahan dengan prilaku Kyuhyun yang seperti ini, aku mulai mempertanyakan tujuanku ke sini untuk apa, bulan madu? Liburan? Cish, jangankan menyentuhku Kyuhyun bahkan sekalipun tidak pernah melihatku. Ohh, Aku ingin menangis saja sekarang.

 

 

Drrrt drrrt drrrrt, Handphoneku yang ku silent bergetar tanda panggilan masuk, kulihat di layarnya nama Taeyeon, Huaaaah Taeyon menelepon di saat yang tepat! Segera saja dengan semangat penuh aku menjawab panggilan telepon Taeyeon itu.

 

“Yoboseo, Taeeeeng!!”

 

“Yyaa! Suara cemprengmu itu merusak gendang telingaku! Bagaimana bulan madumu, menyenangkan tidaak?” Suara Taeyeon terdengar menggoda.

 

“Cish, menyenangkan apanya? Ini seperti bulan madu di neraka, aku bahkan menghabiskan waktu 3 hari ini di kamar saja, errrgh aku benar-benar membenci Kyuhyun sekarang”

 

 “ada apa lagi dengan kalian?”

 

“aku tidak mengerti dengan jalan pikiran Kyuhyun, dia sama sekali tidak menganggap keberadaanku, selama 3 hari ini dia terus-terusan mengabaikanku, seperti sekarang ini sebelum aku bangun dia sudah pergi pagi-pagi sekali, maksudnya apa?”

 

“Jadi selama kalian di sana kalian belum melakukan program ‘bikin anak’ kalian?”

 

“Yyaa! Kau ini bicara apa? Aku sama sekali sudah tidak mau memikirkan itu, mengajak jalan-jalan pun tidak”

 

“Ya Tuhaan, jadi kalian belum melakukan itu? Sekarang aku malah mengerti jalan pikiran Kyuhyun, justru itu dia masalahnya”

 

“Apa maksudmu?” aku masih tidak mengerti arah pembicaraan Taeyeon.

 

“Kau ini bodoh sekali sih. Kyuhyun itu bersikap dingin padamu karena kau belum memberinya ‘itu’, laki-laki mana yang tahan tinggal dengan seorang wanita dan dia tidak bisa melakukan apa-apa dengan wanita itu? Terlebih itu istrinya sendiri, kau ini istri macam apa sih? Jangan salahkan suamimu kalau dia mencari wanita lain di luar sana”

 

“Mwo? Yyaa! Kau jangan mengada-ngada!!”

 

“Cish, siapa yang mengada-ngada? Yang aku bicarakan ini adalah fakta Nyonya Cho, sudah banyak kasus yang terjadi”

 

“Lalu aku harus bagaimana Taeng? jangankan menyentuhku melihatkupun tidak”

 

“Maka dari itu, kini gilaranmulah yang harus memulai duluan”

 

“Maksudmu aku harus menggodanya?! Andwe!! Kau pikir aku ini gadis macam apa?

 

“Yyaa! Sadarlah Choi Sooyoung yang kau hadapi sekarang ini adalah suamimu, suamimu! Menggoda suami sangat wajib di lakukan, kau benar-benar istri yang aneh!!”

 

“Benarkah? Jadi aku harus melakukan itu?”

 

“Maljayo, harus dilakukan jika tidak ingin di abaikan terus dan tidak ingin kehilangan suamimu yang tampan dan populer itu”….

 

 

Author POV

 

Setelah melewati pergolakan batin yang panjang akhirnya Sooyoung memutuskan untuk mengikuti saran Taeyeon, buang gengsi itu jauh-jauh dan agresif lah.

 

Sesuai dengan ajaran Taeyeon, malam harinya sebelum Kyuhyun pulang Sooyoung sudah mempersiapkan segalanya, seprei tempat tidur ia ganti dengan seprei yang lebih lembut, berwarna merah muda, tape recorder beserta kaset instrument ber irama romantis telah siap mengiringi acara mereka nantinya, sebotol anggur merah beserta dua buah gelas cantik telah tersusun rapi di atas meja. Sooyoung permak tubuhnya semulus dan sewangi mungkin, wax bulu kaki, berlulur, lalu kulitnya ia olesi dengan minyak zaitun, yang terpenting tak lupa ia mengenakan lingery hadiah pernikahan dari Taeyeon, warnanya hitam berenda-renda sangat mini dan transparan yang memperlihatkan pakaian dalam Sooyoung, rambutnya yang panjang sudah lembut dan wangi setelah di cream bath kini ia gerai seksi, sentuhan terakhir adalah parfum beraroma sensual yang ia semprotkan terutama di bagian lehernya. Sempurna! Ia puji dirinya sediri di depan kaca, sebenarnya ia amat takut, namun tekatnya untuk membahagiakan suaminya malam ini juga sudah bulat.

 

 Sudah hampir sejam ia menunggu, namun Kyuhyun tak kunjung pulang juga. Hingga akhirnya terdengar suara ketukan pintu, semangatnya langsung naik, buru-buru ia berkaca lagi memastikan apakah dandanannya sudah sempurna atau belum, setelah yakin, iapun berlari menuju pintu untuk membukanya, pintu terbuka dan muncullah Kyuhyun, penampilannya tampak berantakan sekali, ia berdiri sempoyongan dan pipinya memerah tanda ia sedang mabuk.

 

“Kyu, kau mabuk?” tanya Sooyoung Khawatir

 

“Istrikuuuu!!” seru Kyuhyun sambil berhambur memeluk Sooyoung masih tanpa kesadaran. Menyedari suaminya itu sedang mabuk Sooyoung langsung saja mendorong tubuh Kyuhyun.

 

“Istriku malam ini kau tampak seksi sekali, kau begitu menggairahkan, ayo layanilah aku malam ini istriku” Lantur Kyuhyun sambil kembali memeluk Sooyoung.

 

“Lepaskan!!!” Sooyoung memberontak mencoba melepaskan pelukan Kyuhyun hingga terlepas, namun Kyuhyun kembali terjatuh ke dalam pelukan Sooyoung dan kali ini ia benar-benar tak sadarkan diri. Sooyoung benar-benar merasa kesal kepada Kyuhyun, rasanya ia ingin menangis saja melihat kelakuan suaminya itu, iapun hanya bisa membopong tubuh Kyuhyun menuju tempat tidur.

 

 

Keesokan Paginya

 

Sooyoung POV

 

Aku masih sangat kesal dengan apa yang di lakukan Kyuhyun semalam, karena itulah aku berniat ingin balas dendam padanya, yaah hari ini aku berencana ingin jalan-jalan sendirian berkeliling pulau Hokkaido tanpa seizin Kyuhyun dan seperti apa yang dia lakukan, akupun akan pulang kapanpun sesuka hatiku, beruntung sebelumnya aku sudah pernah ke pulau ini waktu liburan musim panas dua tahun yang lalu bersama keluargaku, jadi tidak perlu khawatir akan tersesat. Cish, kalau dia bisa seenaknya saja meninggalkan aku di penginapan sendirian, kenapa aku tidak bisa? Kalau aku tidak bertidak dia akan semena-mena padaku. Untuk itulah pagi ini aku sengaja bangun pagi-pagi sekali agar tidak keduluan bagun oleh Kyuhyun.

 

Kukenakan Gaun pantai bermotif bunga-bunga berwarna biru laut, lalu topi bundar berwarna peach  dan juga kaca mata hitam, hari ini aku harus tampil cantik, siapa tau saja ada turis asing yang melirikku, Kkkkkk.   Sementara itu di tempat tidur Kyuhyun masih asik begumul dengan selimutnya. Ck, Good Bye Yeobo-yaa, tidak usah cemaskan aku, lagi pula kau juga tidak peduli padaku kan?.

 

****

 

 

Akupun akhirnya berjalan-jalan ke pasar tradisional dan membeli beberapa pernak-pernik Khas jepang. Benar saja, dengan dandananku yang seperti ini tidak sedikit pria yang melirikku penuh kagum, ada juga yang lansung meminta nomor HP, bahkan ada pedagang pria memberikan gratis dagangannya padaku, hmmmh ternyata menarik perhatian pria mudah sekali, kenapa aku tidak berdandan seperti ini saja ya dari dulu? Kkkk.

 

Sedang  sibuk memilah-milah pernak-pernik, tiba-tiba dari dalam tas jinjingku handphoneku berdering tanda panggilan masuk, segera saja kurogoh tasku dan ku ambil handphoneku di dalamnya, tertulis dilayar nama suamiku sedang memanggil, karena malas mengangkatnya, langsung ku reject saja panggilan dari Kyuhyun itu, dan aku kembali sibuk dangan kegiatan berbelanjaku, tidak sampai di situ, handphoneku kembali berdering dan aku sudah tau siapa yang memanggil, kubiarkan saja Hpku terus berdering hingga berkali-kali, dan entah sudah deringan yang keberapa akhirnya dengan berat hati kuangkat saja panggilannya.

 

“Mwoyaa??!” Bentakku

 

“Yyaa! Kau di mana?” tanya Kyuhyun tidak kalah nyaringnya

 

“Aku? Aku sedang berjalan-jalan, wae?”

 

“Kenapa pergi tidak bilang-bilang?”

 

“Aku bosan terus-terusan di penginapan, aku ingin menikmati suasana liburan yang sesungguhnya”

 

“harusnya kalau mau pergi bilang saja, jadi kita bisa jalan-jalan bersama”

 

“Tidak perlu! Bukankah kau lebih senang pergi sendiri daripada bersamaku? Sudahlah, tidak usah perdulikan aku, aku bisa pergi sendiri tanpa kau, aku sudah hafal hokkaido jadi aku tidak akan tesesat, jadi jangan tunggu aku dan jangan cemaskan aku arra?” Telepon langsung kuputuskan dan aku merasa sudah sedikit puas dengan membentaknya. Cish, apa peduliku kalau dia cemas? Rasakan itu Cho Kyuhyun, kau pikir menyenangkan di tinggal sendirian?

 

Aku terus berkeliling pasar dan terus mengedarkan pandanganku di setiap outlet yang ada, hingga  kudengar seseorang memanggil-manggilku

 

“Heeei Nona, kemari!!” panggil seorang ibu penjual gelang dengan bahasa jepangnya padaku

 

“Atashi?” tanyaku kepada si ibu, ia kemudian mengangguk sambil melambaikan tangannya padaku, akupun berjalan ke arah si ibu memenuhi panggilannya. Si ibu kemudian memberikanku sebuah gelang kaki, walaupun bingung tapi ku terima saja, ahh mungkin ini strategi penjualan si ibu agar aku mau membeli dagangannya, tidak apa-apa sih, lagipula aku suka sekali dengan gelang kaki berbandul lumba-lumba itu.

 

“Berapa harganya Nyonya?”

 

“Tidak, ini gratis nona. Barusan ada seorang pria tampan menitipkannya padaku dan menyuruhku memberikannya kepada nona”

 

“Pria tampan?”

 

“Benar nona, pria itu sangat tampan dan sangat tinggi, tubuhnya sangat bagus, dia tampak mirip sekali dengan artis korea. Nona benar-benar sangat beruntung!”

 

 

Mendengar keterangan dari Ibu itu aku malah semakin bingung dan bertanya-tanya siapakah orang tersebut, mungkinkah baru sekali berjalan-jalan di sini aku sudah mendapatkan seorang penggemar rahasia? Hahaha, bagus juga, atau mungkin saja Kyuhyun yang memberikannya sebagai permintaan maaf? Ibu itu bilang orangnya tinggi, tampan dan mirip artis korea, yaa tidak salah lagi, pasti yang di maksud ibu tadi adalah Kyuhyun, haha! Ternyata tidak sia-sia aku melakukan aksi balas dendam.

 

Menjelang sore hari aku memutuskan untuk berjalan-jalan di pantai, gelang yang di berikan si ibu tadi langsung saja kupakaikan ke kakiku, dan kini bergemerincing seiring dengan langkah kakiku menelusuri tepi pantai, aku sengaja langsung memakainya agar yang memberikannya tau kalau aku menghargai pemberiannya. ombak di pantai terus saja menggulung menghantam kakiku dan menghapus jejak kakiku di pasir, wiiuw! berjalan-jalan di pantai sendirian tidak terlalu buruk, yaa walaupun pasti akan lebih menyenangkan jika bersama Kyuhyun di sini, pasti romantis sekali.

 

Sedang asik menelusuri tepi pantai tiba-tiba, gelang kakiku terlepas akibat sapuan ombak dan jatuh ke pasir, “Haduuuh, bagaimana ini gelangnya jatuh!” dengan panik aku menyisir pasir yang terus tersapu ombak, sedang sibuk mencari keberadaan gelang kakiku, tiba-tiba aku mendengar suara seseorang menyapaku.

 

“Kau mencari ini?” aku yang sejak tadi membungkuk mencari gelang kini berdiri memandang orang itu,

 

“Oppa…”  ucapku kepada maknae TVXQ yang biasa di kenal sebagai Max Changmin itu. Tidak seperti kemarin-kemarin kali ini ia tersenyum padaku, senyuman yang yang sangat ku rindukan dan sudah lama tak ia tampakkan di hadapanku.

 

“Ini kan benda yang kau cari?” ia mengulang pertanyaannya, sambil bengong aku hanya bisa mengangguk pelan. Aku sungguh terharu melihat senyumnya, saking senangnya aku tak kuasa lagi menahan diri untuk memeluknya.

 

“Oppa, bogoshippoyo…”

 

 

CUT

 

TBC

 

Miann, author cut dulu part ini sampe sini, abisnya author lihat yang RCL part 10 B nya, kurang banget, padahal sebenarnya ni partnya panjang banget dan ada NC nya author bukannya pelit ders. Tapi ngelihat part sebelumnya yang kurang RCL, author jadi ragu mau panjang-panjangin cerita, Kan jadi percuma author udah nulis panjang-panjang terlebih lagi ada NC nya, kalau ternyata yang baca sedikit?.

 

Oh iyaa, jadi gini karena part selanjutnya bakal ada NC nya, jadi author butuh pendapat dari readers sekalian, soalnya jujur author gak ngerti cara nge-protect Fan Fict, masa iya author bikin fan fict NC yang bebas di buka sama siapa aja? Author kan tau banget readers yang masih di bawah umur banyak banget, tapi kalau ternyata permintaan NC nya banyak, yaa mau gak mau, author akan masukin NCnya dan akan sesegera mungkin author publish. Tapi kalau ternyata permintaan sedikit, NC terpaksa author Skip. OK dah, kayaknya author udah kebanyakan ngomong. Author tunggu RCL nya yaa, annyeong.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

           

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

31 thoughts on “A Perfect Marriage Part 11

  1. Author..
    Kenapa di cut?
    Padahal lagi seru2 nya..
    Next part NC-an aja thor..
    Yah..yah..
    Kalo diprotect cara minta pw nya gmn thor?
    Next part ditunggu sangat! 🙂

  2. yahh,, kyuppa jahat amat sih… bulan madu apaan tuh,, masa soo d anggurin gt…pdhal soo ud mulai siap tuh..

    tp trharu deh wktu acra mkan malam kluarga cho,,kyuppa belain soo bgt…kata2ny itu lho,,so sweet..

    Next part jgn lama2 lg dong thor..ckup deh aq klmaan ngguin part11 ini..

    satu lg,, next part jgn gagal lg dong program ‘bkin anakny’…klo bs jg jgn d skip…hehe
    *yadong kumat
    *ktularan hyukie

    dtggu y thor…

  3. Lho saya pikir td si kyu.. Hmm trnyta changmin. Asik part nc mmg selalu yg di tunggu2… *ditabok karena trlalu yadong. Bukan gtu kok. Tp kan dgn adanya bagian cerita kesana nya yah artinya inti cerita mereka tuh ada.. Yayaya uda deh klo ga ngerti.. Tp saya ngedukung author dah.. Lewat doa dan komen.. Kkkkk~

  4. ya ya ya ! Kenapa selalu TBC ????? Kapan Kyuyoung bulan madunya ??? Kerunda terus. CHANGMIIIIIINNNNNNNNN SEOHYUUUUNNNNNNNN jangan deket deket KYUYOUNG. Menjauhlah menjauh.aaaaaarrrrrgggghhhhhhh
    Kapan lanjutannya ?

  5. Hey..KYUYOUNG..Knpa honeymoon’a g ke Yunani z, biar g ada yg ganggu kya chang+seo..yg bkin salah paham gni n jd tertunda deh penciptaan pewaris keluarga Cho..haha
    kalo menurut aq NC’a di Skip z unn, udh cukup umur sih tp biar blm cukup umur jg bisa baca z..hehe
    next part’a ditnggu..
    Hwaiting!!!^^

    • thor…bs mnta pw yg part 12 g??
      umurq 21.
      no.hp q 081805445067 ato DM twitt q @putuwinta
      oy thor, ak blm bc part 12,dan sterusx…dlu ak sering bc ne ff d KSI. tp gara2 kmrn sibuk skripsi jd lupa m ne ff. bacax g update lg deh. #hehecurhat.

      makasiii ya thorr
      Smbil nunggu ak bc slanjutx okokokok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s