After Story A Perfect Marriage “Come Back To Me” part 1 of 2


Judul      : A Perfect Marriage

Author   : Choi Runnisa

Cast         : Super Junior Kyuhyun
Choi Sooyoung

Other Cast : Simon Curtis

Genre       : Romantic Comedy

Annyeong….

APM is back!! setelah sekian lama Author akhirnya bisa publish AS APM dengan sub judul ‘Come back To Me’. Mengingat ni Fan Fict udah super duper jadul, jadi pastinya banyak yang udah pada lupa ama ceritanya, atau bagi readers baru pasti pada belom baca APM nya. Jadi sebelum membaca part ini biar bisa nyambung author saranin buat baca APM nya terlebih dahulu. Untuk membacanya, silahkan buka link-link di bawah ini…..

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10A) (10B) (11) (12) (13) (14)

yaudah itu aja dari author. semoga suka ya, Happy Reading….

>>>>>

Senja itu langit masih tampak cerah, jalan raya kini di penuhi oleh ratusan pejalan kaki dan riuh kendaraan yang berjalan menuju rumah masing-masing setelah aktfitas padat mereka seharian ini. Tapi situasi itu tidak akan kau temui di sebuah taman kecil di pinggir kota itu, taman itu tampak sepi dari pengunjung, hanya ada sepasang pria dan wanita yang duduk di sana.

Mereka duduk di bangku taman sambil mengamati  kedua putra kembar mereka sedang dengan serunya bermain sepak bola, sesekali mereka tertawa kecil melihat tingkah lucu anak-anak mereka. Yaa, hampir seharian ini setelah pertemuan yang tak terduga namun indah itu, mereka memutuskan untuk menghabiskan waktu seharian bersama, makan bersama, pergi ke tempat-tempat hiburan, semuanya telah mereka lakukan. Seharian itu seakan menjadi  sebuah penebus waktu yang hilang akibat perpisahan selama 5 tahun.

Kebersamaan sehari yang mereka lewati itu, terasa begitu indah dan bermakna, terutama bagi kedua bocah yang sejak lahir tak pernah bertemu dengan ayah mereka itu, kini impian mereka untuk bertemu ayah yang selama ini hanya bisa mereka lihat di TV itu menjadi kenyataan, mereka akhirnya benar-benar merasakan indahnya memiliki seorang ayah, meski baru bertemu setelah sekian lama, tapi kedua bocah lucu itu sudah merasakan kedekatan batin dengan pria yang bernama Kyuhyun itu, tentu saja sebuah ikatan darah memang tidak pernah bisa berbohong, sejauh apapun dia darimu, batinmu akan selalu dekat dengannya.

Pria yang bernama Kyuhyun itu bahkan rela mangkir dari jadwal Shootingnya yang padat sebagai seorang penyanyi, dengan alasan yang ia buat-buat hanya demi bersama keluarga kecilnya itu, keluarga yang sudah lama di tinggalkannya, di tatapnya kedua bocah yang sedang asik bermain itu, kemudian beralih ke ibu dari kedua anak itu yang kini sedang duduk di sampingnya. Ohhh, betapa bodoh dan pengecutnya ia selama ini hingga tak pernah menyadari ia telah membentuk sebuah keluarga kecil. Sementara itu, ia masih penasaran bagaimana wanita yang bernama Sooyoung itu menjalani kehidupan selama 5 tahun ini tanpa dirinya, dan kenapa ia tidak pernah memberitahunya bahwa selama ini ia juga berada di Amerika bersama anak-anak mereka, terlebih lagi Sooyoung tak pernah bertanya sekalipun padanya kenapa ia meninggalkannya,  apa lagi marah seperti apa yang dia bayangkan selama ini, mungkinkah Sooyoung sudah tau situasinya dulu?.

Yaa, ia memang tidak ingin menghancurkan sambutan hangat yang telah diperlihatkan Sooyoung padanya, ia tidak ingin jika membahas tentang masa lalu akan menguak kembali luka lama, yaa memang sepertinya tidak ada yang perlu dibicarakan lagi, yang ia inginkan saat ini adalah bisa memulai kehidupan baru bersama istri dan anak-anaknya dengan tenang.

“Kyungminaa, Kyungsanaa, hati-hati, jangan main terlalu jauh!!” teriak wanita yang bernama Choi Sooyoung itu, kepada kedua putra kembarnya.

“Nee, Eomma…!!” jawab kedua bocah itu secara kompak sambil masih asik berlari-larian kesana kemari.

Sementara itu, Kyuyoung masih saja terlihat sangat canggung satu sama lain, tak satu katapun terucap dari mulut keduanya, sesekali mereka saling menoleh satu sama lain sambil tersenyum, namun kemudian kembali menatap ke depan, tanpa ada kata yang terucap. Mereka benar-benar dalam situasi kaku saat ini, Maklum saja, baru beberapa saat yang lalu mereka bahkan baru saja bertemu setelah 5 tahun terpisahkan oleh jarak, waktu, dan keadaan, jadi bukan hal yang mudah untuk bisa seakrab apalagi semesra dulu.

Keheningan itu segera pecah ketika tiba-tiba salah satu bocah bernama Kyungsan itu menendang bola begitu kencang, bola itu melambung jauh hingga mendarat di antara semak-semak yang tepat berada di belakang Eomma dan Appanya

“Eomma, Appa, tolong lemparkan bolanya ke sini!!” teriak Kyungmin kepada kedua orang tuanya itu.

Keduanya pun secara bersama-sama menuruti permintaan anak mereka untuk mengambilkan bolanya, merekapun berjalan ke arah semak-semak dan mencari benda yang dimaksudkan. Karena posisi bola yang jatuh ke tengah semak-semak, mau tidak mau Kyuyoung harus menyisir semak-semak itu untuk mendapatkan bolanya, sedang sibuk dengan aktifitas mereka masing-masing, tanpa sengaja kedua tangan mereka saling bertemu, kini jarak mereka sangat dekat.Untuk sesaat mereka saling menatap. Dalam situasi seperti itu, keduanya langsung terbawa suasana, mereka tak lagi memperdulikan yang lain selain orang yang berada di hadapan mereka saat ini, tak bisa dipungkiri perasaan itu kembali muncul di hati mereka masing-masing, perasaan saling mengagumi dan saling ingin memiliki, sungguh mereka seperti kembali ke masa lima tahun yang lalu.

Tanpa mereka sadari perasaan mereka mendorong mereka untuk mendekatkan wajah masing-masing, wajah keduanya semakin dekat dan dekat hingga mempertemukan kedua bibir mereka, kini bibir keduanya saling bertaut dan seakan saling menyalurkan hasrat masing-masing. Untuk sesaat mereka seakan lupa akan segalanya, untuk sesaat dunia kembali terasa berhenti berputar, untuk sesaat dunia seakan milik mereka berdua. Setelah merasa cukup, keduanya menghentikan ciuman itu, wajah keduanya perlahan-lahan menjauh satu sama lain.

“Bogoshippoyo Sooyoung-aa, Aku…masih sangat mencintaimu” ucap Kyuhyun, namun Sooyoung hanya menanggapinya dalam diam, entah apa yang sedang terjadi dengan hatinya.

“Aku ingin kau menjadi istriku lagi… kita mulai semuanya dari awal” ucapan Kyuhyun yang sudah lama ia rindukan itu seperti menggema di telinga Sooyoung, bukannya  ia merasa senang tapi sesuatu malah mengganjal hatinya, entah kenapa ia jadi teringat akan seseorang.

“Andwe!!….” pekik Sooyoung tiba-tiba Sooyoung memundurkan tubuhnya seperti orang yang kebingungan

“Andwe!…. Andwe!!” Sooyoung menggeleng frustasi, hal itu membuat Kyuhyun bingung.

“Sooyoungaa, kau kenapa?” Kyuhyun bingung, tanpa menjawab pertanyaan dari Kyuhyun, Sooyoung lalu berdiri dan berjalan cepat menjauhi Kyuhyun, tidak mengerti akan sikap Sooyoung itu, Kyuhyun lalu mengejarnya dan menahan langkahnya dengan menarik tangannya.

“Kau kenapa? Kau masih marah padaku? Baiklah, aku akan menjelaskan kenapa dulu aku meninggalkanmu”

“Lepaskan! Tidak ada yang perlu dijelaskan dalam hal ini” ucap Sooyoung tanpa berani menoleh ke arah Kyuhyun

“Apa kau sudah tidak mencintaiku lagi? Kau tidak ingin kembali padaku?” Sooyoung lalu menoleh ke arah Kyuhyun, kini mata Sooyoung sudah berkaca-kaca….

“Semuanya sudah terlambat, kita tidak mungkin bersama lagi….” ucapan Sooyoung itu sungguh mengejutkan Kyuhyun, iapun langsung merenggangkan genggaman tanganya.

“Apakah…. kau sudah mencintai orang lain?” tanpa menjawab pertanyaan Kyuhyun itu, Sooyoung langsung melangkah cepat menjauhi Kyuhyun.

“Sooyoungaa…!!” Panggil Kyuhyun, namun Sooyoung tetap berjalan jauh ke depan, hingga langkahnya terhenti ketika seseorang yang ada di hadapannya menghalangi jalannya.

“Honey….!” panggil orang itu kepada Sooyoung… Pria itu kini menatap Sooyoung sambil tersenyum, ia lalu mencoba menghapus air mata di pipi Sooyoung walaupun ia tidak mengerti ada apa dengan Sooyoung. Dan adegan itu berlangsung tepat di hadapan Kyuhyun.

“Honey, kau tidak apa-apa?” tanya pria itu lagi, sementara Kyuhyun hanya melihat mereka dari belakang tanpa bisa berbuat apa-apa

“Eoh, its Simon Uncle!!!” seru Kyungmin dan Kyungsan menghentikan aktifitas mereka setelah melihat pria itu. Mereka tampak senang, lalu berlari ke arah pria yang bernama Simon itu

“Heeei Guys, Are you all right?” tanya pria itu kepada Kyungmin dan Kyungsan yang tampak sudah akrab setelah menyambut mereka dan membawa mereka ke dalam gendongannya, Kyungmin di tangan kanan dan Kyungsan di sebelah kirinya.

“Yeah, kami sangat senang hari ini”

“Ahhh, anak-anak nakal! Kemana saja kalian hah? Kalian bahkan sudah membuat ibu kalian menangis. Tapi syukurlah kalian tidak apa-apa, seharian ini aku sudah berkeliling kota untuk mencari kalian” ucap pria yang bernama Simon itu kepada Sooyoung.

“Bagaimana kau tau kami ada di sini?” tanya Sooyoung setelah berhasil menghentikan tangisnya.

“Aaah itu dia, kenapa kau tidak memberitahuku kalau anak-anakku hilang heeh? Tadi aku malah dengar dari sekertarisku bahwa kau keluar untuk mencari anak-anakmu. Kau tau? tadi aku benar-benar panik dan langsung mencari mereka” cerocos pria itu tampak sangat perhatian kepada Sooyoung dan anak-anaknya. ‘anak-anakku?’ csh, berani sekali orang ini mengakui anak-anakku sebagai anaknya, memangnya dia pikir dia siapa?. Batin Kyuhyun

“Who, is he?” tanya pria itu lagi sambil menunjuk ke arah Kyuhyun. Pertanyaan pria itu membuat Sooyoung hanya diam, untuk sesaat ia menatap nanar ke arah Kyuhyun begitu pula sebaliknya

“Uncle, You Know Who the handsome man is?” (kau tau siapa pria tampan itu?) tanya kedua bocah hiperaktif itu. pria itu lalu memperhatikan Kyuhyun sejenak lalu tersenyum.

“Aaah, Im not Sure, guys. But He seems like a korean famous singer, Cho…Cho…” (aku tidak yakin, tapi ia tampak seperti seorang penyanyi terkenal korea, cho….cho…)” pria bernama simon itu berusaha mengingat-ingat nama orang yang ia maksud.

“Cho Kyuhyun….” ucap Kyuhyun.

“Yeah, thats it. Apa kau benar Cho Kyuhyun?”

“Yeah. Perkenalkan namaku Cho Kyuhyun”

“Wow, its amazing! you are really Cho Kyuhyun. Hello I’m Simon Curtis, nice to see you”

“Nice to see you too” keduanya lalu bersalaman dan menunjukkan senyuman mereka, sejurus kemudian Kyuhyun kembali menatap Sooyoung yang kini tertunduk seakan tak mau menatap ke arahnya.

“Uncle, you know? He is our father, we have meet our father!!”  ucap Kyungsan tiba-tiba, dan membuat raut wajah Simon berubah drastis, ia tampak tidak senang, namun pada detik berikutnya ia kembali tersenyum.

“Aahaha, I Know I know” Simon tiba-tiba tertawa.

“dia ini, ayah kandungnya Kyungmin dan Kyungsan? dia…. Your ex-husband?” Sooyoung semakin bingung harus berkata apa, Hingga kini ia tidak pernah menganggap Kyuhyun adalah mantan suaminya, meski secara agama mereka telah resmi bercerai mengingat sudah 5  tahun mereka berpisah dan tanpa interaksi lagi, tapi ia tidak bisa begitu saja mengatakan kepada Simon bahwa ia masih mencintai ayah dari anak-anaknya karena suatu hal, sedangkan Kyuhyun benar-benar terkejut mendengar perkataan Simon, Yaa sekarang ia sudah tau siapa yang sudah menggantikan perannya selama ini.

“Hello, senang bertemu dengan ayah Kyungmin dan Kyungsan, aku harap kau tidak keberatan jika aku menjadi ayah baru dari Kyungmin dan Kyungsan, hahaha” Kyuhyun benar-benar merasa seperti tersambar petir mendengar pernyataan Simon. Ia sama sekali tidak ingin percaya dengan pernyataan pria itu.

“Soo… dia…?” dengan bahasa korea yang mungkin tidak dimengerti oleh pria Amerika itu Kyuhyun berusaha mendapatkan kepastian dari Sooyoung, tapi Sooyoung hanya bisa diam membisu tanpa sepatah katapun, hingga kini ia bahkan tak mau melihat wajah Kyuhyun.

“Eomma, aku lapar…!” lapor Kyungsan di tengah-tengah ketegangan itu.

“Oh, Kalian lapar? Baiklah, bagaimana kalau kita makan spaghetti?” ajak Simon

“Spaghetti? Yee! Aku mau aku mau!” seru Kyungmin dan Kyungsan bersemangat.

“Baiklah, ayo kita pergi. C’mon Mom, you gonna go with us (Ayolah Ma, kau harus pergi bersama kami) ucap Simon lalu menarik tangan Sooyoung yang masih mematung. Sedangkan Kyuhyun masih berada dalam kebingungan yang sangat.

“Aaah, Mr. Cho, kau ingin pergi makan bersama kami?” tanya Simon kemudian.

“tidak, aku harus Shooting sekarang” jawab Kyuhyun yang masih dalam keadaan shock.

“Ouwh, kau tidak boleh begitu Tuan Cho, jika kau seperti itu, kau tampak tidak merestui aku menjadi ayah baru dari Kyungmin dan Kyungsan”

“Im so sorry, tapi aku benar-benar harus pergi sekarang. Jadwalku hari ini benar-benar padat”

“Its OK. Lain kali saja kita bertemu lagi dan mengobrol sebagai sesama pria, sepertinya aku harus banyak belajar darimu hehehe. Baiklah Tuan Cho, Maaf kami harus pergi sekarang See you next time” Simon lalu menarik Sooyoung hingga menjauh dari Kyuhyun dan Sooyoung hanya pasrah saja, itu membuat Kyuhyun semakin merasa sakit.

“Appa, kenapa tidak ikut bersama kami?” tanya Kyungmin pada Kyuhyun sebelum mereka benar-benar berpisah

“Appa… tidak bisa pergi bersama kalian sekarang, Appa harus Shooting” jawab Kyuhyun secara pelan-pelan kepada putra kembarnya itu.

“Yaah… jadi kita tidak bisa bersama-sama lebih lama lagi?” Kyungsan tampak kecewa

“Appa, tidak akan menemui kami lagi?” tambah Kyungmin.

“Tentu saja tidak Chingudeul, mulai sekarang Appa akan sering-sering mendatangi kalian” kyuhyun lalu mengambil satu lembar kartu nama dari dalam dompetnya dan ia serahkan ke salah satu anaknya itu.

“Ini, kalian jangan lupa hubungi Appa ya” ucap Kyuhyun sambil mengacak rambut Kyungsan dan Kyungmin.

“Baiklah, c’mon Guys we gonna go!!” sambil terus menggandeng tangan Sooyoung, Simon lalu berjalan menjauhi Kyuhyun, Sooyoung kini menggandeng tangan Kyungsan di sebelah kanannya, Sedangkan Simon menggandeng Kyungmin di sebelah kirinya.

*************

Kyuhyun’s POV

“Cut…Cut…Cut…!’’ untuk kesekian kalinya sang sutradara mengucapkan kata yang sama, pertanda lagi-lagi aktingku tidak sesuai dengan yang ia harapkan. Ia kini tampak gemas dengan sikapku yang kurasa memang patut untuk dimarahi. Mr. Scott sang sutradara lalu mendatangi dengan wajah kesal

“Heeei Kyuhyun! What heppen to you huh? Seharian ini kerjaanmu sungguh berantakan, kau terlihat tidak pernah fokus dan seperti orang yang uring-uringan, untuk menyelesaikan satu scene saja butuh waktu satu jam, kalau begini satu episode bisa menghabiskan waktu berminggu-minggu, kau paham itu tidak?” Omelnya

“Im Sorry Sir, hari ini aku merasa sedang tidak enak badan, aku tidak bisa fokus” jelasku.

“Okee, untuk hari ini kita cukupkan Shootingnya sampai di sini, tapi besok aku tidak mau melihat tingkahmu yang seperti ini lagi” ia kini tampak lebih bijak. Atas perintah sang sutradara acara Shooting pun berakhir sampai di sini.

Dan aku memutuskan untuk pulang ke apartemenku, sekedar untuk menenangkan diriku. Yaa, sejak kemarin aku jadi seperti orang gila, aku terlalu frustasi untuk menerima kenyataan, bahwa Sooyoung yang hingga saat ini masih aku anggap sebagai istriku itu sebentar lagi akan menikah dengan orang lain, aku tau peraturan di agama kami jika sepasang suami istri telah berpisah selama lebih dari lima tahun, maka otomatis mereka telah becerai. Tapi bagaimana mungkin aku mampu menerima kenyataan itu? hingga detik ini bahkan tak ada yang bisa menggantikan Sooyoung di hatiku.

Baru saja aku merasakan kebahagiaan yang sangat, untuk sehari hidupku begitu terasa lengkap dan berwarna bersama mereka. Bertemu dengannya apa lagi mengetahui kami telah memiliki sepasang putra kembar membuatku sangat bahagia seperti menggapai sebuah bulan. Pencapaianku sebagai seorang penyayi dan aktor ternama di Amerika sama sekali tidak sebanding dengan rasa bahagiaku bisa bertemu dengan wanita yang paling aku cintai seumur hidupku itu, ditambah dua putra kembar yang sungguh lucu dan kini juga mengisi puncak tertinggi hatiku.

Namun kemudian kebahagiaan itu segera sirna setelah mengetahui bahwa posisiku di hati Sooyoung sudah tergantikan oleh orang lain, sungguh ini sulit dipercaya, tapi jika dipikir-pikir wanita mana yang masih mau mencintai suaminya setelah meninggalkannya tanpa pesan selama lima tahun dengan bayi yang ada dalam perutnya. Aku hanya bisa mengutuki diriku sendiri, betapa aku pria yang bodoh dan pengecut telah meninggalkan seorang wanita yang sangat aku cintai itu. Kini Batinku benar-benar tersiksa, hingga sekarang aku tidak bisa percaya Sooyoung akan menikah dengan pria Amerika itu. meski begitu, di kepalaku selalu terbayang Sooyoung berada di atas pelaminan bersama pria itu, mereka berempat sarapan bersama dengan serunya, pria itu akan mengantar dan menjemput kedua putraku ke sekolah.  Arrrrgh ANDWE!! aku akan menemuinya dan meminta penjelasannya, Aku tidak rela anak dan istriku direbut oleh orang lain, aku tidak ingin kehilangan mereka lagi, aku tidak ingin melakukan kebodohan yang sama seperti lima tahun yang lalu.

Semua ini pasti salah paham, Sooyoung pasti sedang mengerjaiku sekarang, aku harus mencari tau. Saat aku masih sibuk dengan lamunanku, teleponku berdering dan dengan malas aku mengangkatnya.

“Hallo…” ucapku….

“Appaaa!!” terdengar suara anak kecil dari seberang sana. Dan aku mengenali betul suara itu, mendengar suara itu membuat perasaanku jadi sedikit tenang.

“Kyungsan-aah” panggilku.

“Isshh… ini Kyungmin Appa, bukan Kyungsan” protes Kyungmin

“Hahaha… Miaaannn Chinguyaa”

“Appa… kami rindu Appa, kami ingin bertemu denganmu”.

“Me Too. Appa juga rindu berat pada kalian”.

“Hallo… Appa!! Ini Kyungsan… Appa kami ingin bertemu dengan Appa, kenapa Appa tidak pernah menemui kami?”

“Miaann Chingu, Appa sangat sibuk akhir-akhir ini, tapi Appa janji dalam waktu dekat Appa akan menemui kalian”

“Appa kenapa tidak tinggal bersama kami saja? Bukankah semua Appa selalu tinggal dengan anaknya?” pertanyaan sensitif dari mereka itu membuatku bingung menjawabnya.

“Karena… karena Appa juga punya tempat tinggal sendiri”

“Aneh sekali… bukankah Appa dan Eomma adalah suami istri? Kenapa punya tempat tinggal sendiri-sendiri hmmmh?”

“Jadi Appa juga tidak bisa mengantarkan kami ke sekolah? Padahal teman-teman kami di sekolah, Mom sama Dad mereka bergantian mengantar mereka, kami juga ingin seperti itu Appa”

“Aaaah, begitu ya? Tentu saja Appa akan melakukannya untuk kalian”

“Benarkah, Yeee!!! Jadi Eomma ataupun Soojin Gommo tidak perlu mengantarkan kami lagi”

“Yaa, tentu saja. Appa janji mulai besok dan seterusnya, Appa akan mengantar dan menjemput kalian ke sekolah”

“Appaa baik… Appa baik….! kami sayang Appa!!” seru mereka berbarengan.

“Nado Saranghae, Chingu-ya. Oh Iya… Eommaa.. Eomma kalian kemana?”

“Eomma belum pulang, tadi dia pergi keluar dengan Simon Uncle”

“Aaah Really…” aku harus kembali menelan kekecewaan

“Appa ingin menitip salam pada Eomma?”

“Ti..dak usah saja… Sudah malam, kalian tidurlah supaya besok tidak terlambat masuk sekolah, dan sudah siap ketika Appa jemput”

“Nee, kalau begitu kami akan tidur cepat, dada Appa!! Good Night, See You Tomorrow!” ucap keduanya.

“Good Night Chingudeul, See You!” Mereka lebih dulu menutup teleponnya, setelah berbicara dengan mereka aku sedikit lebih tenang, walaupun mengetahui Sooyoung sedang pergi bersama pria itu lagi menambah luka di hatiku.

******

Sooyoung’s POV

“Guys… what are you doing? Ayo cepat dimakan sarapannya, nanti kita terlambat ke sekolahnya” perintahku kepada Kyungmin dan Kyungsan karena sejak tadi mereka hanya diam duduk di meja makan tanpa menyentuh sarapan mereka.

“Sebentar lagi Eomma, kami harus menelepon seseorang dulu sekarang” Jawab Kyungmin lalu keduanya secara kompak meninggalkan meja makan menuju meja telepon.

“Yyaa! anak-anak…!” panggilanku tak dipedulikan mereka dan kini mereka terlihat menekan-nekan tombol telepon dengan mencocokkannya dengan sebuah kartu.

“Cish! Anak-anakmu itu sungguh nakal, mereka sangat tau caranya membuat orang marah dan kerepotan. Aigoooo, mereka benar-benar mirip seperti Appanya, buah jatuh memang tidak jauh dari pohonnya” mendengar selorohan Soojin itu, Sooyoung hanya menatapnya kesal.

“Yyaa! aku dengar kau bertemu dengan Kyuhyun kemarin…” aku tidak menjawab pertanyaannya, karena aku sedang malas berdebat dengannya.

“Kau tidak kembali jatuh cinta padanya kan?” lagi-lagi aku tidak mau menggubris pertanyaannya.

“Yaa! Biar bagaimanapun aku lebih tua darimu dan tentu saja lebih berpengalaman, jadi dengarkan aku baik-baik. Sebagai kakak yang baik aku hanya memberitahumu satu hal, kau jangan jadi orang yang bodoh, di dunia ini sangat sulit menemukan pria sebaik Simon, jadi kau jangan pernah menyia-nyiakannya, apa lagi karena laki-laki seperti mantan suamimu itu Eoh?!” mendengar ucapan Soojin Eonnie itu sedikit banyak mau tidak mau aku harus membenarkan pernyataannya.

Ting Tong… Ting Tong!! Suara bell berbunyi tanda seseorang datang, aku bergegas untuk membukanya. Dan betapa terkejutnya aku menemukan seseorang di balik pintu.

“Soo….” Sapanya, dan aku hanya menatapnya, sebalikinya Ia kini menatapku sendu seakan ingin mengucapkan sesuatu.

“Appaaa….!” dari belakangku muncul Kyungsan dan Kyungmin yang berlari ke arah Kyuhyun dan memecahkan suasana aneh di antara kami.

“A…aku datang kesini untuk mengantar mereka ke sekolah.. Bolehkah?” tanyanya. Bukannya menjawab aku malah sibuk menatapnya.

“Chingudeul, apa kalian sudah siap?” tanya Kyuhyun kepada Kyungmin dan Kyungsan

“Kami belum sarapan Appa, ayo kita sarapan bersama-sama!” ajak keduanya, awalnya Kyuhyun tampak ragu terlebih lagi aku belum mempersilahkannya masuk. Namun Kyungmin dan Kyungsan sudah menariknya masuk.
Sesampainya di meja makan Soojin Eonni langsung terperangah melihat kehadiran Kyuhyun.

“Neo!!” Seru Soojin Eonnie kepada Kyuhyun.

“Annyeong Noona. Lama tak bertemu”

“Cish, kau rupanya. Kenapa baru muncul sekarang sih setelah kami semua sudah hidup dengan tenang? Kau sungguh beruntung Kyungmin dan Kyungsan masih mengenalimu sebagai Ayah mereka” mendengar sindiran tajam Soojin Eonnie itu akupun menyenggolnya pelan.

“Eonnie, jangan bicara seperti itu di depan Kyungmin dan Kyungsan” bisikku, Soojinpun diam dan mencoba mengalihkan perhatiannya kepada sarapannya.

“Si…silahkan duduk” ucapku terbata, iapun duduk di kursi berhadapan denganku.

Kyungmin tiba-tiba duduk di pangkuan Kyuhyun.

“Aku mau duduk dengan Appa saja” ucap Kyungmin

“Hey Kyungmin, minggir! aku juga ingin duduk di pangkuan Appaku!!” protes Kyungsan kepada saudara kembarnya.

“Tidak bisa, aku yang duluan di sini” tolak Kyungmin. Melihat pertengkaran kedua anaknya itu, Kyuhyun hanya tersenyum kecil. Ia lalu meraih tubuh Kyungsan dan menggeser sedikit tubuh Kyungmin ke paha kirinya dan meletakkan Kyungsan di paha kanannya.

“Otte? Sekarang kalian sama-sama di pangkuan Appa kan?”

“Appa… suapi kami…” manja keduanya kepada Kyuhyun, sejenak Kyuhyun tersenyum lalu melihat ke arahku dan aku mengalihkan pandanganku darinya. Ia lalu menuruti kemauan Kyungmin dan Kyungsan untuk menyuapi mereka.

“Sooyoung-aa, jangan  lupa ya kencanmu nanti malam dengan Simon” Ucap Soojin Eonnie tiba-tiba seakan-akan sengaja agar Kyuhyun mendengarnya.

“Eheeemm! Soo-ah, kemarin aku bertemu dengan Simon di mall, dan kau tau apa yang dia lakukan? Dia tampak melirik sebuah gaun pengatin!! Aku berani bertaruh, nanti malam dia pasti akan membicarakan soal pernikahan kalian Woaaah” Soojin Eonnie semakin gencar, dan kini kulihat Kyuhyun mulai bereaksi, ia kini menghentikan aktifitasnya menyuapi Kyungmin dan Kyungsan

“Eonnie, kau ini bicara apa sih?” tegurku

“Memangnya kenapa? Aaaah kau malu yaa? Hahaha! Heeei kembar. Sebentar lagi kalian akan punya Appa baru, Uncle Simon! kalian senang kan?”

“Kenapa kami harus punya Appa baru? Kami kan sudah punya Appa, Kyuhyun Appa” Soojin Eonnie langsung mendengar jawaban yang cukup bagus dari Kyungmin itu, akhirnya ia diam.

Kyuhyun’s POV

Setelah aku mengantar Kyungmin dan Kyungsan ke sekolah, akupun meneruskan kegiatanku pagi ini yaitu menjadi cameo di sebuah Film baru, setelah itu, siangnya aku akan kembali menjemput si kembar dan berencana untuk mengajak mereka jalan-jalan mumpung siang ini jadwalku kosong, yaa mulai hari ini aku sudah menyusun jadwalku, aku akan menyediakan waktuku untuk mengantar kedua putraku ke sekolah, dan pulangnya aku akan menjemput mereka dan mengajak mereka makan siang bersama.

>>>>>

Jam 11 pagi, akupun mendatangi sekolah Kyungmin dan Kyungsan untuk menjemput mereka, sesuai rencana aku akan mengajak mereka makan siang bersama. Setelah turun dari mobil, aku terkejut bertemu Sooyoung.

“Neo?! kau sedang apa di sini?” tanyanya

“Aku datang menjemput Kyungmin dan Kyungsan, bukankah kau sudah tau itu?”

“Tapi…. tadi mereka menelepon dan memintaku untuk menjemput mereka di sini”

“Jinjja? Padahal aku sudah berjanji pada mereka untuk menjemput mereka dan mengajak mereka makan siang”

“Nyonya Choi… Anda ibu dari Kyungmin dan Kyungsan bukan?” tanya seorang satpam sekolah yang mendatangi kami.

“Yaa… benar… aku adalah ibunya, ada apa pak?”

“Maaf, anda sedang ditunggu di ruang kepala sekolah, kedua anak anda tadi berkelahi dengan teman sekelasnya”

“A…apa?” seru Kyuyoung bersamaan, mereka lalu bergegas masuk ke sekolah untuk menemui kedua putra mereka.

>>>>

“Apa yang sebenarnya terjadi, kenapa mereka bisa berkelahi?” tanyaku langsung kepada ibu kepala sekolah…. ibu itu sejenak memperhatikan aku, ia bahkanmenurukan kaca matanya sambil memelototiku.

“Anda…. siapa?” tanyanya.

“Aku…. aku ayah mereka” jawabku.

“Oohhh, Their Daddy!!  Tapi…. sepertinya aku pernah melihatmu di TV” aku hanya tersenyum padanya.

“Jadi…. begini Tuan dan Nyonya Cho… kedua anak kembar kalian itu mengaku memukul teman mereka karena mereka sering dikatai tukang bohong”

“Tentu saja mereka marah, aku memang tidak pernah mengajarkan kedua putraku untuk berbohong” sengit Sooyoung

“Begini, Nyonya Cho…kedua putra anda mengatakan kepada teman-temannya bahwa ayah mereka adalah seorang penyanyi asal korea yang terkenal itu, Kyuhyun Cho, mentang-mentang mereka sama-sama orang korea dan marga mereka sama, itu sama sekali tidak masuk akal bukan? jadi sebaiknya anda mendidik anak-anak anda untuk berhenti berkhayal, bukan begitu tuan….?” Ibu kepala sekolah itu kembali melihat ke arahku dan sejenak terdiam dan mempelototiku, ia sepertinya menyadari sesuatu.

“Eohh…. anda memang sungguh mirip dengan Kyuhyun Cho. Siapa nama anda Tuan?”

“Kyuhyun Cho….” mendengar jawabanku itu, wanita itu terperangah

“Jadi…. anda ini benar-benar penyanyi korea itu?!” Nyonya itu langsung histeris.

“Mungkin…” jawaban singkatku itu berhasil membuat wanita itu tampak malu.

“Nyonya… tolong beritahu pada murid-murid anda untuk tidak mengatai anak saya lagi dengan sebutan pembohong” ucapku, sementara itu walaupun tidak menghadapnya secara langsung, dari ekor mataku aku dapat melihat Sooyoung menatapku begitu dalam.

>>>>>

“Aku, minta izin padamu untuk membawa Kyungmin dan Kyungsan makan siang dulu, bisakah?” tanyaku pada Sooyoung di depan sekolah.

“Yaa, tidak apa-apa. Tapi jangan bawa mereka sampai malam ya”

“Okee, baiklah Chingudeul.  Mari kita berangkat”

“Eomaa… tidak ikut makan bersama kami?” tanya Kyungsan kemudian, sejenak kami saling melirik

“Tidak sayang, Eomma ada janji makan siang dengan seseorang”

“Ayolah Eomma, semuanya akan semakin menyenangkan jika Eomma ikut” Kini Kyungmin dan Kyungsan mulai menarik-narik tangan Sooyoung.

“Baiklah, Cuma makan siang saja ya, setelah itu Eomma kembali ke kantor”

“Nee, ayo Eomma kajja”

>>>>>>

Author’s POV

Kini Kyuyoung bersama kedua anak kembar mereka telah berada di restoran khas korea favorit Kyuhyun, ada banyak hidangan korea yang mereka pesan, dan kedua anak kembar itu makan dengan begitu lahap. Sekali lagi darah memang tidak bisa berbohong, meski lahir dan tinggal di Amerika, namun kedua anak itu benar-benar memiliki lidah korea. Sementara itu, kedua orang tua mereka yang duduk hanya bersebelahan itu tampak kikuk  satu sama lain, tak ada obrolan di meja makan seperti lazimnya.

“Anak-anak, pelan-pelan makannya” Sooyoung memperingatkan kedua putranya itu.

“Woaaah, makannya lahap sekali, kalian suka?” tanya Kyuhyun

“suka….! tapi masakan Eomma lebih enak, hehehe” Sooyoung lalu menyumpit selembar kimchi yang belum mereka sentuh itu, ia lalu menyuapkannya ke kedua anaknya itu, ia ingin anak-anaknya itu merasakan makanan kesukaan Eommanya.

“Bagaimana? enak kan?” keduanya mengangguk senang. Kyuhyun yang melihat keseruan mereka hanya tersenyum tipis.

“Eomma, suapi Appa juga!” pinta Kyungsan tiba-tiba, untuk sesaat mereka terdiam dan kebingungan.

“Ayo Eomma, suapi Appa juga!” pinta Kyungmin lagi, dan dengan ragu Sooyoungpun lalu menyumpitkan makanan ke mulut Kyuhyun seperti pinta anaknya, setelah itu mereka tampak malu-malu satu sama lain.

Usai makan siang, mereka memutuskan untuk pulang sesuai dengan yang direncanakan, namun belum sempat mereka beranjak dari restoran tersebut. Pengumuman dari layar TV di restoran mengumumkan bahwa telah terjadi badai salju di luar sana, dan di sarankan untuk tidak bepergian keluar hingga sore hari Mau tidak mau Kyuyoung harus bertahan di dalam restoran hingga badai tersebut berhenti.

******

Mereka baru bisa pulang pada sore harinya, di mobil kedua anak kembar itu kini tertidur pulas. Lagi-lagi keheningan itu tercipta, Sooyoung benar-benar tampak tak ingin bicara apa-apa dengan Kyuhyun, bahkan setelah mereka makan siang bersama dan menghabiskan waktu setengah hari di restoran. Sebenarnya ada begitu banyak hal yang ingin Kyuhyun utarakan kepada Sooyoung, tapi mengingat mereka tidak hanya berdua, ada anak-anak mereka juga, Kyuhyun tidak ingin anak-anaknya yang masih kecil itu mendengar sesuatu yang belum bisa sepenuhnya mereka mengerti. Dan kini kedua anak kembar itu sedang tidur pulas di kursi belakang mobil, Kyuhyun rasa sudah saatnya ia berbicara kepada Sooyoung.

“Kita harus bicara sekarang….” ucap Kyuhyun

“Tidak ada lagi yang perlu dibicarakan sekarang” jawab Sooyoung

“Apa yang membuatmu mengatakan bahwa tidak ada yang perlu dibicarakan lagi? Padahal ada banyak hal yang masih belum terungkapkan?” ucapan Kyuhyun itu terpotong ketika Handphone Sooyoung berdering dan mendapatkan panggilan telepon dan itu dari Simon.

“Hallo… Simon…” mendengar nama itu di sebut membuat Kyuhyun menoleh ke arahnya dan semakin kesal

“Yaa, aku sekarang sudah diperjalanan, aku minta maaf tidak bisa makan siang denganmu, karena badai salju tadi”

“Apa? Kau sudah di depan rumahku? Kenapa tidak nanti malam saja?”

“Baiklah, aku sudah di jalan dan akan segera sampai” Klik, Sooyoung menutup teleponnya,

“Bisakah kau sedikit mempercepat mobilmu? Simon sudah menungguku di depan rumah, dia pasti sedang kedinginan sekarang” Kyuhyun tidak tahan lagi dengan semua ini, ia sudah tidak tahan lagi untuk mengungkapkan semuanya yang ada dalam hatinya saat ini. di tengah-tengah jalan bersalju itu, Kyuhyun tiba-tiba memarkirkan mobilnya di sembarang tempat.

“Kau benar-benar mencintai pria itu?” Tanya Kyuhyun lagi

“Mwo?” tanya Sooyoung balik

“Apakah tidak ada sedikitpun cinta untukku di hatimu lagi?” Kini mata Kyuhyun sudah berkaca-kaca menatap Sooyoung. Namun Sooyoung hanya diam saja ditanyai seperti itu.

“Apakah tidak ada sedikitpun niat dalam hatimu untuk bersamaku lagi? Kau benar-benar tidak mau memaafkanku?” Sooyoung lagi-lagi diam.

“Kedde, sekarang aku mendapatkan semua  jawaban dari semua pertayaaku selama ini, kenapa kau tidak pernah memberitahuku kalau kau ada di sini, kenapa kau tidak pernah mempertanyakan penyebab aku meninggalkanmu, kenapa kau tidak pernah mencariku selama ini. Jawabannya, karena semua itu sudah tidak penting lagi bagimu, kau begitu mudah menghapus aku dari dalam hatimu, kau tidak mencariku karena kau sudah tidak membutuhkan aku lagi, sudah ada yang menggantikan peranku bagimu bukan? Yaa, aku mengerti aku memang tidak pantas mendapatkan cinta darimu, aku adalah laki-laki brengsek yang tidak pantas mendapatkan cinta darimu lagi. Tapi yang perlu kau tau, aku tidak pernah berniat meninggalkanmu, di dalam hidupku kau tak akan pernah tergantikan oleh siapapun, aku bahkan sudah berniat di tahun ke lima debutku di Amerika, aku akan pulang dan kembali padamu, berharap kau percaya padaku dan masih setia menungguku, tapi ternyata aku salah besar. Semua itu tak berarti apa-apa lagi bagimu sekarang” Sooyoung kini menatap Sooyoung dengan mata yang berkaca-kaca pula

“Kedde…. semua yang kau katakan adalah benar, kalau sudah tau kenapa kau masih mempertanyakannya? Jadi… tolong jangan ganggu hubunganku dengannya lagi” jawab Sooyoung dengan berlinangan air mata, ia sebenarnya sangat sedih Kyuhyun menganggapnya demikian, tapi biarlah Kyuhyun beranggapan seperti itu, biarlah ia membencinya, itu memang lebih baik daripada ia harus tau kebenarannya.

“Nee, semuanya sudah cukup jelas bagiku” ucap Kyuhyun sambil menatap ke depan dan tak ingin melihat Sooyoung yang sudah berlinangan air mata di sampingnya.

Dengan perasaan yang cukup kacau, Kyuhyun kembali melajukan mobilnya menuju rumah Sooyoung. Beberapa menit perjalanan, mereka terus sibuk dengan pikiran mereka masing-masing, hingga tibalah mereka di rumah Sooyoung. Setibanya mereka di sana, terlihat seorang pria sudah menunggu di depan rumahnya. Dan itu adalah Simon, pria itu bahkan rela berdiri di bawah semburan salju yang begitu dingin demi menunggu Sooyoung. Dengan perasaan yang kacau, tanpa berkata apa-apa lagi pada Kyuhyun, Sooyoung langsung turun dari mobil dan berlari ke arah Simon. Ia lalu berhambur ke pelukan Simon sambil menangis.

Dengan senyuman mengembang di bibirnya, Simon sejenak melepas pelukannya dari Sooyoung dan mengecup keningnya lembut.

“I Love You, Honey?” ucapnya…. lagi-lagi Sooyoung hanya diam menanggapinya.

Pria itu tiba-tiba menunjukkan sebuah kartu undangan  yang bertuliskan nama dirinya dan Sooyoung di sana.

“Bulan depan…. kita akan menikah bulan depan bagaimana menurumu?” tanyanya sambil tersenyum lebar. Sebaliknya, Sooyoung kaget bukan kepalang seperti disambar petir. Walaupun sudah tau pernikahannya akan di adakan dalam waktu dekat, tetap saja ia terkejut mendengar dia akan menikah bulan depan.
Perasaan terkejut itu bukan hanya milik Sooyoung, pria yang berada di dalam mobil yang tepat berada dekat di belakang mereka itu, bukan hanya terkejut, tapi merasa seakan langit akan runtuh….

TBC

Waahahaha, bumi gonjang ganjing #apaansih. maaph yaah banyak typo sana sini. Part 1 nya Author udahin sampai sini. Part 2 sekaligus part endingnya, kapan-kapan aja yaa, hehehe. maksudnya di tunggu aja, seperti halnya author menunggu RCL dari kalian semua. Annyeong!

Advertisements

40 thoughts on “After Story A Perfect Marriage “Come Back To Me” part 1 of 2

  1. Nyesek … Awalnya seneng karena Kyuyoung bertemu kmbali —-ehhh ternyata ada penghalang mereka untuk kembali
    Kyungsan dan Kyungmin spertinya lbih stuju yg jadi appa mereka satu”nya adlah Kyuhyun
    bulan dpn … Hancur berkeping” deh hati Kyuhyun
    Penasaran ??? Gimana klnjutannya
    Sangat ditunggu klnjutannya yh Eonni

  2. ommo q ketinggalan ff ini chingu
    awalny seneng mereka bs berkumpul lg layaknya keluarga. Tp semuanya hancur saat soo onnie mw menikah dg simon curtis itu. padahal kan soo onnie lum mengetahui alasan napa kyuppa dulu meninggalkannya… chingu jngn bt mereka pisah donk

  3. akhir’a AS’a publish jgaa..huaa andwee soo unni jgn nikah ma simon..next part jgn lma2 ya miinn..gomawo

  4. jebal thor,,,persatukan mereka lagi,,,masa bru ktmu lagi eh udah mau pisah lagi????? jebaaaaaaaaalllllll,,,,,jangan pisahkan mereka lagi,,,,,soo onnie jeballl come back to kyuppa…….

  5. huh….ta kira part 14 tu trakhir thor..soalx ak bnrn g sreg m endingx…hehe..
    klo ky gni kn seru bgtt…d tnggu y thor crta slnjutx…smngt2

  6. Huuaahhhh demi deh nyesek thor!! Hikshikss
    Bikin kyuyoung nyatu please! Adain moment romantisnya jga dong thor… Keren kok ceritanya.. Susah di tebak dari part 14 hehehe
    Next part segraa thor!! 🙂

  7. kayak nya sikembar belum tau deh soo mau nikah simon, mgkn kalau tau gak suka mereka nanti karna simon mau ngantiin kyuhyun appa nya.
    kyuppa bwt soo kembali, biar ramalan peramal nya jadi kenyataan #dapat bayi kembar lagi tp cewe biar rame.

  8. damn ! so hurt !
    kyuhyun be stronger oke !
    (ahh Im forget this is just fanfic)
    I LOVE YOUR FF , I dont know why the story very deep . ^^b
    next

  9. Oh ya thor maaf lupa, tp agak ga nyambung ya di part 14 ama AS ini.
    Soalnya kesannya soo itu udh bahagia banget dan kyu jg udh jd evil gitu bahagia smua, tp knpa disini soo malah berubah jd sedih dan bner2 diluar dugaan.
    Tolong di perjelas ya thor prolognya gmna AS ini. Soalnya reader agak bingung hihihi

    • ooh gtu? miann klo g nymbung. author pkir smuanya udah trjawab di bgian awlx. kn udh dijelasn Sooyoung krena trlalu bhagiax dia ktemu Kyuppa smpe lupa ada simon, ps adegan ciuman itu kn? dia bru ingat tntang Simon?

      Ih iyaa. yg part 2 nya juga udah ada jadi silahkan RCL. mungkin part 2nya akn mnjawab kbingungan Chingu. hehe

  10. chingu,,,, 😦
    feelnya dapet banget,,, aku suka sama tingkahnya kyungsan sama kyumin 😀
    tapi kasihan bgt kyuhyun 😦
    chingu ffmu emg daebak bgt 🙂

  11. Nyesek bgt thor.. Andwaeeee, Sooyoung jgn sama Simon!! Huaaaaaaaa, author tanggung jawab reader nya nangiss TT^TT

  12. Ya keren tor.
    Kirain aku ini ff gak bakal di lanjut eh, ternyata.
    Senoga soo eon sama kyupa balikan lagi.

  13. Aizh . . Ya Tuhan knapa seperti ini . .
    Simon kau merusak kbhagyaAn keluarga kecil ini . . KyupPa kau jgn menyerah, . Sooeon fkirkan bAik2 perasaANmu sblum mengmbl kpuTusan. .
    Kyungsan n kyungmin ayo satUkan orangtua kalian. Hehe. Author thanks .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s