I Think I Love You!! Eottokke?! Part 4


Judul : I Think I Love You! Ottokee??
Author : Choi Runnisa
Cast : Super Junior Kyuhyun
Girls Generation Sooyoung
Exo Kai
Choi Soojin
Other Cast : All SME artist, Sooyoung’s Family,Kyuhyun’s Family.
Genre : Romance
^_^_^_^_^_^

Annyeong Readers, miann baru publish sekarang. Author sebenernya udah gak berniat buat nerusin nih Fan Fict. Tapi Author jadi mikir, bahwa jumlah Comment yang sedikit gak selalu menentukan buruk enggaknya sebuah Fan Fict. Yaa, Author sadari Fan Fict ini emang gak setenar MLT, gak sebagus APM atau sebagus Fan Fict yang lainnya yang ada di KSI. Tapi orang sukses itu gak selamanya sukses, bagaikan roda yang terus berputar, kadang di atas kadang di bawah, seperti drama-drama korea yang sering aku tonton, sebut aja Dream High, walaupun yang pertamanya sukses tapi gak menjamin keduanya juga bakal sukses, atau Yoona dan JGS yang super tenar dan selalu sukses di drama-drama terdahulunya ternyata juga gak menjamin Love Rain bakal meraih rating yang tinggi, walau terancam rugi, tapi dramanya tetep dilanjutkan kan sampe habis? Itu karena mereka gak mau ngecewain penggemarnya walaupun Cuma sedikit.

Yaa, author banyak belajar dari itu semua, author gak mau ngecewain readers yang udah pada penasaran sama kelanjutannya, dan Author juga mesti banyak berbenah lagi baik itu dari segi pengetikan dengan meminimalisir typo yang berserakan, dan juga kerapihannya dari segi kata-kata biar yang baca juga gak rugi-rugi amat udah luangin waktu buat Fan Fict ini. Yaudah itu aja dari Author, mudah-mudahan readers pada suka. Bagi readers baru yang belom baca part sebelumnya, ini link-link nya…….

Happpy Reading!!!!!

>>>>

Author’s Pov
Kyuhyun mendekatkan mikrophone ke mulutnya bersiap untuk berbicara. Semua orang di ruangan itu menunggu dengan sangat pernyataan yang sebentar lagi akan keluar dari mulutnya. Ia lalu diam sejenak entah apa yang sedang ia pikirkan,,, beberapa saat kemudian iapun memulai pembicaraannya.

“Selamat siang semuanya….. terima kasih telah hadir dalam acara ini.Saya di sini akan mengklarifikasi pemberitaan yang selama ini beredar luas. Untuk itu, hari ini sekaligus saya akan mengumumkan sesuatu yang penting, bahwa saya telah… bertunangan dengan Sooyoung, dan sebentar lagi kami berencana akan menikah”

Pernyataan spontan dari mulut Kyuhyun itu membuat semua orang terkejut mendengarnya, kini riuh gemuruh wartawan memenuhi ruangan, terlebih lagi Sooyoung. Sebagai pihak yang merasa paling dirugikan dalam hal ini tentu ia merasa benar-benar Shock mendengar pernyataan yang terlontar dari mulut Kyuhyun dan sama sekali tidak sesuai dengan kenyataannya. Ia kini hanya terdiam sambil memandang heran Kyuhyun yang duduk di sampingnya. Pria itu benar-benar membuatnya membeku dan membuat mulutnya terasa terkunci.

“Saya rasa hanya itu yang perlu saya jelaskan, mohon untuk tidak bertanya lebih jauh lagi, karena ini masalah pribadi kami, Sekian yang bisa saya sampaikan terima kasih” Kyuhyun menyudahi pernyataannya tanpa berniat untuk menyelesaikan acara tersebut ia bahkan tak memberikan kesempatan kepada para pemburu berita itu untuk bertanya lebih lanjut. Kyuhyun lalu berdiri dan tiba-tiba menarik tangan kiri Sooyoung lalu membawanya keluar ruangan.

Para wartawan itu tentu saja belum puas dengan statement yang diberikan Kyuhyun yang masih dirasa masih menggantung terlebih lagi Sooyoung yang juga dianggap sebagai ‘pelaku utama’ belum menjelaskan apa-apa. Sementara itu, Dengan tetap menggenggam tangan Sooyoung, Kyuhyun terus saja berjalan cepat untuk menghindari wartawan, tapi para wartawan itu tak juga menyerah dengan terus menggerumbungi Kyuyoung dan memberondongi mereka dengan berbagai pertanyaan. Karena merasa terdesak, Kyuhyun memutuskan untuk berlari saja.

Tetap dengan genggaman tangannya ke tangan Sooyoung, Kyuhyun pun berlari lebih cepat, sedangkan karena tarikan dari Kyuhyun mau tidak mau Sooyoung juga terpaksa harus berlari mengimbangi langkah Kyuhyun, jika tidak ingin tangan kirinya yang kurus itu putus di tarik Kyuhyun. Sooyoung bahkan tidak sempat memprotes atas tindakan tidak masuk akal Kyuhyun itu. Meskipun sudah berlari cukup jauh menelusuri setiap lorong gedung, bahkan harus melewati tangga darurat karena tidak sempat jika harus menggunakan Lift, namun rupanya masih ada saja wartawan yang mengikuti mereka hingga membuat Kyuyoung kelelahan berlari, sementara itu, Kyuhyun melihat di sampingnya ada sebuah ruangan yang tampak kosong dan tidak berpenghuni, tanpa pikir panjang lagi segera saja Kyuhyun menarik Sooyoung memasuki ruangan tersebut dan segera menutup pintunya.

Hosh…Hosh…hosh…. napas keduanya memburu, terengah-engah setelah berlari cukup jauh. Setelah beberapa saat di dalam ruangan tersebut, akhirnya Sooyoung meluapkan kekesalan yang mengganjal di hatinya sejak tadi terhadap Kyuhyun. Kini matanya sudah berkilat-kilat menatap kesal Kyuhyun yang masih menggenggam pergelangan tangan kirinya itu.

“Yyaaaa!!! Apa yang kau lakukan padaku tadi Eoooh?!!” Pekik Sooyoung dengan suara cempreng khasnya dan itu membuat Kyuhyun harus menutup telinganya jika tidak ingin tuli di usia muda

“Yaa, pelankan suaramu…” bisik Kyuhyun

“Andwe!! Aku tidak akan diam sebelum kau menjelaskan semuanya padaku”

“Nee…Nee… aku akan menjelaskan semuanya, tapi tunggu sampai para wartawan itu pergi”

“Justru aku mau para wartawan itu meliput kita biar semua orang tau kebohonganmu, Lepaskan!! Aku harus keluar dan mengatakan kepada semua orang bahwa kau adalah seorang penipu ulung!!”

“Yyaa! dengarkan dulu penjelasanku, ini demi masa depan kita”

“Masa depan apa? Masa depan suram maksudmu? lepaskan aku mau keluar!!”
terdengar dari luar suara derap kaki dari sekelompok orang yang mereka yakini sebagai para wartawan itu, Sooyoung berusaha berteriak sekencang-kencangnya, namun tidak sempat karena Kyuhyun langsung membekap mulutnya dan menyandarkannya di tembok, Sooyoung berusaha memberontak namun apa boleh buat? Tenaga wanita memang selalu kalah dari tenaga pria. Sooyoung bahkan kini tidak mampu melepaskan dirinya dari Kyuhyun. Barulah setelah suara para wartawan itu perlahan-lahan menghilang, bekapan mulut Sooyoung pun mulai merenggang. Sooyoung memanfaatkan kesempatan itu dengan tiba-tiba menggigit tangan Kyuhyun dengan buasnya

“Aaaaa! Ya ya ya!” Pekik Kyuhyun sambil menarik tangannya yang digigit Sooyoung

“Bagaimana rasanya? Sakit? kau memang pantas mendapatkannya”

“Berdarah Soo” Adu Kyuhyun, sambil menampakkan tampang kesakitannya pada Sooyoung

“Eoh berdarah? Eottokke?” Sooyoung mendadak jadi panik melihat derita Kyuhyun akibat perbuatannya, ia lalu menarik tangan Kyuhyun yang berdarah tadi untuk ia amati lagi, dan ia kembali menyadari, bahwa lagi-lagi Kyuhyun menipunya, karena ia sama sekali tak menemukan darah di tangan Kyuhyun.

“Yyaa!!, dasar tukang bohong!!” Bentak Sooyoung sambil memukul-mukul lengan Kyuhyun

“Aku sama sekali tidak berbohong, lukanya ada di bagian dalam kulitku, makanya darahnya tidak keluar, sebenarnya ini sakit sekali, kau tau tidak? Kau ini benar-benar gadis yang menyeramkan, kau ini vampir atau buaya? Daging tanganku bahkan hampir lepas oleh gigitanmu, apa sekarang kau ingin membunuhku?”

“Kedde, maljayo, aku memang ingin sekali membunuhmu, lalu mencincang dagingmu dan membuangnya ke sungai amazone agar menjadi santapan ikan piranha, itu lebih pantas untuk orang gila sepertimu, sekarang katakan, apa yang barusan kau lakukan eoh?”

“Mianhe, itu tadi hanya kesalahan kecil, aku benar-benar tidak sengaja mengatakannya”

“Mwo? Tidak sengaja? Kesalahan kecil? Menciumku di depan umum, lalu mengumumkan akan menikahiku, apa itu sebuah kesalahan kecil? Kau ingin aku pukuli lagi?”

Ya ya ya, hajima! Sebenarnya, tadi itu…. aku benar-benar sedang kalap, aku benar-benar tidak sadar mengatakannya, mianhae”

“Mianhae? Hanya itu? setelah kau hampir menghancurkan hidupku dengan mengatakan kita akan menikah? Kau bahkan telah mencuri ciuman pertamaku yang sangat berharga apa kau tau itu eoh?” suara Sooyoung meninggi

“Maksudmu…. tadi itu… ciuman konyol itu… apa yang pertama bagimu?”

“Konyol? menurutmu itu konyol?” Sebenarnya kata-kata ‘Konyol’ itu cukup menyakitkan bagi Sooyoung.

“Csh,,, kedde itu bahkan sangat menjijikan bagiku, hal pertama yang akan aku lakukan setelah pulang nanti adalah mencuci bibirku dengan pasir, dan apa kau tau betapa berharganya ciuman pertamaku bagiku?”

“Ciuman pertama? Mmmmmuahahahahaha….” tawa Kyuhyun tiba-tiba meledak dan itu membuat Sooyoung sempat bingung.

“Jadi… selama ini kau sama sekali tidak pernah berkencan dengan siapapun, bahkan sampai sudah setua ini?” ejekan pedas Kyuhyun itu berhasil membuat Sooyoung jadi malu luar biasa

“Yyaa ahjumma, apakah kau berniat ingin menjadi perawan tua eoh? Kau menghabiskan masa mudamu untuk apa? Hahahahaha, sungguh lucu” tawa puas Kyuhyun semakin membahana dan itu membuat Sooyoung jadi kesal, ia lalu menendang tulang kering Kyuhyun tanpa ampun, dan tawa kyuhyun pun langsung seketika hilang berganti menjadi rintihan kesakitan sambil memegangi kakinya yang kesakitan ditendang tanpa ampun oleh kaki kecil Sooyoung.

“Rasakan itu, aku akan keluar dan memberitahukan kepada semua orang bahwa kau adalah seorang penipu ulung!!” Sooyoung beranjak dari hadapan Kyuhyun yang masih sibuk dengan kakinya untuk membuktikan perkataannya, namun belum sempat ia memutar kenop pintu ketika Kyuhyun menghentikannya dengan menariknya ke dalam dekapannya. Kini kedua tangan Kyuhyun melingkar di pinggang Sooyoung, sedangkan telapak tangan Sooyoung menapak di dada Kyuhyun. Mata mereka saling bertemu, untuk sesaat mereka sempat terpaku. Terjadi sebuah percikan kecil yang lagi-lagi berasal dari dalam dada Sooyoung yang sampai saat ini ia tak tau apa itu.

Sooyoung’s POV

Eoh, perasaan ini muncul lagi? Sebuah percikan-percikan kecil yang berasal dari dalam dadaku. Kenapa setiap kali berdekatan seperti dengan Kyuhyun selalu ada perasaan seperti ini? saat menatap matanya, mencium aroma tubuhnya, saat menyentuh kulitnya, selalu terjadi sesuatu dalam hatiku yang sangat berbeda dari perasaan seperti biasanya. perasaan ini membuatku selalu dalam keadaan tak tau harus berbuat apa, Aaarrrgh aku sama sekali tidak nyaman dengan perasaan ini!

“Menikahlah denganku” apa aku salah dengar dengan ucapannya tadi? Dia mengajakku menikah? Csh, Ini sungguh tidak masuk akal, aku pasti sudah salah dengar.

“Mwo??!” tanyaku lagi

“Aku bilang menikahlah dengaku, kau sudah dengar?” tiba-tiba saja perasaan aneh yang kurasakan tadi berubah menjadi perasaan terkejut yang luar biasa, dia pasti benar-benar sudah gila sekarang, dan ia kembali menujukkan kegilaannya itu ketika tiba-tiba dia berlutut di hadapanku, sesuatu yang sama sekali kontras dengan kebiasaannya selama ini padaku, yaa sekarang aku yakin dia memang benar-benar, sudah gila.

“Choi Sooyoung, Menikahlah denganku, kita turuti saja apa yang di perintahkan oleh sajangnim dan membenarkan pemberitaan yang telah beredar, aku rasa itulah yang terbaik untuk sekarang ini, dan Lagi aku tau kau menikah denganku adalah impianmu sejak dulu bukan? Jadi tidak ada alasan lagi untuk menolak, Otte?”

“Mwo?” Heeeft, dia benar-benar ingin mati.

“Hehehe, tentu saja aku sangat ingin menikah denganmu, coba kau pikir, gadis mana yang mau menyia-nyiakan kesempatan untuk menikah denganmu” mendengar ucapan asal-asalanku itu, wajah Kyuhyun langsung cerah, dia pikir aku benar-benar orang bodoh yang ingin menikah dengannya.

“Tapi, hanya gadis gila yang ingin menikah denganmu!!” aku mendorong kuat tubuhnya,

“Dengar ya, Aku tidak tau setan gila apa yang sudah merasukimu sekarang ini, tapi aku masih terlalu waras untuk mau menikah denganmu, aku lebih baik mati dari pada harus menikah denganmu, dan lagi, apa kau sudah lupa dengan pertunanganmu dengan Soojin Eonnie, apakah kau berniat akan menghianatinya? Kalau kau menyakiti Eonnieku, aku tidak akan mengampunimu, kau dengar itu? Eoh?!” setelah mengucapkan kata-kata itu, aku memutuskan untuk keluar. Tapi sungguh menyebalkan, adegan ini lagi-lagi muncul dalam setiap kebersamaan kami Kyuhyun kembali menahanku, namun kali ini ia menahanku dengan sebuah kata-kata yang mengharuskanku menghentikan langkahku.

“Hubunganku dan Soojin sudah berakhir” ucapnya, dan entah kenapa langkahku jadi terhenti ketika mendengar kata-kata itu.

“Barusan dari bandara dia meneleponku, dia bilang dia harus menginggalkanku demi mengejar cita-citanya”

“Dan kau membiarkannya pergi?”

“Apa yang bisa ku perbuat jika itu keinginannya? Itu mungkin adalah kebahagiaannya”

“Jadi,, maksudmu kau melakukan semua itu padaku sebagai pelampiasan atas sakit hatimu pada Eonnieku?” Aku meninggikan suaraku.

“Bukan…. bukan karena itu aku melakukannya padamu?”

“Lalu kenapa kau sengaja melakukannya padaku?”

“Ku dengar, Appamu mengidap penyakit jantung” ucap Kyuhyun yang kedengarannya menjadi serius, tapi kenapa tiba-tiba dia membahas tentang penyakit jantung Appa? Yaa, yang aku tau Appa memang menderita penyakit jantung dan tidak boleh terlalu kaget. Tapi apa hubungannya dengan semua ini? Apa dia sedang merencanakan sesuatu sekarang?

“Kau tidak perlu mencampuri urusan keluargaku!”

“Appamu sudah seperti ayahku sendiri bagiku, aku hanya tidak ingin terjadi sesuatu padanya yang berdampak pada kesehatannya, jika ia tau perjodohan anaknya batal karena kesalahan putrinya sendiri”

“Apa maksudmu? Kenapa membawa-bawa nama Appaku dalam hal ini?”

“Aku tau, aku banyak mengerjaimu selama ini, kau pasti tidak akan percaya dengan perkataanku, tapi aku mohon sekali ini saja, kau dengarkanlah perkataanku, setelah itu, kau boleh pergi” sejenak aku terdiam, perkataannya yang menggantung membuatku menjadi penasaran.

“Sebenarnya, aku bertunangan dengan Soojin, bukan karena kami sama-sama saling mencintai, tapi karena kami dijodohkan, aku bahkan awalnya sebenarnya ingin dijodohkan denganmu, karena aku lebih kenal kau, tapi Soojin adalah anak pertama maka dialah yang dijodohkan denganku”

“Mwo? Aku?” aku sempat terkejut mengetahuinya

“Yaaa, tapi kemudian aku sadar, aku sedang khilaf memilihmu, karena Soojin terlalu cantik untuk ditukar denganmu, makanya aku lebih memilih Soojin daripada kau, kekkeeke”

“Mwo, yya!” pekikku kesal, ia masih saja mengejekku. Melihat wajahku yang kesal, ia malah semakin menertawaiku.

“Yya, tutup mulutmu! bagaimana kau bisa mengatakan kalian dijodohkan? Bukankah selama ini kalian pacaran? Sungguh tidak masuk akal!” Aku sama sekali tidak ingin percaya pada perkataannya, tapi melihat ekspresinya yang kali ini cukup serius, aku berharap kali ini dia tidak mengerjaiku lagi, tapi kalau sampai dia mengerjaiku lagi, aku tidak akan mengampuninya lagi. Ia lalu duduk bersandar di tembok dan aku mengikutinya.

“Aku dan Soojin telah sepakat untuk berpacaran seperti orang-orang pada umumnya dan merahasiakan perjodohan kami, itu kami lakukan agar kami tidak terlihat terpaksa menjalani perjodohan itu, semua itu kami lakukan untuk orang tua kita”

“Dulu, saat aku dan Soojin dipertemukan dan diberitahu bahwa kami telah dijodohkan, kami sempat menolak keras, karena masing-masing dari kami punya impian masing-masing, aku ingin menjadi penyanyi terkenal dan Soojin dengan karir bermain pianonya, tapi kedua orang tua kami menjelaskan bahwa kami dijodohkan karena permintaan para kakek kita terdahulu”

“Kakek kita?”

“Yaa, saat itu kakek-kakek kita saling bersahabat, mereka bahkan merintis perusahaan mereka dari nol dengan saling bekerja sama yang sekarang ini telah maju dan dikelola oleh orang tua kita masing-masing, saking sudah seperti saudaranya, mereka berjanji akan menjodohkan anak-anak mereka kelak jika mereka mempunyai anak yang berlainan jenis kelamin. waktu begitu cepat berlalu, masing-masing mereka telah berisitri dan memiliki keturunan, kakekku mempunyai seorang anak laki-laki yaitu ayahku sementara kakekmu mempunyai anak perempuan yaitu ibumu, waktu kembali begitu cepat berlalu, ayahku dan ibumu sudah tumbuh dewasa, dan sudah saatnya mereka dinikahkan sesuai perjanjian antara kedua ayah mereka. Namun, semua cita-cita kedua kakek kita jadi berantakan, karena ternyata ibumu mencintai pria lain yang kebetulan adalah sahabat baik Appaku, yaitu Appamu, kakekmu benar-benar terluka mengetahui kenyataan itu, ia sangat merasa bersalah kepada sahabatnya karena kesalahan putrinya sendiri, rupanya kakekmu punya penyakit jantung dan karena terlalu sedih dan Shock, akhirnya penyakit jantungnya kambuh dan kakekmu meninggal, Eomma dan Appamu sangat sedih dan merasa bersalah saat itu, namun menjelang kematian kakekmu, Eomma, Appamu dan Appaku telah berjanji akan menikahkahkan anak-anak mereka kelak, anak pertama dari keluargaku adalah perempuan yaitu Ahra Noona dan kemudian ibumu melahirkan seorang putri yaitu Soojin, mereka tidak mungkin di jodohkan karena sama-sama perempuan, tidak berapa lama akupun dilahirkan, dan karena aku adalah anak laki-laki satu-satunya dan Soojin adalah putri pertama, maka jadilah kami dijodohkan” Kyuhyun berkisah panjang lebar. Sedangkan seperti menonton sebuah drama TV cerita dari Kyuhyun itu malah membuatku jadi sedih, yyaa! Choi Sooyoung! apa-apaan kau ini? kenapa begitu kampungan sampai-sampai harus menangis mendengar cerita bohong dari Kyuhyun itu?

“Yyaa! Gojimal, dasar tukang bohong! Apa mungkin kau lebih tau keluargaku daripada aku? dan lagi kau bukan orang sebaik itu kan yang mau-maunya menurut kepada orang tua dan mengorbankan kehidupanmu?”

“Kau kan dari kecil sudah sibuk menjadi trainee di SM, bahkan sempat debut di jepang, kau bahkan jarang sekali berkumpul dengan keluargamu, jadi bagaimana mungkin kau bisa tau tentang masalah yang sedang ada dalam keluargamu? Dan satu lagi cerita ini belum selesai, suatu ketika aku dan Soojin sepakat untuk mengacaukan perjodohan kami, tapi saat kami mengumumkannya, ketika Appamu mendengarnya, penyakit jantung Appamu langsung kambuh , beruntung nyawanya masih tertolong, dan sejak saat itu aku dan Soojin memutuskan untuk tetap melanjutkan perjodohan kami hingga kami sempat bertunangan, tapi Soojin malah mengacaukan sagalanya, ia pergi ke Paris dan mengacaukan perjodohan ini,” saat mengucapkan kalimat terakhirnya wajah Kyuhyun mendadak mendung.

“Ia mungkin lupa akan penyakit Abonim, tapi bagiku kesehatan Abonim adalah yang terpenting untuk sekarang ini, aku sebenarnya tidak ingin mengorbankan kebahagiaanmu, tapi kau adalah putri kedua dari keluarga Choi yang tersisa yang mungkin dijodohkan denganku, maka dari itu karena skandal antara kita sudah terlanjur menyebar aku pikir memang yang terbaik bagi kita adalah menikah, terlebih lagi dengan skandal ini, mungkin karir kita akan segera hancur dan Abonim akan semakin sedih jika mengetahui bahwa karir putrinya benar-benar hancur dan harus berurusan dengan hukum karena di tuntut oleh SM. Tapi, sekali lagi Jeongmal miann aku sama sekali tidak minta pendapatmu, karena semuanya begitu mendadak. Aku minta maaf karena hanya memikirkan keadaan Abonim tanpa meminta persetujuan darimu dahulu. Sekarang semuanya aku serahkan padamu, kalau kau tetap tidak menginginkannya aku tidak mungkin bisa memaksamu” Aisssh. Jinjaa! Ceritanya pasti bohong kan? Tidak mungkin aku sebodoh itu percaya padanya, tapi kenapa ceritanya membuatku jadi galau begini? Yaa, ceritanya begitu detil dan jelas hingga memaksaku untuk mempercayai ceritanya, lalu bagaimana kalau penyakit jantung Appa benar-benar kambuh gara-gara aku?

Kyuhyun’s POV

Aku sudah bercerita panjang lebar kepada Sooyoung dan kulihat sekarang tampangnya jadi mendadak sedih, ia sepertinya sangat terharu mendengar cerita ‘Fiktif’ ku, hehehe. Dia ini sebenarnya terlalu polos atau bodoh sih? Kuberitahu, sebenarnya entah darimana aku bisa mengarang cerita sepanjang lebar itu, aku rasa cerita itu terinspirasi dari cerita salah satu drama yang aku tonton dulu. miann Soo lagi-lagi aku menipumu, tapi jangan anggap aku sejahat itu, aku sama sekali tidak berniat jahat padanya, itu karena aku sudah terlanjur melakukan kesalahan karena sudah menciumnya di depan umum dan mengumumkan kepada semua orang bahwa kami akan menikah, semuanya terjadi begitu saja di luar kendaliku, aku tidak punya pilihan lain selain menikahi Sooyoung saat ini.

Yang jadi masalah sebenarnya adalah, jika kami tetap bersikukuh tidak mau melakukan Fan Service seperti yang diperintahkan sajangnim maka tamatlah riwayat kami, kontrakku di SM tinggal dua tahun lagi, jika aku tidak menuruti kemauan SM maka mereka bisa saja memecat kami jadi artisnya dan mengenakan denda yang tidak sedikit bahkan bisa sampai ke pengadilan, dan kami tidak akan bisa berdaya apa-apa di hadapan SM dan satu hal lagi yang membuatku mantap untuk melakukannya, aku memikirkan nasib Sooyoung dan keluarganya, aku dengar dari Appa jika perusahaan keluarga Sooyoung saat ini sedang dalam masa krisis, sedangkan perusahaan keluargaku adalah salah satu Investor terbesar bagi perusahaan Choi group, jika permasalahanku dan Soojin sampai ke telinga Appa dia pasti akan marah dan memutuskan hubungannya dengan keluaga Choi termasuk investasinya di perusahaan mereka, apalagi jika Sooyoung dipecat dari SM dan di kenai denda yang tidak sedikit, itu akan semakin menyulitkannya, terlepas dari rasa kecewaku, kepada Soojin yang sudah meninggalkanku begitu saja, aku tetap peduli pada keluarga itu, dan sepertinya Sooyoung tidak tau permasalahan perusahaan Appanya tersebut, jika dia tau, dia pasti akan menolak keras alasan aku menikahinya.

Kulihat kini Sooyoung tampak berpikir, mungkin mencerna setiap kata-kataku, dia masih tampak ragu, sepertinya aku harus lebih meyakinkannya lagi.

“Kupikir kau tidak percaya pada kata-kataku, aku tidak akan memaksamu” aku lalu berbalik dari hadapannya seakan-akan mau beranjak meninggalkannya sendirian berharap dia akan memanggilku

“Chakkaman,… lalu bagaimana kita harus menjelaskannya kepada orang tua kita, kalau kita…akan… me.. menikah” Sooyoung tampak setengah hati mengucapkan kalimat terakhir. Assa! Akhirnya kau masuk ke dalam perangkapku Choi Sooyoung.

“Jadi…. kau mau?” tanyaku bersemangat

“Bagaimana kita akan menjelaskannya kepada orang tua kita?”

“Jadi… kau benar-benar bersedia menikah denganku?!”

“Yyaa! kau belum jawab pertanyaanku?” Rupanya dia masih gengsi untuk mengakuinya.

“Miann, aku sudah salah paham, kau tidak mungkin kan sebodoh itu mau menikah denganku?” aku menekuk wajahku untuk mendapatkan simpati darinya. Lalu kembali membelakanginya dan mulai melangkah.

“Nee… aku mau…” akhirnya! Aku lalu menghentikan langkahku

“Apa?” tanyaku tanpa berbalik ke arahnya.

“Aku… mau …menikah denganmu” Assa! Kau tidak mungkin lagi keluar dari perangkapku Choi Sooyoung. Dengan hati riang aku langsung berbalik ke arahnya dan langsung memeluk erat tubuhnya.

Author’s POV

“Aku… mau… menikah denganmu” ucap Sooyoung setengah hati, mendengar ucapan Sooyoung itu, Kyuhyun girang luar biasa, ia langsung berbalik dan memeluk tubuh Sooyoung erat hingga membuat gadis itu terkejut. Bagaimana tidak? Tingkah Kyuhyun yang tampak sangat girang tampak seperti ia benar-benar telah melamar gadis yang benar-benar ia cintai, padahal bukankah mereka memutuskan untuk menikah karena sesuatu yang mendesak?

“Gomawo…” ucap Kyuhyun berbisik ke telinga Sooyoung. dan yang lebih mengejutan lagi ketika tiba-tiba ia mencium pipi Sooyoung. untuk sesaat Sooyoung sempat terpaku, namun kemudian ia berusaha mengendalikan perasaannya.

“Yyaa! lepaskan! Sekarang malhaebwa, apa yang akan kita jelaskan pada orang tua kita?”

“Kau tidak usah khawatir, serahkan semuanya padaku, kau hanya perlu diam dan mengiyakan semua kata-kataku, dan jangan membahas apa-apa tentang perjodohan itu, dan yang paling penting kau harus pura-pura mencintaiku di depan keluarga kita”

“Shiroe!! Kenapa aku harus pura-pura mencintaimu?”

“Kau lupa? Kita ini kan mau menikah”

“Csh, menyebalkan, Arra… tapi kau jangan macam-macam ya”

*****

Kini Kyuhyun dan Sooyoung berada dalam situasi seperti berada dalam sebuah persidangan. Yaa, kini mereka tengah duduk di sofa tepatnya di hadapan ke 4 hakim yang tak lain adalah kedua orang tua mereka yang sebentar lagi akan mengadili mereka. Kyuhyun dengan mesranya menggenggam tangan Sooyoung, sedangkan sebaliknya Sooyoung masih saja terkejut dengan perlakuan spontan Kyuhyun itu.

“Aigoo… aku benar-benar tidak mengerti dengan kelakuan kalian ini, terutama kedua putriku, yang satu membatalkan pertunangannya dan lebih memilih menjadi perawan tua demi mementingkan karirnya, sedangkan yang satu lagi malah mengambil tunangan Eonnienya, apakah didikanku selama ini salah? Kedua putriku benar-benar sudah gila… Aigoo… Aigooo… dadaku sakit sekali jika mengingatnya” Adu Tuan Choi sambil memegangi dadanya yang tampak kesakitan, itu membuat Sooyoung jadi khawatir tentang keadaan Appanya.

“Tenanglah Jungnam-ssi…. ini semua pasti bisa dijelaskan oleh mereka. Yyaa! Kyuhyunaa, Sooyoungaa, sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa pemberitaan di luar bisa seperti itu?” Tanya Tuan Cho kepada putranya.

“Sebenarnya…aku dan Sooyoung, kami…. memang saling mencintai….” jawab Kyuhyun

“Mwo….?!” seru semua orang, Sooyoung tertunduk takut-takut sedangkan Kyuhyun berusaha untuk tampil tenang

“Apa maksudmu? Bagaimana mungkin kau mencintai dua orang kakak beradik sekaligus?” Nyonya Cho meninggikan suaranya.

“Sebenarnya terjadi kesalah pahaman, sejak awal aku memang mencintai Sooyoung bukan Soojin, Soojinpun demikian, sebenarnya dia juga tidak mencintaiku, makanya dia memilih untuk ke Paris dari pada harus menikah denganku”

“Lalu apa rencana kalian selanjutnya?”

“Kami…. akan menikah” mendengar pernyataan Kyuhyun itu, semua orang langsung Shock dan semakin bingung.

“Andwe! Kalian tidak boleh melakukan ini, Bagaimana mungkin ini bisa terjadi? Apa ini masuk akal? Di saat yang bersamaan saat Soojin pergi kalian tiba-tiba mengumumkan pernikahan kalian? Apa yang kalian sembunyikan dari kami Eoh?” tegas Tuan Choi.

“Ti…tidak ada Appa… kami tidak menyembunyikan apa-apa” Sooyoung berusaha meyakinkan

“Pokoknya aku menentang pernikahan ini, sampai aku mengetahuinya sendiri dari Soojin, aku akan menghubunginya” membuktikan ucapannya Tuan Choi lalu menekan tombol-tombol di handphonenya untuk menghubungi nomor Soojin, Kyuyung sempat panik, khawatir kebohongan mereka terungkap,

“Ssssh, dasar anak kurang ajar! Bahkan dia tidak mau mengangkat teleponnya!” omelnya.

“Sudahlah Jungnam-ssi. Sepertinya pertunangan anak-anak kita harus diakhiri, aku sangat kecewa dengan kelakuan kedua putrimu” ucapan Tuan Cho itu menimbulkan kemarahan bagi Tuan Choi,

“Anda pikir aku juga tidak kecewa dengan putramu yang hidung belang itu karena sudah memacari kedua putriku?” Balas Tuan Choi

“Mwo hidung belang? Kau mengatai putraku hidung belang?” Tuan Cho Jino meninggikan suaranya lalu berdiri karena sudah mulai naik pitam.

“Aku hanya mengatakan yang sebenarnya” jawaban Tuan Choi itu semakin membuat Tuan Cho marah.

“Yeobo-yaa, Kyuhyunaa, kita pulang, kita tidak perlu berhubungan dengan keluarga ini dan mulai besok aku akan mencabut….” Tuan Cho bermaksud membatalkan investasinya kepada perusahaan keluarga Choi, namun sebelum Tuan Cho berkata langsung di potong oleh Kyuhyun, dengan tiba-tiba berlutut di kaki ayahnya tingkah Kyuhyun itu jelas mengejutkan semua orang terutama Sooyoung

“Appa, aku harus menikahi Sooyoung”

“Apa yang kau lakukan? Kau tidak usah memohon padaku seperti itu karena aku tidak akan pernah merestui hubungan kalian!” tegas Tuan Cho sambil berusaha melepaskan kakinya yang di peluk Kyuhyun

“aku mohon Appa, aku harus menikahi Sooyoung, sebagai seorang laki-laki bukankah Appa mengajarkan aku menjadi lelaki yang harus betanggung jawab” semua orang langsung terdiam sejenak

“Apa maksudmu?” tanya Tuan Cho meninggikan suaranya, seakan berusaha menebak maskud Kyuhyun. Kyuhyun lalu bangkit dari berlututnya, ia lalu mendekati Sooyoung yang masih kebingungan, tangan kirinya menggenggam tangan kanan Sooyoung, sedangkan tangan kanannya mengusap lembut perut datar Sooyoung.

“Di dalam sini, ada cucu kalian” ucap Kyuhyun frontal

“Mwo?” lagi-lagi Kyuhyun mengejutkan semua orang, kini semua orang tak bisa menutup mulut mereka tak percaya mendengar ucapan Kyuhyun.

Sooyoung’s POV

“Di dalam sini, ada cucu kalian” ucap Kyuhyun sambil tetap mengelus perutku. Mwo? Maksud Kyuhyun aku hamil? Hamil apa? Hamil Kimchi yang aku makan tadi siang? Csh, aku benar-benar tidak tahan lagi dengan semua ini, aku benar-benar bodoh mau-maunya membenarkan setiap perkataannya, tapi apa yang harus ku lakukan sekarang? Aku rasanya ingin sekali berbicara dan membantah semua ucapan bohongnya itu, tapi aku sudah terlanjur membenarkan semua ucapannya, bagaimana aku harus membantahnya, aku benar-benar akan membuat semua keluargaku gila, Aissh kesalnya! Yyaa! Cho Kyuhyun, kau benar-benar ingin mati?

Tapi sial sekali aku, aku bahkan sama sekali tak bisa mengeluarkan sepatah katapun yang ada dalam hatiku. Bahkan semua orang kini menatapku dengan tatapan garang penuh tanya dan aku hanya bisa menunduk.

“Anny, putriku sangat taat beragama ia tidak mungkin melakukan prilaku hewan itu kan. Youngie, coba jelaskan pada kami, semua yang dikatakannya tidak benar kan? Semua itu bohong kan?” Nyonya Choi tampak Frustasi.

“Sooyoungaa, cepat katakan sesuatu” desak Appa, semua orang kini tampak frustasi plus was-was menunggu jawabanku.

“Nee… aku… sedang hamil, Appa. Miann” ucapku pelan. Jawabanku itu sontak menimbulkan reaksi yang berbeda-beda dari setiap orang, Appa kini terduduk lemas di Sofa, dan Eomma berusaha menenangkannya, aku semakin Khawatir terhadap kesehatan jantungya, Tuan dan Nyonya Cho tampak Frustasi dan bingung harus bebuat apa, sedangkan Kyuhyun? Wajahnya tampak begitu lega, dan aku? Aku sudah merencanakan agenda penyiksaan untuknya, awas kau Kyu!!!.

To Be Continue

Part ini author cukupkan sampai sini, part selanjutnya di jamin seru loooh. author usahain secepatnya next partnya di publish, RCL yaa Anyeong!!

Advertisements

115 thoughts on “I Think I Love You!! Eottokke?! Part 4

  1. amppuunn kyuppa pande bener bohong nya,, terlalu encer tuh otak oppa.. dasar evil. ckckck..
    seru banget loh thor, apalagi pas sooyoung malah mengiyakan bahwa dia sedang hamil, perut datar gitu kok hamil? *plaaaakk
    next 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s